Author: admin

  • Banjir 2 Meter Rendam Bangka V Jaksel, Brimob Evakuasi Warga

    Jakarta – Banjir dengan ketinggian hingga sekitar 2 meter merendam kawasan Jalan Bangka V, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) siang. Personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya langsung diterjunkan untuk membantu mengevakuasi warga dari rumah mereka yang terendam air.

    Sebanyak 10 personel Tim SAR Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kondisi banjir di kawasan tersebut. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 10.20 WIB dan langsung melakukan pemantauan sekaligus membantu proses evakuasi warga.

    Berdasarkan pemantauan di lapangan, ketinggian air di sejumlah titik mencapai sekitar 200 sentimeter, sehingga menyulitkan aktivitas warga dan membuat sebagian masyarakat harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

    Personel Brimob kemudian membantu warga keluar dari rumah mereka menuju lokasi yang lebih aman. Selain melakukan evakuasi, petugas juga terus memantau perkembangan situasi banjir guna mengantisipasi kemungkinan meningkatnya debit air.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan kehadiran personel Brimob merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

    “Personel kami langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan warga. Kami berupaya membantu proses evakuasi serta memastikan keselamatan masyarakat yang terdampak banjir,” kata Budi.

    Ia menambahkan, jajaran Polda Metro Jaya terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan banjir dapat berjalan dengan cepat dan masyarakat yang terdampak dapat segera mendapatkan bantuan.

    Saat ini, Tim SAR Brimob Polda Metro Jaya masih berada di lokasi untuk membantu warga serta melakukan pemantauan kondisi banjir di kawasan tersebut.

  • Polairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Pondok Karya Jaksel

    Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan siaga Search and Rescue (SAR) untuk membantu evakuasi warga terdampak banjir di kawasan Pondok Karya, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) pagi.

    Sebanyak 15 personel Ditpolairud yang dipimpin AKP Hamdannallah dikerahkan dalam kegiatan kemanusiaan tersebut dengan menggunakan satu unit perahu skiffboard guna mengevakuasi warga dari rumah-rumah yang terdampak genangan air.

    Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol Mustofa mengatakan pihaknya fokus membantu kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, balita, perempuan, serta warga yang sedang sakit untuk segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

    “Personel kami dikerahkan untuk memberikan bantuan kemanusiaan melalui evakuasi warga yang terdampak banjir, khususnya kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga yang sakit agar dapat segera berada di tempat yang aman,” ujar Kombes Mustofa.

    Ia menjelaskan ketinggian air di kawasan Pondok Karya bervariasi mulai dari sekitar 75 sentimeter hingga mencapai 190 sentimeter. Kondisi cuaca di lokasi juga masih mendung dengan hujan ringan hingga sedang.

    Menurutnya, banjir terjadi akibat hujan yang turun sejak Jumat (7/3) hingga Minggu dini hari, serta adanya kiriman air dari kawasan Katulampa, Bogor, Jawa Barat.

    “Hingga saat ini personel Ditpolairud Polda Metro Jaya masih berada di lokasi dan kegiatan evakuasi warga terus berlangsung,” katanya.

  • Polairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Pondok Karya Jaksel

    Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan siaga Search and Rescue (SAR) untuk membantu evakuasi warga terdampak banjir di kawasan Pondok Karya, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) pagi.

    Sebanyak 15 personel Ditpolairud yang dipimpin AKP Hamdannallah dikerahkan dalam kegiatan kemanusiaan tersebut dengan menggunakan satu unit perahu skiffboard guna mengevakuasi warga dari rumah-rumah yang terdampak genangan air.

    Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol Mustofa mengatakan pihaknya fokus membantu kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, balita, perempuan, serta warga yang sedang sakit untuk segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

    “Personel kami dikerahkan untuk memberikan bantuan kemanusiaan melalui evakuasi warga yang terdampak banjir, khususnya kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga yang sakit agar dapat segera berada di tempat yang aman,” ujar Kombes Mustofa.

    Ia menjelaskan ketinggian air di kawasan Pondok Karya bervariasi mulai dari sekitar 75 sentimeter hingga mencapai 190 sentimeter. Kondisi cuaca di lokasi juga masih mendung dengan hujan ringan hingga sedang.

    Menurutnya, banjir terjadi akibat hujan yang turun sejak Jumat (7/3) hingga Minggu dini hari, serta adanya kiriman air dari kawasan Katulampa, Bogor, Jawa Barat.

    “Hingga saat ini personel Ditpolairud Polda Metro Jaya masih berada di lokasi dan kegiatan evakuasi warga terus berlangsung,” katanya.

  • SIARAN PERS POLRI

    Green Policing Polda Aceh, Tanam 10 Ribu Mangrove untuk Perkuat Ketahanan Ekologi dan Ekonomi Desa Pesisir

    BANDA ACEH – Polda Aceh menginisiasi penanaman 10 ribu bibit mangrove di kawasan pesisir sebagai bagian dari program Green Policing atau Polisi Hijau. Kegiatan yang dipusatkan di Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh ini menjadi langkah konkret Polri dalam memperkuat ketahanan ekologis sekaligus mendorong ketahanan ekonomi desa pesisir.

    Program tersebut mendapat apresiasi dari Anggota Komisi III DPR RI dari dapil Aceh, Nasir Djamil, yang menilai langkah Kapolda Aceh sebagai pendekatan strategis dalam mitigasi bencana berbasis ekologi.

    “Inisiatif Kapolda Aceh yang menanam 10 ribu tanaman mangrove patut mendapat dukungan dari semua pihak di Aceh. Mangrove itu banyak manfaatnya. Selain tempat tinggal ikan dan berbagai jenis binatang laut lainnya, pohon mangrove juga bisa meredam gelombang besar seperti tsunami. Karena itu, penanaman 10 ribu mangrove adalah model mitigasi bencana melalui pendekatan ekologi,” ujar Nasir, Selasa (3/3/2026).

    Menurutnya, keberadaan mangrove tidak hanya berfungsi menahan abrasi dan mengurangi dampak gelombang pasang serta tsunami, tetapi juga memiliki dimensi edukatif bagi masyarakat pesisir, khususnya generasi muda.

    “Inisiatif ini dalam pandangan kami ingin mendekatkan kembali masyarakat pesisir dengan lingkungannya, terutama generasi muda yang mungkin belum banyak tahu tentang tanaman mangrove,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Nasir menambahkan bahwa mangrove yang tumbuh dengan baik akan memberi nilai tambah bagi desa, baik dari sisi kualitas udara maupun potensi ekonomi melalui pengembangan wisata edukasi dan lingkungan.

    “Mangrove yang tumbuh dengan baik akan menjadi nilai tambah berupa udara yang lebih bersih di sekitarnya dan juga bisa menjadi sumber pendapatan bagi desa jika dikembangkan sebagai wisata edukasi dan lingkungan,” ujarnya.

    Ia juga menegaskan bahwa konsep Green Policing dapat menyesuaikan karakteristik wilayah masing-masing, namun memiliki tujuan yang sama, yakni menyelamatkan lingkungan dari kerusakan akibat pertambangan dan penebangan liar. Ia mendorong pemerintah daerah agar turut mendukung melalui pengalokasian anggaran demi keberlanjutan program tersebut.

    Sementara itu, Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah menegaskan bahwa program Polisi Hijau merupakan wujud komitmen nyata Polri dalam menjaga keseimbangan lingkungan hidup, khususnya di kawasan pesisir yang memiliki peran strategis dalam mitigasi bencana.

    “Kawasan pesisir memiliki peran strategis dalam mitigasi bencana, pencegahan abrasi, serta keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa penanaman mangrove adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.

    “Green Policing Polda Aceh diawali dengan penanaman 10 ribu bibit mangrove. Ke depan, saya memerintahkan seluruh Kapolres dan Kapolresta jajaran di Aceh untuk melaksanakan kegiatan serupa,” tegasnya.

    Melalui program ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam merawat kelestarian lingkungan sebagai fondasi keberlanjutan hidup bersama.

    Program Green Policing menjadi bukti bahwa transformasi Polri tidak hanya menyentuh aspek pelayanan dan penegakan hukum, tetapi juga kepedulian terhadap masa depan ekologi dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

  • Kontak Tembak di Nabire, Aparat Kuasai Markas DPO KKB dan Amankan 561 Butir Amunisi

    Nabire — Aparat gabungan TNI-Polri yang terdiri dari Satgas Habema, Satgas Rajawali, dan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 melakukan upaya penegakan hukum terhadap DPO yang mengaku sebagai Panglima Kodap III D Dulla Aibon Kogoya, pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 22.40 WIT. Dalam operasi tersebut terjadi kontak tembak antara aparat dan kelompok kriminal bersenjata (KKB), yang kemudian melarikan diri meninggalkan markas yang selama ini mereka kuasai. Aparat berhasil menguasai lokasi dan mengamankan sejumlah barang bukti penting.

    Upaya penindakan dilakukan setelah aparat memperoleh informasi terkait keberadaan kelompok tersebut di salahsatu markas persembunyian mereka. Saat personel gabungan mendekati lokasi, kelompok bersenjata melakukan perlawanan sehingga terjadi baku tembak. Setelah beberapa waktu, kelompok tersebut melarikan diri meninggalkan sejumlah perlengkapan dan logistik di markas.

    Dalam penggeledahan di lokasi, aparat mengamankan 561 butir amunisi dari berbagai kaliber, baik untuk senjata laras panjang maupun pendek, serta 10 magazen, magazen senjata api jenis SS1 dan senjata api jenis AK-101. Selain itu, turut diamankan 12 unit telepon genggam, lima unit handy talky (HT), serta uang tunai sebesar Rp79.900.000.

    Temuan lain yang menjadi perhatian aparat adalah dua unit telepon genggam yang diduga milik korban aksi kekerasan sebelumnya. Satu di antaranya diduga milik anggota Brimob Batalion C yang gugur akibat aksi penyerangan tahun lalu. Sementara satu unit lainnya diduga milik seorang karyawan sipil atau petugas keamanan dalam peristiwa pembakaran pos pengamanan PT Kristalin di Nabire beberapa pekan lalu.

    Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menegaskan bahwa langkah penindakan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin keamanan masyarakat.

    “Ini merupakan komitmen negara untuk hadir di tengah masyarakat ketika terjadi aksi-aksi kekerasan. TNI-Polri tidak akan tinggal diam. Kami akan terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap para pelaku kelompok kriminal bersenjata hingga mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum resmi.

    “Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan jangan terpengaruh informasi yang belum resmi. Aparat keamanan akan bertindak tegas terhadap siapapun yang berupaya membuat kekacauan dan mengganggu stabilitas keamanan. Penegakan hukum ini semata-mata untuk melindungi masyarakat dan menjaga ketertiban,” ujarnya.

    Hingga saat ini, aparat gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna memastikan situasi benar-benar aman sekaligus memburu para pelaku yang melarikan diri. Operasi penegakan hukum akan terus dilakukan secara terukur dan profesional guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.

  • Buka Puasa Bareng KSBSI, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan dan Kamtibmas

    Buka Puasa Bareng KSBSI, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan dan Kamtibmas

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara buka puasa bersama Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2026).

    Sigit mengatakan kegiatan buka bersama ini sebagai wadah untuk terus meningkatkan silaturahmi yang telah terjalin antara serikat buruh dengan Polri khususnya lewat Desk Ketenagakerjaan.

    Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas seluruh elemen buruh termasuk KSBSI agar dapat menjaga persatuan serta kesatuan serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

    “Stabilitas kamtibmas agar tetap terjaga karena apapun kita bisa membangun, kita bisa melakukan pertumbuhan kalau situasi stabilitas keamanan terjaga karena itu modal utama,” kata Sigit.

    Sigit lantas menyinggung situasi global yang belakangan menjadi semakin tidak kondusif. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memicu ketegangan global yang dapat berdampak kepada situasi di dalam negeri.

    Oleh karenanya, kata Sigit, dibutuhkan kerja sama seluruh pihak agar tetap dapat menjaga pertumbuhan ekonomi di dalam negeri.

    “Salah satunya dengan mendorong iklim investasi yang kondusif baik untuk asing maupun dalam negeri. Tentunya ini menjadi bagian kita untuk terus menjaga pertumbuhan ekonomi dan mendorong program Asta Cita Bapak Presiden,” ujar Sigit.

    Lebih lanjut, Sigit juga memastikan komitmen Polri yang terus mendukung dan mengawal elemen buruh dalam memperjuangkan haknya. Yang paling terpenting, kata Sigit adalah tetap dalam bingkai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

    “Kita tetap menitipkan agar semuanya berjalan dengan konstruktif sehingga kemudian semuanya bisa kita jaga dan yang paling utama bagaimana persatuan dan kesatuan terus bisa kita kelola, kita jaga di tengah situasi global,” tutup Sigit.

  • Dit Samapta PMJ Kerja Bakti Kurvey Rumah Ibadah Bentuk Pelayanan ke Masyarakat

    Dit Samapta PMJ Kerja Bakti Kurvey Rumah Ibadah Bentuk Pelayanan ke Masyarakat

    Jakarta – Direktorat Samapta Polda Metro Jaya (PMJ) menggelar kurvey atau kerja bakti di Mushola Nurul Islam, Petogogan, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan rumah ibadah sekaligus mendekatkan diri dengan masyarakat.

    Dalam kegiatan itu, personel Dit Samapta membersihkan area luar dan dalam mushola. Mulai dari halaman, teras, hingga ruang utama ibadah dibersihkan, termasuk merapikan perlengkapan, menyapu, dan mengepel agar mushola tetap nyaman digunakan jamaah.

    Kurvey berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Cuaca cerah turut mendukung kelancaran kerja bakti sehingga proses bersih-bersih bisa dilakukan secara menyeluruh tanpa kendala berarti.

    Dirsamapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan kurvey rumah ibadah merupakan bagian dari pelayanan Polri yang hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata. Menurutnya, kebersihan rumah ibadah perlu dijaga bersama agar suasana ibadah semakin khusyuk.

    “Kurvey ini wujud kepedulian kami agar mushola tetap bersih, rapi, dan nyaman. Polri tidak hanya hadir dalam tugas pengamanan, tapi juga kegiatan sosial untuk mendukung lingkungan yang sehat dan harmonis,” ujarnya.

  • Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Monitoring Bapokting di Jakpus, Stok Aman, Cabai Masih Tinggi

    Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Monitoring Bapokting di Jakpus, Stok Aman, Cabai Masih Tinggi

    Jakarta – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya melalui Unit III Subdit I Indag melaksanakan monitoring ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di wilayah Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stok sembako tersedia, distribusi berjalan lancar, serta pengendalian harga tetap terjaga.

    Monitoring dilaksanakan di Pasar Tradisional Senen Blok III serta dua retail modern, yakni Lottemart Green Pramuka dan Transmart Cempaka Putih. Pengecekan dilakukan oleh personel Unit III Subdit I Indag yang dipimpin Ipda Berlin Piator bersama anggota, serta berkoordinasi dengan unsur dinas terkait.

    Dari hasil pemantauan di Pasar Senen Blok III, sejumlah komoditas tercatat pada kisaran harga rata-rata, antara lain beras premium Rp 14.900/kg dan beras medium Rp 13.500/kg. Komoditas lain yang dipantau meliputi bawang merah Rp 55.000/kg, bawang putih (cutting) Rp 35.000/kg, telur ayam ras Rp 30.000/kg, daging ayam Rp 40.000/kg, serta daging sapi paha belakang Rp 140.000/kg dan paha depan Rp 135.000/kg. Untuk gula pasir kemasan terpantau Rp 18.000/kg, sementara minyak goreng merek Minyakita di salah satu kios terpantau dalam kondisi kosong.

    Sementara itu, di Lottemart Green Pramuka, sejumlah komoditas terpantau tersedia dengan harga antara lain beras premium Rp 14.900, daging sapi segar Rp 140.000/kg, daging kerbau beku Rp 124.900/kg, daging ayam ras Rp 34.900/kg, telur ayam ras Rp 30.000/kg, bawang merah Rp 41.500/kg, bawang putih Rp 38.000/kg, dan gula konsumsi Rp 17.500/kg. Namun, cabai rawit merah tercatat Rp 57.000/kg dengan keterangan stok kosong, serta beberapa komoditas tertentu tidak dijual. Di Transmart Cempaka Putih, beras premium terpantau Rp 74.500/5 kg dan beras SPHP Rp 62.500/5 kg, daging sapi segar Rp 118.300/kg, sementara beberapa komoditas tercatat kosong, seperti daging kerbau beku, daging ayam ras, telur ayam ras, dan Minyakita.

    Kanit III Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKP Rheditya Alfa Hendy S mengatakan, monitoring pada Sabtu (28/2/2026) menunjukkan ketersediaan bapokting secara umum masih terpenuhi, meski masih ditemukan komoditas yang berada di atas HET, khususnya cabai. “Kami melaksanakan monitoring ketersediaan dan harga bapokting di Jakarta Pusat. Hasil pemantauan menunjukkan stok bapokting secara umum masih tersedia, namun masih ditemukan beberapa komoditas di atas HET, terutama cabai,” ujarnya.

    AKP Rheditya menjelaskan, kenaikan harga cabai dipengaruhi harga beli yang sudah tinggi di tingkat distributor/pasar induk sehingga berdampak pada harga di lapangan. Pihaknya akan terus melakukan pengawasan rutin baik di pasar tradisional maupun retail modern, serta meningkatkan koordinasi dengan satgas pangan terkait untuk menjaga kelancaran distribusi dan stabilisasi harga, khususnya komoditas cabai.

  • Truk Terperosok Depan Mako C Pelopor, Brimob Bantu evakuasi dan Urai Lalin

    Truk Terperosok Depan Mako C Pelopor, Brimob Bantu evakuasi dan Urai Lalin

    Tangerang – SatBrimob Polda Metro Jaya bergerak cepat mengevakuasi sebuah truk yang terperosok di seberang gerbang Mako Batalyon C Pelopor, Sabtu (28/2/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB itu sempat menghambat arus lalu lintas sebelum akhirnya berhasil ditangani petugas di lokasi.

    Personel piket bersama Provos yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi. Petugas kemudian melakukan evakuasi menggunakan kendaraan taktis Baracuda sembari mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan panjang.

    Proses evakuasi dilakukan secara terukur guna memastikan keamanan pengendara lain yang melintas. Kehadiran personel di lokasi juga memberi rasa aman bagi masyarakat sekitar, terutama karena insiden terjadi pada malam hari dengan kondisi jarak pandang terbatas.

    Diketahui, kejadian kendaraan mogok maupun terperosok di kawasan tersebut kerap terjadi, khususnya pada jam-jam sepi. Respons cepat menjadi faktor penting agar gangguan lalu lintas tidak meluas dan aktivitas warga tetap berjalan lancar.

    Sekitar pukul 00.20 WIB, proses evakuasi dinyatakan selesai dan arus lalu lintas kembali normal. Polri mengimbau para pengemudi untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara pada malam hari demi keselamatan bersama.

  • Bhayangkari Ranting Duren Sawit Bagi-bagi Takjil di Jaktim, 300 Paket Disiapkan

    Bhayangkari Ranting Duren Sawit Bagi-bagi Takjil di Jaktim, 300 Paket Disiapkan

    Jakarta – Bhayangkari Ranting Duren Sawit bersama unsur dinas di sekitar Polsek Duren Sawit menggelar kegiatan pembagian takjil untuk warga dan pengguna jalan. Sebanyak 300 paket takjil disiapkan, terdiri dari 200 paket snack dan air mineral serta 100 nasi kotak dan air mineral.

    Kegiatan pembagian takjil itu berlangsung di Jalan Raden Inten II, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB hingga selesai. Pembagian dilakukan menjelang waktu berbuka puasa.

    Takjil dibagikan oleh Kapolsek Duren Sawit , Waka Polsek AKP Firmansyah, Ketua Ranting Duren Sawit Ny. Indri Sutikno, personel Humas Polsek Duren Sawit, Bhabinkamtibmas Kelurahan Duren Sawit, Kasium Polsek Duren Sawit, serta Ibu-ibu Pengurus Ranting Duren Sawit.

    Ketua Ranting Duren Sawit Ny. Indri Sutikno mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari kepada masyarakat, khususnya di momen Ramadan. “Kami ingin berbagi kebahagiaan menjelang berbuka, semoga bermanfaat bagi warga dan pengguna jalan yang melintas,” kata Ny. Indri dalam keterangannya, Jumat, (26/02/2026).

    Ny. Indri menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara Bhayangkari, jajaran kepolisian, dan masyarakat sekitar. Ia berharap semangat berbagi ini terus terjaga di lingkungan Ranting Duren Sawit.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau lancar dan tertib. Pembagian takjil berjalan kondusif hingga selesai.