Depok – Kapolres Metro Depok Kombes Pol Christian Rony Putra, S.I.K., M.H., bersama Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, menghadiri kegiatan Wisuda Universitas Indonesia Tahun 2026.
Kehadiran Kapolres Metro Depok dan Wakil Wali Kota Depok dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan serta apresiasi kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di Universitas Indonesia.
Kegiatan wisuda berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebahagiaan. Para lulusan secara resmi menyelesaikan tahapan pendidikan yang telah ditempuh sekaligus memasuki fase baru untuk mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama masa perkuliahan.
Momentum tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara unsur pemerintahan, kepolisian, dan institusi pendidikan dalam mendukung terciptanya sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Kegiatan Wisuda Universitas Indonesia Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Depok — Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Dr. Christian Rony Putra, S.I.K., M.H. bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Depok melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Depok, yang berlokasi di Jalan KH. M. Usman Nomor 176, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok, Bapak H. Ali Wartadinata, beserta jajaran. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bagian dari upaya mempererat komunikasi serta membangun sinergi antara Polri dan organisasi kemasyarakatan di Kota Depok.
Dalam kesempatan tersebut, H. Ali Wartadinata menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan Kapolres Metro Depok bersama jajaran PJU. Menurutnya, silaturahmi seperti ini menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan antara kepolisian dan Muhammadiyah, khususnya dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan Kapolres Metro Depok beserta jajaran. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dan sinergi antara Muhammadiyah dengan Polres Metro Depok semakin kuat dalam bersama-sama menjaga Kota Depok agar senantiasa aman dan kondusif,” ujar H. Ali Wartadinata.
Sementara itu, Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Dr. Christian Rony Putra menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Metro Depok untuk membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan dan kemasyarakatan.
Kapolres berharap sinergi dan kolaborasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok dapat terus ditingkatkan, terutama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana yang harmonis di tengah masyarakat.
“Keamanan dan ketertiban Kota Depok merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan sinergi dan komunikasi yang baik antara Polri, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat,” ungkap Kapolres.
Kegiatan silaturahmi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama dan membangun kolaborasi yang berkelanjutan antara Polres Metro Depok dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok. Dengan sinergi yang semakin erat, diharapkan tercipta situasi Kota Depok yang aman, nyaman, damai, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. (a/p)
Lombok Timur, 19 Agustus 2026 — Polri terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui percepatan swasembada bawang putih. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penanaman bawang putih serentak, panen raya, serta groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolri jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan serta Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan berbagai pemangku kepentingan terkait. Rangkaian kegiatan menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam meningkatkan produksi bawang putih nasional sekaligus memperkuat ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir.
Kapolri menegaskan, upaya percepatan swasembada pangan merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia mampu mandiri di tengah ketidakpastian situasi global.
“Bapak Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini, kita semua harus mandiri, khususnya di bidang ketahanan pangan. Oleh karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindak lanjuti sehingga program ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Kapolri.
Dalam mendukung percepatan swasembada bawang putih, Polri bersinergi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan mitra strategis telah memperoleh potensi lahan terverifikasi seluas 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Dari luasan tersebut, 927,6 hektare telah ditanami dengan proyeksi produksi mencapai 9.276 ton. Program tersebut turut memberdayakan 117 kelompok tani dengan melibatkan 2.257 petani.
Kapolri menyebut potensi lahan tersebut masih dapat diperluas sebagai bagian dari akselerasi peningkatan produksi bawang putih nasional.
“Kita memiliki potensi luas lahan sebesar 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Dan ini kalau memang ada kebijakan lanjut untuk memperluas luasan ini, tentunya kita mengharapkan luasan ini bisa bertambah sehingga kemudian apa yang menjadi cita-cita dari Bapak Presiden betul-betul bisa kita eksekusi dengan baik,” kata Kapolri.
Pada kegiatan hari ini, penanaman bawang putih dilaksanakan secara serentak di 14 Polda pada lahan seluas 279,5 hektare. Penanaman tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 2.795 ton bawang putih yang dapat dipanen pada kuartal IV 2026. Sementara itu, tiga Polda lainnya akan melaksanakan penanaman menyesuaikan masa tanam di wilayah masing-masing.
Khusus di Sembalun, dilaksanakan panen raya bawang putih pada lahan seluas 105 hektare dengan potensi hasil mencapai 1.050 ton. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri seluas 250 meter persegi dengan kapasitas penyimpanan mencapai 300 ton bawang putih. Keberadaan gudang tersebut diharapkan dapat memperkuat pengelolaan pascapanen melalui penyediaan sarana penyimpanan yang memadai, sehingga kualitas hasil produksi dapat tetap terjaga sebelum diserap dan didistribusikan.
Kapolri juga menyoroti tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor bawang putih. Menurutnya, kebutuhan nasional yang jauh lebih besar dibandingkan produksi dalam negeri menjadi tantangan yang harus dijawab melalui peningkatan produktivitas dan perluasan sentra produksi.
“Saat ini bawang putih masih memiliki ketergantungan impor sangat tinggi, kurang lebih 90 sampai 95 persen. Sementara produksi kita saat ini masih di antara 34.000 sampai 40.000 ton, sementara kebutuhan nasional kita 600.000 ton per tahun. Artinya, ini adalah tantangan bagi kita semua untuk bagaimana kita mengulang kejayaan yang pernah terjadi saat itu, kita telah mencapai swasembada bawang putih,” ujar Kapolri.
Dukungan terhadap sektor produksi juga diperkuat melalui pemberian alat dan mesin pertanian. Polri akan memberikan 81 unit hand tractor dan 5 unit pompa air tenaga surya. Kementerian Pertanian turut memberikan 9 unit hand tractor, 1 unit traktor roda empat, serta 19 unit pompa air, sedangkan PT Pupuk Indonesia memberikan bantuan 17 ton pupuk.
Menurut Kapolri, dukungan sarana produksi tersebut diperlukan untuk memastikan peningkatan luas lahan dapat diikuti dengan produktivitas pertanian yang optimal.
“Harapan kita semua, kita bisa melaksanakan swasembada, masyarakat kita, petani kita juga sejahtera dan Indonesia betul-betul memiliki kedaulatan di negeri sendiri,” tegasnya.
Selain memperluas lahan tanam, Polri bekerja sama dengan Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk mengembangkan bibit bawang putih yang dapat dibudidayakan pada wilayah dengan ketinggian kurang dari 1.000 meter di atas permukaan laut. Pengembangan tersebut diharapkan membuka peluang perluasan sentra produksi bawang putih ke wilayah dataran yang lebih rendah.
Kapolri mendorong agar riset dan pengembangan bibit unggulan terus dilakukan, termasuk pengujian budidaya bawang putih pada wilayah dengan ketinggian di bawah 1.000 meter di atas permukaan laut.
“Kalau ini bisa berhasil, artinya di bawah ketinggian 900 meter pun kita bisa menanam. Artinya kalau itu bisa berjalan maka akselerasi swasembada pangan, khususnya bawang putih nasional, betul-betul bisa berjalan dengan sebaik-baiknya,” kata Kapolri.
Melalui kolaborasi dari hulu hingga hilir tersebut, Polri berharap produksi bawang putih dalam negeri terus meningkat, ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani dan mendukung terwujudnya swasembada bawang putih nasional.
“Terus semangat dan kita sama-sama tunjukkan bahwa Indonesia bisa swasembada, khususnya bawang putih,” tutup Kapolri.
Depok – Polres Metro Depok melaksanakan apel siaga dalam rangka memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi serta mengamankan kegiatan unjuk rasa yang berlangsung di wilayah hukum Polres Metro Depok.
Apel siaga tersebut dipimpin oleh Wakapolres Metro Depok, AKBP Dr. Samian, S.I.K., M.Si. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran personel Polres Metro Depok yang terlibat dalam pengamanan.
Dalam arahannya, Wakapolres Metro Depok menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kedisiplinan, serta pelaksanaan tugas secara profesional dan humanis. Seluruh personel diminta memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta mengedepankan komunikasi dalam setiap pelaksanaan pengamanan.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jaga keselamatan diri serta ciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tegas AKBP Dr. Samian.
Apel siaga ini juga menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama berlangsungnya aksi unjuk rasa.
Dengan kesiapan personel yang optimal, Polres Metro Depok berkomitmen memberikan pelayanan dan pengamanan secara maksimal, sehingga penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
DEPOK – Polres Metro Depok menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan menghadiri kegiatan monitoring lahan pertanian, peternakan, penebaran benih ikan, dan penanaman pohon yang digelar di kawasan Yonif TP 899/BSG, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Kamis (30/7/2026).
Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Dr. Christian Rony Putra, S.I.K., M.H., hadir bersama Irdam Jaya Brigjen TNI Arie Tri Hedhianto, Dandim 0508/Depok Kolonel Inf. Ginanjar Wahyutomo, Wali Kota Depok Dr. Supian Suri, serta jajaran Forkopimda dan tamu undangan lainnya dalam kegiatan yang menjadi wujud sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, sambutan, dilanjutkan penebaran benih ikan dan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah.
Dalam sambutannya, Danyonif TP 899/BSG Letkol Inf. Satriyo Pinandito menyampaikan bahwa kehadiran Yonif TP bertujuan memperkuat pertahanan teritorial sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah, swasembada, dan ketahanan pangan. Ia juga mengapresiasi dukungan TNI, Polri, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat terhadap pembangunan satuan baru tersebut.
Sementara itu, Wali Kota Depok Dr. Supian Suri berharap keberadaan Yonif TP dengan fungsi teritorialnya dapat mempercepat pembangunan di wilayah Cipayung, termasuk mendukung rencana pembangunan akses keluar dan masuk Tol Cipayung guna meningkatkan konektivitas serta mempermudah mobilitas masyarakat.
Melalui kehadiran dalam kegiatan ini, Polres Metro Depok menegaskan dukungannya terhadap program-program strategis pemerintah yang berorientasi pada ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, serta penguatan sinergitas lintas sektor demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan yang diikuti sekitar 200 peserta tersebut berakhir pada pukul 09.15 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif.
Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggelar kegiatan donor darah sebagai bagian dari bakti kesehatan Polri untuk masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan di Klinik Pratama Bhayangkara Satbrimob Polda Metro Jaya tersebut melibatkan 100 personel guna membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan bahwa donor darah merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap sesama sekaligus upaya memperkuat semangat kemanusiaan dalam momentum Hari Bhayangkara. “Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan transfusi darah,” ujarnya.
Menurut Henik, keterlibatan 100 personel dalam kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menunjukkan komitmen Brimob Polda Metro Jaya untuk berkontribusi dalam aksi kemanusiaan yang berdampak luas bagi masyarakat. Selain membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat rasa kepedulian dan solidaritas antarsesama.
Kegiatan donor darah menjadi salah satu rangkaian bakti kesehatan yang digelar Polri menjelang Hari Bhayangkara ke-80. Melalui aksi kemanusiaan ini, Brimob Polda Metro Jaya berharap dapat memberikan kontribusi positif sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat.
Masyarakat diharapkan terus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, termasuk melalui kegiatan donor darah yang bermanfaat bagi keselamatan banyak orang.