Author: admin

  • Kapolsek Palmerah: Tak Perlu Ragu Melintas di TL Slipi, Situasi Sudah Kondusif

    Kapolsek Palmerah: Tak Perlu Ragu Melintas di TL Slipi, Situasi Sudah Kondusif

    Jakarta Barat, Situasi di kawasan Traffic Light (TL) Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, kembali kondusif pasca aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI pada Kamis (27/8/2026).

    Pantauan di lokasi pada Jumat (28/8/2026), aktivitas masyarakat di sekitar TL Slipi telah kembali berjalan normal. Arus lalu lintas juga kembali dipadati kendaraan seperti kondisi pada umumnya.

    Kapolsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat AKP Parman Nainggolan, didampingi Camat Palmerah Bpk Febri, perwakilan Danramil 03 GP Peltu E Rustandi, serta Satpol PP, memastikan kondisi kawasan Slipi saat ini aman dan kondusif.

    AKP Parman mengatakan, sejumlah kejadian sempat terjadi di sekitar kawasan tersebut saat berlangsungnya aksi unjuk rasa, termasuk adanya pembakaran.

    Namun, setelah aksi berakhir, situasi terkini pada Jumat, 28/8/2026 berangsur kembali normal dan masyarakat telah dapat beraktivitas seperti biasa.

    “Untuk saat ini kegiatan masyarakat sudah kembali berjalan normal. Bahkan sudah ada kemacetan-kemacetan seperti biasa, aktivitas masyarakat sudah kembali normal,” ujar AKP Parman dilokasi, Jumat, 28/8/2026

    Kapolsek Palmerah juga mengimbau masyarakat yang hendak beraktivitas maupun melintas di kawasan TL Slipi agar tidak perlu merasa khawatir.

    Polisi bersama unsur tiga pilar terus melakukan pemantauan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

    “Kami sarankan kepada masyarakat yang akan melaksanakan aktivitas tidak usah ragu untuk melewati TL Slipi karena semua sudah berjalan seperti biasa,” jelasnya.

    Selain itu, AKP Parman mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ajakan yang dapat memicu tindakan anarkis dan pengerusakan fasilitas umum.

    “Kami memberikan imbauan agar tidak gampang terprovokasi untuk melakukan kegiatan-kegiatan pengerusakan, karena itu akan merugikan kita sendiri,” tegasnya.

    Sementara itu, Camat Palmerah Bpk Febri menyampaikan bahwa pihaknya bersama unsur tiga pilar dan masyarakat telah melakukan sejumlah kegiatan untuk memastikan kawasan Slipi kembali bersih dan nyaman setelah aksi unjuk rasa.

    “Alhamdulillah di kawasan ini sudah normal kembali untuk masyarakat melakukan aktivitas dengan baik pasca aksi unjuk rasa sejak tadi malam. Sudah dilaksanakan kegiatan kebersihan bersama dengan pihak terkait,” kata Febri.

    Ia berharap masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan nyaman serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

    “Kami berharap masyarakat dapat merasakan tetap kenyamanan dalam beraktivitas. Silakan berkegiatan dengan baik dan tentunya kami harapkan untuk tidak terpancing dan terprovokasi,” ujarnya.

    Polsek Palmerah bersama unsur tiga pilar akan terus melakukan pemantauan di kawasan TL Slipi guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun melintas di wilayah tersebut.

  • Sambut Hari Jadi ke-78, Polwan Bantu Korban Kebakaran Muara Angke

    Sambut Hari Jadi ke-78, Polwan Bantu Korban Kebakaran Muara Angke

    JAKARTA — Menyambut Hari Jadi ke-78 Polwan Republik Indonesia, Polwan Polda Metro Jaya bersama Bhayangkari Daerah Metro Jaya menggelar bakti sosial bagi warga terdampak kebakaran di Muara Angke, Jakarta Utara, Jumat (28/8/2026).

    Wakil Pakor Polwan Polda Metro Jaya Kompol Supjiyati mengatakan, peringatan Hari Jadi Polwan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian dan kehadiran Polwan di tengah masyarakat.

    “Memasuki usia ke-78, Polwan terus berupaya memberikan pengabdian terbaik. Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir, berbagi, dan memberikan dukungan kepada warga yang sedang menghadapi masa sulit,” ujar Kompol Supjiyati.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan lokasi kebakaran untuk melihat kondisi terkini. Rombongan kemudian mengunjungi posko pengungsian dan posko kesehatan serta menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak.

    “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menguatkan semangat warga untuk bangkit. Kehadiran kami juga merupakan bentuk kepedulian bahwa masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi masa pemulihan,” tambahnya.

    Kegiatan diikuti Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya beserta pengurus, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok bersama pejabat utama, Ketua Bhayangkari Cabang Pelabuhan Tanjung Priok beserta anggota, serta jajaran Polwan Polda Metro Jaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.

  • Polda Metro Jaya Pastikan Aktivitas Masyarakat Tetap Berjalan

    Polda Metro Jaya Pastikan Aktivitas Masyarakat Tetap Berjalan

    JAKARTA — Polda Metro Jaya terus memberikan pelayanan kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jakarta dan sekitarnya, Jumat (28/8/2026). Secara umum, aktivitas masyarakat pada pagi hari tetap berlangsung, mulai dari kegiatan perkantoran, pendidikan, perdagangan, hingga mobilitas warga.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kepolisian terus memantau perkembangan situasi dan menyesuaikan langkah di lapangan sesuai kebutuhan masyarakat.

    “Yang paling penting saat ini adalah menjaga suasana tetap tenang agar masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan baik. Kami mengajak seluruh pihak menahan diri, tidak terpancing provokasi, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” ujar Kombes Budi Hermanto.

    Pengaturan arus lalu lintas dan pelayanan kepada masyarakat dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan perkembangan di lapangan.

    Menurut Kombes Budi Hermanto, ruang untuk menyampaikan aspirasi tetap harus dihormati, sekaligus memastikan hak masyarakat lainnya untuk bekerja, belajar, berusaha, dan menggunakan ruang publik tetap terlindungi.

    “Jakarta adalah ruang bersama. Aspirasi harus mendapat tempat, aktivitas masyarakat harus tetap berjalan, dan keselamatan setiap orang wajib dijaga. Mari kita jaga suasana tetap teduh dengan saling menghormati dan menempatkan kepentingan bersama di atas perbedaan,” tuturnya.

  • Di Tengah Duka Gempa, Kasatgas Humas Polri Beri Penguatan untuk Personel dan Warga Ende

    Di Tengah Duka Gempa, Kasatgas Humas Polri Beri Penguatan untuk Personel dan Warga Ende

    Di tengah situasi pascagempa bumi yang masih menyisakan duka bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur, kepedulian juga diberikan kepada para personel Polri yang ikut terdampak bencana.

    Kasatgas Humas Ops Aman Nusa II Penanggulangan Bencana NTT, Kombes Pol Bayu Suseno, menyambangi tiga personel Polres Ende yang terdampak gempa.

    Ketiganya yakni Aipda Centysius Spanorama, anggota Satlantas Polres Ende, Bripka Paulus Rago, Bhabinkamtibmas Kelurahan Onekore Polsek Ende Polres Ende, serta Aiptu Yahya Tonu Weni, S.Sos., Bhabinkamtibmas Kelurahan Roworena Polsek Ende Polres Ende.

    Pertemuan berlangsung sederhana, namun penuh kehangatan. Kombes Pol Bayu Suseno memberikan perhatian sekaligus wejangan kepada ketiga personel agar tetap kuat dan semangat menjalankan tugas, meski mereka sendiri turut merasakan dampak dari bencana.

    Pesan yang disampaikan bukan sekadar tentang tugas, tetapi juga tentang bagaimana seorang anggota Polri harus tetap hadir untuk masyarakat, sembari saling menguatkan di tengah kondisi yang tidak mudah.

    Usai menyambangi personel, Kombes Pol Bayu Suseno melanjutkan peninjauan ke Masjid At Taqwa yang turut terdampak gempa.

    Di lokasi tersebut, ia bertemu dengan Imam Masjid At Taqwa, Bapak Ruslin Hj. Ibrahim, sekaligus melihat secara langsung kondisi bangunan masjid pascagempa.

    Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa di balik tugas penanganan bencana, ada kepedulian dan perhatian terhadap setiap warga yang terdampak.

    Bagi Polri, hadir di tengah bencana bukan hanya tentang membantu memulihkan keadaan, tetapi juga tentang memastikan tidak ada yang merasa sendirian menghadapi masa sulit.

    Dari personel hingga masyarakat, semangat yang dibawa tetap sama: saling menguatkan, bangkit bersama, dan perlahan menata kembali kehidupan setelah gempa.

  • DI TENGAH MASJID YANG TERDAMPAK GEMPA, GOTONG ROYONG POLRI HADIR UNTUK WARGA ENDE

    DI TENGAH MASJID YANG TERDAMPAK GEMPA, GOTONG ROYONG POLRI HADIR UNTUK WARGA ENDE

    ENDE, NUSA TENGGARA TIMUR — Di tengah kondisi Masjid At-Taqwa Watumbawu yang terdampak gempa bumi, kehadiran Polri membawa pesan sederhana bagi warga: mereka tidak sendiri menghadapi masa sulit.

    Kapolda NTT, Irjen. Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., datang langsung ke Masjid At-Taqwa, Watumbawu, Kecamatan Dona, Kabupaten Ende, Jumat (28/8/2026). Selain melihat kondisi rumah ibadah tersebut, Kapolda juga menyempatkan diri bertemu dan berbincang dengan masyarakat terdampak.

    Momen itu semakin hangat ketika bantuan sembako diserahkan langsung kepada warga. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang masih berupaya bangkit setelah bencana.

    Tak hanya untuk warga, kepedulian juga diberikan kepada Masjid At-Taqwa. Sebesar 100 juta rupiah diserahkan untuk membantu proses renovasi masjid yang terdampak gempa.

    Yang membuat bantuan ini terasa berbeda, dana tersebut merupakan hasil gotong royong anggota Polda NTT, baik personel Muslim maupun non-Muslim.

    Semangat kebersamaan itu menjadi gambaran bahwa di tengah bencana, kepedulian tidak mengenal perbedaan.

    Kapolda NTT juga menegaskan bahwa jajaran Polda NTT diperintahkan untuk membantu rumah-rumah ibadah yang terdampak gempa, tanpa membedakan latar belakang agama.

    Bagi warga, kehadiran polisi bukan hanya tentang menjaga keamanan. Di tengah situasi pascabencana, polisi juga hadir untuk membantu membersihkan, memperbaiki, dan menghidupkan kembali ruang-ruang yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.

    Masjid yang kembali dapat digunakan bukan sekadar bangunan yang pulih. Di sanalah warga kembali berkumpul, beribadah, dan menemukan ketenangan setelah melalui masa yang penuh ketidakpastian.

    Dari Watumbawu, semangat gotong royong itu kembali terasa. Polri hadir tanpa sekat, membantu tanpa membedakan, dan bersama masyarakat berupaya memulihkan kehidupan setelah gempa.

    Karena bagi masyarakat yang sedang menghadapi bencana, terkadang yang paling berarti bukan hanya bantuan yang diberikan, tetapi kehadiran dan keyakinan bahwa masih ada yang peduli.

  • Pengamanan Demo Pati Humanis, Polda Metro Diminta Tindak Tegas Pelaku Kericuhan

    Pengamanan Demo Pati Humanis, Polda Metro Diminta Tindak Tegas Pelaku Kericuhan

    JAKARTA – Aksi demonstrasi masyarakat Pati pada Kamis (27/8) secara umum berlangsung aman dan kondusif. Meski demikian, sempat terjadi ketegangan hingga kericuhan pada malam hari yang diwarnai aksi pembakaran sepeda motor dan pos polisi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

    Peristiwa tersebut diduga melibatkan pihak lain yang memanfaatkan momentum penyampaian aspirasi masyarakat Pati untuk menciptakan kerusuhan di Jakarta. Pemerhati Hukum Pidana Universitas Bhayangkara Jakarta, Edi Saputra Hasibuan, menilai langkah pelayanan yang dilakukan Polda Metro Jaya bersama instansi terkait sejak siang hingga malam tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.

    Menurutnya, sikap humanis serta kesabaran aparat dalam menghadapi situasi tersebut patut mendapatkan apresiasi.

    “Kita memuji strategi pengamanan Polda Metro Jaya yang tetap humanis walau ada saja yang mencoba mengganggu keamanan dengan kericuhan yang terjadi malam hari di Pejompongsn,” katanya, Jumat (28/8/2026).

    Direktur Eksekutif Lemkapi tersebut menilai terdapat kelompok yang bukan bagian dari masyarakat Pati dan diduga berupaya memanfaatkan aksi untuk mengganggu situasi keamanan dengan tujuan membuat Jakarta menjadi rusuh. Di tengah berlangsungnya aksi, masyarakat tetap dapat menyampaikan aspirasi kepada DPR dengan tertib.

    “Kita melihat secara umum situasi keamanan dalam pengamanan demo berjalan kondusif. Masyarakat bisa menyampaiksn aspirasi dengan baik dan tujuan masyarakat tercapai. Polda Metro Jaya dalam pengamanan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” ujarnya.

    Mengenai adanya puluhan orang yang diamankan karena diduga berpotensi melakukan kericuhan, Edi meminta aparat penegak hukum mengambil langkah tegas apabila ditemukan bukti adanya pelanggaran hukum. Ia menegaskan, setiap pihak yang terbukti melakukan tindak pidana harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

  • Kapolda Jambi Bersama Gubernur dan Danrem Pantau Penanganan Karhutla di Tanjab Timur

    Kapolda Jambi Bersama Gubernur dan Danrem Pantau Penanganan Karhutla di Tanjab Timur

    Jambi – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H., bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.IP., M.M., turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (27/8/2026).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD dan seluruh unsur terkait dalam memastikan penanganan Karhutla berjalan secara optimal, sekaligus melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi di lapangan.

    Rombongan menuju titik hotspot yang berada di Taman Nasional Berbak, tepatnya di Dusun Pingai Rejo, Desa Rawasari, Kecamatan Berbak. Setibanya di lokasi Kapolda Jambi bersama rombongan langsung melakukan penyiraman pada titik hotspot terdekat sebagai bagian dari upaya penanganan dan pendinginan area yang terdampak.

    Selain melakukan pemantauan, rombongan juga memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak Karhutla. Sebanyak kurang lebih 30 paket sembako dibagikan kepada warga sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.

    Kapolda Jambi menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Polda Jambi sendiri mengerahkan ratusan personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla untuk melakukan pencegahan, pemadaman, pendinginan, patroli serta penegakan hukum.

    “Di lapangan ada lebih dari 300 anggota kita yang terlibat dalam Satgas Karhutla. Ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam membantu pemerintah menangani Karhutla, mulai dari pencegahan sampai dengan penanganan di lapangan,” ujar Kapolda Jambi

    Terkait aspek penegakan hukum, Kapolda menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 7 (tujuh kasus) dengan 8 (delapan tersangka) yang masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami apakah kejadian tersebut terdapat unsur kesengajaan atau tidak.

    “Untuk tujuh kasus dengan delapan tersangka masih terus kita dalami. Penyidik akan memeriksa dan mengkonfirmasi seluruh fakta yang ada di lapangan untuk memastikan apakah terdapat unsur kesengajaan maupun faktor lainnya. Proses hukum akan dilakukan secara profesional berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang ditemukan,” jelas Kapolda Jambi

    Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, perusahaan, masyarakat dan seluruh unsur terkait dalam mencegah meluasnya Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan tinggi.

    “Kita tidak hanya fokus pada pemadaman ketika api sudah muncul, tetapi yang paling penting adalah pencegahan. Masyarakat dan seluruh pihak harus bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu Karhutla,” tegasnya.

  • Kompolnas Visitasi Dua Nominator Awards 2026 di Jateng, Soroti Inovasi Bhabinkamtibmas

    Kompolnas Visitasi Dua Nominator Awards 2026 di Jateng, Soroti Inovasi Bhabinkamtibmas

    MAGELANG, JAWA TENGAH – Tim Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melaksanakan visitasi Kompolnas Awards 2026 di wilayah hukum Polda Jawa Tengah, Kamis (27/8/2026). Visitasi dilakukan di Polsek Mertoyudan Polresta Magelang dan Polsek Nogosari Polres Boyolali untuk melihat secara langsung inovasi serta dampak pelayanan yang dilakukan personel Polri di tengah masyarakat.

    Anggota Kompolnas Dr. Yusuf, S.Ag., M.H. mengatakan, visitasi menjadi bagian penting dalam melihat secara langsung implementasi inovasi yang dilakukan anggota Polri, khususnya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.

    “Melalui visitasi ini kami ingin melihat secara langsung bagaimana inovasi yang dilakukan anggota Polri memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Yang kami lihat bukan hanya gagasannya, tetapi juga konsistensi pelaksanaan dan dampaknya terhadap lingkungan serta hubungan antara polisi dengan masyarakat,” ujar Yusuf dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).

    Di Polsek Mertoyudan Polresta Magelang, tim visitasi melihat inovasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Mertoyudan, Aiptu Dilia Eka Sari, S.H., yang masuk nominasi perseorangan kategori Planet. Inovasi tersebut berfokus pada pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan menerapkan prinsip 3R, yakni Reduce, Reuse, dan Recycle.

    Dalam pelaksanaannya, masyarakat didorong untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah. Sampah organik kemudian diolah menjadi pupuk kompos padat dan pupuk organik cair yang dimanfaatkan untuk sektor pertanian dan perkebunan. Limbah organik lainnya juga dimanfaatkan sebagai pakan magot BSF serta silase pakan ternak.

    Sementara itu, sampah anorganik seperti logam dan plastik dipilah, ditimbang dan dicatat sebelum dijual sehingga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Barang-barang bekas juga dimanfaatkan secara kreatif untuk membuat lahan pertanian dan taman.

    Inovasi tersebut memberikan manfaat di berbagai sektor, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat, terbukanya peluang usaha mandiri, pengurangan timbunan sampah, hingga terciptanya lingkungan permukiman yang lebih bersih dan sehat. Program tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi agar masyarakat terbiasa memilah sampah dari rumah.

    Konsistensi Aiptu Dilia dalam menjalankan inovasi tersebut juga membuahkan sejumlah prestasi, antara lain Juara 1 Bhabinkamtibmas Teladan Polda Jateng 2026, Juara 1 Penggerak Ketahanan Polresta Magelang 2025, serta Juara 3 Pekarangan Pangan Bergizi Polresta Magelang 2025.

    Dalam visitasi tersebut, tim Kompolnas juga melihat berbagai tantangan kamtibmas di wilayah hukum Polresta Magelang, yang berada pada jalur utama Semarang-Yogyakarta dan Semarang-Purwokerto. Tantangan tersebut antara lain kejahatan konvensional, narkoba, kecelakaan lalu lintas, potensi bencana alam, aktivitas tambang pasir ilegal, serta potensi berkembangnya paham radikal dan terorisme.

    Berdasarkan data semester I 2026, tiga jenis kejahatan tertinggi di wilayah tersebut yakni kasus narkoba sebanyak 40 kasus, pencurian dengan pemberatan (curat) 28 kasus, dan penganiayaan berat (anirat) sebanyak 15 kasus.

    Selanjutnya, tim Kompolnas melanjutkan visitasi ke Polsek Nogosari Polres Boyolali untuk melihat inovasi Brigadir Agus Kurniawan yang masuk nominasi perseorangan kategori Partnership melalui program KOPI CURHAT PAKBHABIN.

    Program tersebut digagas sejak 2021 sebagai sarana membangun komunikasi yang lebih dekat dan terbuka antara Bhabinkamtibmas dengan masyarakat. Melalui kegiatan sambang dan pembinaan masyarakat, warga diajak berbincang secara santai sambil menikmati kopi yang disediakan secara gratis oleh Bhabinkamtibmas.

    Konsep tersebut menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak muda, petani, organisasi masyarakat hingga komunitas. Dalam suasana yang lebih informal, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan keluhan maupun persoalan yang dihadapi, baik terkait masalah keluarga, keuangan, kenakalan remaja, penipuan maupun persoalan kamtibmas.

    Program KOPI CURHAT PAKBHABIN juga telah menjadi sarana problem solving terhadap sejumlah persoalan masyarakat, di antaranya permasalahan antara guru dan murid, persoalan warisan, konflik antara ormas PSHT dengan warga, hingga persoalan kekerasan dalam rumah tangga.

    Menariknya, program tersebut dijalankan secara mandiri dengan memanfaatkan media sosial. Kegiatan yang dilakukan secara rutin didokumentasikan dan dipublikasikan melalui Instagram, TikTok, dan YouTube hingga memiliki pengikut hingga jutaan pengikut. Pendapatan dari monetisasi konten kemudian dimanfaatkan untuk mendukung produksi konten berikutnya sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.

    Inovasi Brigadir Agus Kurniawan tersebut juga telah memperoleh sejumlah penghargaan, antara lain dari Kapolda Jawa Tengah pada 2023 dan 2024, Polda Jawa Tengah pada 2024, Kapolres Boyolali, serta anggota DPR RI pada 2021.

    Dr. Yusuf menambahkan, inovasi yang dilakukan para nominator menunjukkan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagaimana polisi mampu hadir sebagai bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

    “Polisi harus hadir di tengah masyarakat, mendengar apa yang menjadi persoalan mereka dan kemudian bersama-sama mencari jalan keluarnya. Inovasi seperti pengelolaan lingkungan dan ruang komunikasi melalui kopi curhat menunjukkan bahwa pendekatan kepolisian bisa dilakukan dengan cara yang dekat, humanis, dan memberikan manfaat langsung,” jelasnya.

    Kegiatan visitasi menjadi bagian dari proses penilaian Kompolnas Awards 2026 untuk melihat secara langsung inovasi, konsistensi, kolaborasi, serta manfaat yang dihasilkan oleh personel maupun satuan kewilayahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

  • Polri Bersama TNI dan Stakeholder Gerak Cepat Tangani Karhutla di Sarolangun

    Polri Bersama TNI dan Stakeholder Gerak Cepat Tangani Karhutla di Sarolangun

    Jambi – Polri bersama TNI, pemerintah daerah, BPBD dan Damkar bergerak cepat melakukan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Sungai Abang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Kamis (27/8/2026).

    Kegiatan groundcheck dan pemadaman hotspot tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE, didampingi Kepala BPBD Provinsi Jambi H. Bachyuni Deliansyah, SH, MH, serta Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH.

    Kegiatan tersebut diikuti oleh Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han, Kajari Sarolangun Taufik, SH, MH, Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Angga Luvyanto, MH, Kasat Samapta Polres Sarolangun AKP Adi Prayitno, SH, Kaban Kesbangpol Sarolangun M. Hudri, S.Pdi., M.Pdi, Kabid BPBD Sarolangun Yen Aswadi, S.Sos, Camat Sarolangun Ilham Akbar Syaihu, serta Kades Sungai Abang Kholil Khusairi.

    Selain itu, turut terlibat KBO Sat Intelkam Polres Sarolangun Ipda Edi Junaidi, SH, lima personel Sat Brimob Yon B Por Polda Jambi, personel Polres Sarolangun, personel TNI, BPBD dan Damkar Sarolangun.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Polri bersama unsur terkait melakukan pengecekan langsung terhadap lokasi hotspot, memantau kondisi lahan yang terbakar, serta melakukan pemadaman terhadap titik api dan bara yang masih ditemukan.

    Penanganan juga diperkuat dengan water bombing serta penaburan dan penyiraman Hartindo AF3. Dari hasil pengecekan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 50 hektare. Lahan tersebut merupakan lahan milik/desa yang saat ini tidak dikelola oleh masyarakat Desa Sungai Abang.

    Berkat respons cepat dan sinergitas seluruh unsur di lapangan, hingga pukul 14.45 WIB, hotspot atau api di lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan. Tim gabungan kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

    Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Kapolda Jambi menekankan pentingnya kecepatan respons dan sinergitas seluruh stakeholder dalam menangani setiap potensi Karhutla.

    “Polri bersama TNI, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder tentunya selalu bergerak cepat dan bersinergi dalam setiap penanganan Karhutla. Begitu ada informasi hotspot, akan segera dilakukan groundcheck, pemadaman dan pendinginan agar api tidak berkembang dan meluas,” ujar Kabid Humas Polda Jambi.

    Menurutnya, keterlibatan aktif personel Polri bersama seluruh unsur terkait merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan menjaga lingkungan dari dampak Karhutla.

    “Bapak Kapolda sangat mengapresiasi sinergitas seluruh unsur yang turun langsung ke lapangan. Api telah berhasil dipadamkan dan saat ini proses pendinginan masih dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala. Polri akan terus melakukan monitoring dan siap merespons setiap laporan terkait Karhutla,” jelasnya

    Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan.

    “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan melakukan pembakaran lahan, dan apabila menemukan titik api segera laporkan kepada kepolisian atau petugas terkait agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya.

  • Kota Depok Aman Kondusif

    Kota Depok Aman Kondusif

    Depok, 26 Agustus 2026 — Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Depok terpantau aman, damai, dan kondusif.

    Aktivitas masyarakat di sejumlah pusat perbelanjaan dan kantor pemerintahan berjalan tertib. Begitu pula aktivitas di terminal dan stasiun yang berlangsung normal, sementara arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan terpantau ramai lancar.

    Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas masyarakat di Kota Depok berjalan dengan baik dan terkendali.

    Masyarakat diimbau untuk terus bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan masing-masing.