Category: Uncategorized

  • Sinergi TNI-Polri Perkuat Siskamling, Patroli Malam Gabungan Cegah Guantibmas di Kepulauan Seribu Utara

    Kepulauan Seribu Utara – Sinergitas TNI-Polri kembali ditunjukkan melalui kegiatan patroli malam gabungan yang dilaksanakan oleh Polsek Kepulauan Seribu Utara, Polres Kepulauan Seribu bersama unsur TNI (Babinsa), Satpol PP, dan Potensi Masyarakat (Potmas), Sabtu (25/04/2026) malam.

    Kegiatan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem keamanan lingkungan (Siskamling) guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah Kepulauan Seribu Utara. Dalam pelaksanaannya, petugas menyambangi warga serta memberikan imbauan kamtibmas secara humanis.

    Selain itu, personel gabungan juga активно mensosialisasikan layanan darurat Polri melalui call center 110 kepada masyarakat. Warga diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian mencurigakan atau potensi gangguan keamanan agar dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat.

    Kapolsek Kepulauan Seribu Utara, Iptu Yoyo Hidayat, S.H., menjelaskan bahwa patroli gabungan ini difokuskan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, termasuk tawuran remaja, tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.

    “Melalui patroli malam gabungan ini, kami ingin memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Kehadiran TNI-Polri bersama stakeholder terkait di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah niat dan kesempatan pelaku kejahatan,” ujar Iptu Yoyo Hidayat.

    Ia juga menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, sinergi antara aparat dan warga menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan terkendali di wilayah hukum Polres Kepulauan Seribu.

    Dengan adanya kegiatan patroli rutin ini, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah Kepulauan Seribu Utara dapat terus terjaga serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.

  • Hendak Kabur Saat Ditangkap, Satu Anggota KKB Berhasil Dilumpuhkan Satgas Ops Damai Cartenz di Timika

    Mimika, Papua Tengah – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 sektor Timika berhasil mengamankan seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial TJ alias K alias AW, pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 10.56 WIT di area Sp 2, Kabupaten Mimika.

    T.J. diketahui masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berdasarkan Surat Nomor: DPO/S-34/01/II/2026/Reskrim, terkait kasus penembakan terhadap warga sipil atas nama Ahmad Gunawan yang terjadi pada 12 Februari 2026 di pertigaan Puskesmas Ilu, Kabupaten Puncak Jaya yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

    Menanggapi hal tersebut, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menjelaskan bahwa penindakan dilakukan melalui proses yang terukur berdasarkan hasil pemantauan intensif di lapangan.

    “Penangkapan dilakukan setelah tim melaksanakan pemantauan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku di area SP 2 Timika. Saat akan diamankan, berupa melawan petugas dan mencoba melarikan diri ke arah hutan di sekitar lokasi, sehingga petugas melakukan pengejaran dan memberikan tindakan tegas dan terukur yang mengenai bagian kaki sebelah kiri pelaku,” jelasnya.

    Ia menambahkan, setelah berhasil diamankan, pelaku segera dibawa ke Rumkit Bhayangkara Timika untuk mendapatkan penanganan medis sebelum menjalani proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut oleh penyidik.

    Kasatgas Humas juga mengungkapkan bahwa pelaku merupakan bagian dari kelompok KKB Mewoluk pimpinan Ternus Enumbi yang selama ini diketahui aktif berpindah-pindah wilayah mulai dari Puncak Jaya, Beoga, Intan Jaya hingga Mimika, guna menghindari pengejaran petugas keamanan sekaligus mencari tambahan senjata dan amunisi.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penindakan tersebut merupakan bentuk komitmen aparat dalam menegakkan hukum terhadap pelaku kekerasan bersenjata.

    “Penangkapan terhadap DPO ini menunjukkan keseriusan kami dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. Setiap pelaku tindak kekerasan akan diproses secara profesional sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang serta mendukung aparat dengan memberikan informasi yang akurat. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” katanya.

    Satgas Ops Damai Cartenz-2026 menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penegakan hukum secara tegas, terukur, dan profesional terhadap setiap pelaku tindak kekerasan bersenjata. Upaya ini diiringi dengan peningkatan pengamanan serta langkah preventif guna menjaga stabilitas keamanan, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat di Papua.

  • Tim Patroli Perintis Presisi Tunjukkan Sisi Humanis, Bantu Pedagang Kerupuk Menyeberang dan Borong Dagangannya

    Depok – Aksi humanis ditunjukkan oleh Tim Patroli Perintis Presisi (3P) saat melaksanakan patroli di wilayah Depok. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Kemakmuran, Depok 2, tepatnya di pertigaan Masjid Alhuda.

    Dalam kegiatan patroli tersebut, petugas membantu seorang pria lanjut usia yang akrab disapa “Pak De” untuk menyeberang jalan. Saat itu, Pak De diketahui sedang berjualan kerupuk dengan cara dipikul, dan hendak melintas di jalan yang cukup ramai kendaraan.

    Melihat kondisi tersebut, anggota Tim 3P dengan sigap menghampiri dan membantu Pak De menyeberang dengan aman. Tidak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian, petugas juga membeli seluruh dagangan kerupuk milik Pak De sebanyak 12 bungkus.

    Kapada wartawan, Katim 3P Ipda Suwinta menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas kepolisian yang tidak hanya fokus pada patroli keamanan, tetapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan.

    “Sisi humanis kami kedepankan dalam membantu masyarakat. Selain melaksanakan patroli, kami juga hadir untuk memberikan rasa aman dan membantu warga,” ujar Ipda Suwinta.

    Aksi ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang melihat langsung kepedulian petugas di lapangan.

    Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

  • Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Sabu di Jakbar, 188,91 Gram Diamankan dari Dua Lokasi

    Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Sabu di Jakbar, 188,91 Gram Diamankan dari Dua Lokasi

    Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Jakarta Barat dengan mengamankan seorang pria berinisial MS (30) yang ditangkap oleh Tim Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba di kawasan Jalan Daan Mogot, Kelurahan Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

    Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Ari Purwanto mengatakan penangkapan berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. Polisi kemudian melakukan pemantauan hingga mendapati MS berada di pinggir jalan.

    “Pada Senin, 20 April 2026 sekitar pukul 18.00 WIB, kami mengamankan terduga pelaku berinisial MS di Jalan Daan Mogot, Kelurahan Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat,” kata AKP Ari Purwanto.

    Dari penggeledahan di lokasi pertama, polisi menemukan sejumlah paket sabu yang dikemas dalam bungkusan hitam dengan berbagai kode, serta satu unit ponsel. Polisi lalu melakukan pengembangan ke rumah MS yang masih berada di kawasan tersebut.

    Di lokasi kedua, polisi kembali menemukan sabu seberat 99,70 gram dan satu unit timbangan digital. Total sabu yang diamankan dari dua lokasi mencapai 188,91 gram.

    “Barang bukti narkotika jenis sabu yang kami amankan dari TKP pertama dan TKP kedua total seberat 188,91 gram. Saat ini terhadap terduga pelaku masih kami lakukan pengembangan,” ujar Ari.

    MS bersama barang bukti kini dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

  • OJOL DAN POTMAS DI KOTA DEPOK TERIMA BANTUAN SEMBAKO DARI POLRES METRO DEPOK

    OJOL DAN POTMAS DI KOTA DEPOK TERIMA BANTUAN SEMBAKO DARI POLRES METRO DEPOK

    Depok – Ojek online (ojol) dan Potensi Masyarakat (Potmas) di Depok menerima bantuan sosial berupa sembako dari Polres Metro Depok dalam kegiatan Jumat Berkah Kapolres Metro Depok dengan Sabuk Kamtibmas, Jumat (24/4/2026).

    Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB tersebut digelar di Gedung Zamzam Convention Hall lantai GF dan dipimpin langsung oleh Abdul Waras selaku Kapolres Metro Depok. Turut mendampingi, AKBP Joko Sambodo (Kasat Lantas), Kompol Ujang Rahmat, S (Kasat Binmas), dan Kompol Sutarno (Kasat Intelkam).

    Sebanyak 75 peserta dari unsur Potmas dan komunitas ojol yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas hadir dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari berbagai organisasi kemasyarakatan seperti Forkabi, FBR, Pemuda Pancasila, Banser, dan GRIB.

    Dalam sambutannya, Kapolres Metro Depok menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi kemasyarakatan serta rekan-rekan ojek online yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas atas kehadiran dan partisipasinya dalam kegiatan hari ini,” ujar Abdul Waras.

    Ia juga menegaskan pentingnya menjaga sinergitas antara Polri dan masyarakat guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Depok.

    “Kami berharap seluruh pihak terus menjaga semangat kebersamaan serta berperan aktif dalam menjaga keamanan kota, serta tidak memberi ruang bagi pihak yang mengganggu kamtibmas,” tambahnya.

    Dalam kegiatan tersebut, Polres Metro Depok menyalurkan sebanyak 75 paket sembako kepada perwakilan Potmas dan ojol. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga.

    Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik antara Polri dan Potmas, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Selain itu, kegiatan Jumat Berkah ini juga dinilai efektif dalam memperkuat sinergitas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

    Polres Metro Depok berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas kamtibmas dan mempererat hubungan harmonis antara aparat kepolisian dan masyarakat.

  • JUMAT BERKAH POLRES METRO DEPOK, BANTU OJOL DAN POTMAS PERKUAT SINERGITAS KAMTIBMAS

    JUMAT BERKAH POLRES METRO DEPOK, BANTU OJOL DAN POTMAS PERKUAT SINERGITAS KAMTIBMAS

    Depok – Polres Metro Depok kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah Kapolres Metro Depok dengan Sabuk Kamtibmas yang dirangkaikan dengan pembagian bantuan sosial kepada Potensi Masyarakat (Potmas) dan ojek online (ojol), Jumat (24/4/2026).
    Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut berlangsung di Gedung Zamzam Convention Hall lantai GF dan dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K, didampingi para Pejabat Utama Polres Metro Depok, di antaranya AKBP Joko Sambodo (Kasat Lantas), Kompol Ujang Rahmat, S (Kasat Binmas), serta Kompol Sutarno (Kasat Intelkam).

    Sebanyak 75 peserta dari unsur Potmas turut hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari berbagai organisasi kemasyarakatan seperti Forkabi, FBR, Pemuda Pancasila, Banser, dan GRIB, serta perwakilan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas.

    Dalam sambutannya, Kapolres Metro Depok menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk ormas dan komunitas ojol, yang telah berperan aktif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi kemasyarakatan serta rekan-rekan ojek online yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas atas kehadiran dan partisipasinya dalam kegiatan ini,” ujar Kapolres.

    Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan serta memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kota Depok.

    “Kami berharap seluruh pihak terus berperan aktif dalam menjaga keamanan wilayah dan tidak memberikan ruang bagi pihak-pihak yang berupaya mengganggu situasi kamtibmas,” tambahnya.
    Dalam kegiatan tersebut, Polres Metro Depok juga menyalurkan bantuan sosial berupa 75 paket sembako kepada perwakilan Potmas dan ojol sebagai bentuk kepedulian serta dukungan terhadap masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi dan koordinasi yang semakin baik antara Polri dan masyarakat. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan juga semakin meningkat, serta bantuan sosial dapat tersalurkan kepada yang membutuhkan.

    Kegiatan Jumat Berkah ini dinilai efektif dalam memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat. Pembagian sembako juga memberikan dampak positif serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

    Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas kamtibmas dan mempererat sinergitas antara Polri dan seluruh elemen masyarakat di Kota Depok.

  • Polres Mimika Dibackup Satgas Damai Cartenz 2026 Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan di Timika

    Polres Mimika Dibackup Satgas Damai Cartenz 2026 Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan di Timika

    Timika — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika yang dibackup Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap almarhum LN yang terjadi di salah satu hotel di Timika pada 29 Maret 2026.

    Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan dan pengejaran intensif yang dilakukan personel gabungan dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Mimika.

    Pelaku utama berinisial EH (37) berhasil diamankan pada Rabu, 15 April 2026, sekitar pukul 16.13 WIT di wilayah SP 1, Timika. Dalam proses penangkapan tersebut, personel Operasi Damai Cartenz juga mengamankan empat orang lainnya, yakni EL (27), DBH (50), YH (27), dan JK (37) untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

    Berdasarkan hasil penyelidikan, EH diduga berperan sebagai pelaku utama dalam perencanaan pembunuhan yang dilatarbelakangi motif balas dendam terkait konflik yang terjadi sebelumnya di wilayah Kwamki Lama pada Januari 2026. Pelaku diketahui terlibat dalam perencanaan aksi, penyediaan sarana transportasi, serta pengadaan senjata tajam yang digunakan dalam kejadian tersebut.

    Setelah kejadian, pelaku sempat memindahkan jasad korban dari lokasi awal ke Jalan Kwamki Narama serta berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran petugas, bahkan berencana melarikan diri ke wilayah Nabire melalui jalur darat sebelum akhirnya berhasil diamankan.

    Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., saat ditemui media (18/4) menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama tim gabungan Satreskrim Polres Mimika yang di back up oleh Satgas Operasi Damai Cartenz.

    “Pengungkapan ini merupakan hasil kerja intensif aparat dalam melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Tim gabungan Operasi Damai Cartenz dan Satreskrim Polres Mimika berhasil mengamankan pelaku utama beserta beberapa orang lainnya untuk kepentingan pemeriksaan,” ujarnya.

    Ia juga menegaskan bahwa saat ini tiga orang yang sebelumnya diamankan, yakni DBH, YH, dan JK, telah dipulangkan. Sementara itu, EH masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Mimika guna proses hukum lebih lanjut, sementara EL masih dilakukan pendalaman terkait keterlibatannya atas dugaan kasus pembunuhan di jln. Login Sp7-Sp9 kota Timika pada tanggal 2 Desember 2025
    tahun lalu.

    “Pelaku utama berinisial EH saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Mimika. Sementara satu orang lainnya masih dalam pendalaman, dan tiga orang yang sebelumnya diamankan telah dipulangkan setelah pemeriksaan awal tidak menunjukkan keterlibatan langsung,” jelasnya.

    Selain itu, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana, antara lain :

    • dua bilah parang,
    • ⁠dua tas noken,
    • ⁠satu noken kepala,
    • ⁠dua unit telepon genggam,
    • ⁠kartu identitas,
    • ⁠kartu ATM,
    • ⁠sejumlah uang tunai,
    • ⁠serta satu unit kendaraan roda empat.

    Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyidikan.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.

    “Proses penegakan hukum akan terus kami kawal secara profesional hingga seluruh rangkaian penanganan perkara selesai sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

    Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. menambahkan bahwa proses pengembangan kasus masih terus dilakukan.

    “Kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain. Setiap perkembangan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku,” katanya.

    Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berkomitmen untuk terus menjaga keamanan serta mendorong peran serta masyarakat dalam menciptakan situasi yang kondusif.

    Keberhasilan pengungkapan kasus ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah Mimika.

  • Polda Metro Jaya Tebar 37 Ribu Benih Ikan di Muara Gembong, Dukung Ketahanan Pangan

    Polda Metro Jaya Tebar 37 Ribu Benih Ikan di Muara Gembong, Dukung Ketahanan Pangan

    Bekasi — Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono meninjau sekaligus memimpin penebaran benih ikan tahap kedua di tambak Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan rantai pasok bahan baku SPPG Polda Metro Jaya.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda didampingi Kapolres Metro Bekasi, Dirpolairud, Irwasda Polda Metro Jaya, serta H. Zaini Sidi selaku pemilik lahan yang bekerja sama dalam program ketahanan pangan.

    “Pada tahap kedua ini kami menebarkan benih ikan nila dan mujair sebanyak 21.000 ekor serta ikan bandeng sebanyak 16.000 ekor. Tahap pertama sebelumnya sudah panen untuk mendukung rantai pasok bahan baku SPPG,” kata Brigjen Dekananto Eko Purwomo.

    Selain perikanan, Polda Metro Jaya juga mengembangkan sektor pertanian dan peternakan. Sebanyak 8.000 bibit semangka dan 100 pohon mangga ditanam, serta 1.000 butir telur ayam telah dipanen untuk didistribusikan ke SPPG dan masyarakat.

    Sebelumnya, Wakapolda juga meninjau greenhouse SPPG Palmerah yang mengembangkan sistem bioflok dan budidaya sayuran seperti pakcoy 180 kg, sawi 120 kg, dan selada 120 kg, serta ikan nila, lele, dan patin.

    “Seluruh hasil ini akan kami distribusikan ke SPPG dan juga membantu masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan pangan,” ujarnya.

    Sementara itu, H. Zaini Sidi menyebut kerja sama ini berdampak langsung bagi masyarakat. “Tahap awal sudah panen dan hari ini penebaran tahap kedua. Untuk semangka, insya Allah 60 sampai 70 hari sudah bisa dipanen,” katanya.

    Ia menambahkan, kerja sama akan diperluas dengan penanaman semangka dan timun di lahan 4 hektare, serta jagung seluas 50 hektare di wilayah lain. “Program ini sangat membantu masyarakat, baik dari sisi tenaga kerja maupun hasil panen,” pungkasnya.

  • Kemala Run 2026 Usung Campaign Charity for Indonesia, Donasi untuk Korban Banjir di Sejumlah Daerah

    Kemala Run 2026 Usung Campaign Charity for Indonesia, Donasi untuk Korban Banjir di Sejumlah Daerah

    Bali – Kemala Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga lari, tetapi juga membawa misi sosial melalui campaign Charity for Indonesia. Kegiatan yang akan digelar di Bali United Training Center, Bali (19/04). Itu mengajak komunitas lari dan pecinta olahraga untuk berpartisipasi sekaligus membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Indonesia.

    Ketua Panitia Kemala Run 2026 Deny Agus Suryo mengatakan, tema Charity for Indonesia diusung sesuai arahan Ketua Umum Bhayangkari Juliana Listyo Sigit Prabowo agar kegiatan olahraga dapat memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

    “Untuk Kemala Run 2026 tahun ini, kami mengusung tema Charity for Indonesia, sesuai dengan arahan Ibu Ketua kami, Ibu Juliana Listyo Sigit Prabowo. Beliau berkenan mengajak seluruh komunitas lari dan pecinta olahraga lari untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Deny Agus Suryo, Sabtu (18/4/2026).

    Ia menjelaskan, hasil dari kegiatan tersebut nantinya akan disalurkan kepada daerah-daerah yang terdampak banjir, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat.

    “Di mana hasilnya akan disumbangkan kepada daerah yang terdampak banjir seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat,” katanya.

    Selain donasi dari penyelenggaraan event, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan sosial lainnya, salah satunya pelelangan karya seni.

    “Terkait bentuk charity sendiri ada bermacam-macam. Untuk kegiatan kali ini, kami juga mengadakan pelelangan. Sebelumnya telah dilakukan pelelangan lukisan karya anak-anak SLB dari Yayasan Kemala Bhayangkari. Hasil dari pelelangan tersebut kemudian disalurkan kepada daerah yang terdampak banjir,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua Race Management Kemala Run 2026 Brigjen. Pol Sambodo Purnomo Yogo memastikan seluruh persiapan teknis pelaksanaan kegiatan hampir rampung.

    “Hingga saat ini, persiapan kami sudah mencapai 99 persen dan tinggal menunggu pelaksanaan kegiatan. Secara keseluruhan sudah maksimal,” ujar Sambodo.

    Untuk mendukung kelancaran acara, panitia melibatkan sekitar 1.300 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta pecalang di wilayah yang dilalui rute lomba.

    “Untuk pengamanan, Kemala Run 2026 melibatkan kurang lebih 1.300 personel gabungan, terdiri dari Polri, TNI, Pemerintah Daerah, serta pecalang di banjar dan desa yang dilalui rute,” katanya.

    Panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas bagi peserta, mulai dari area pendinginan, sport massage, hingga makanan dan minuman usai lomba.

    “Kepada para peserta atau runners, kami akan memberikan pelayanan terbaik, baik sebelum maupun setelah finish. Setelah finish, peserta dapat menikmati fasilitas cooling down, sport massage, serta makanan dan minuman yang telah disediakan,” ungkap Sambodo.

    Adapun jadwal start dibagi dalam tiga kategori, yakni pukul 05.00 WITA untuk half marathon, pukul 05.30 WITA kategori 10K, dan pukul 06.00 WITA kategori 5K.

    Melalui kegiatan ini, Kemala Run 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pesta olahraga lari, tetapi juga gerakan kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

  • Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Pontianak

    Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Pontianak

    Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melalui Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan berhasil membongkar dugaan tindak pidana penyelundupan komoditas pangan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam operasi tersebut, tim menyita total 23.146 kilogram atau 23,146 ton bawang dan cabai kering dari dua lokasi berbeda.

    Pengungkapan kasus dilakukan pada Senin, 13 April 2026, sebagai bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia kepada Kapolri untuk melakukan penegakan hukum tegas terhadap tindak pidana yang merugikan keuangan negara, termasuk penyelundupan.

    Dua lokasi yang menjadi sasaran penindakan berada di Jalan Budi Karya No. 5, Pontianak Selatan, serta Jalan Budi Karya Kompleks Pontianak Square No. C-6, Kelurahan Benuamelayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan.

    Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, dari lokasi pertama petugas menemukan bawang merah, bawang putih, dan bawang bombai kuning dengan total berat 10.350 kilogram atau 10,35 ton.

    Sementara di lokasi kedua, tim menemukan bawang merah, bawang putih, bawang bombai merah berry, cabai kering, serta bawang bombai kuning dengan total berat 12.796 kilogram atau 12,796 ton.

    “Total komoditas pangan hasil impor ilegal yang ditemukan sejumlah 23.146 kilogram atau 23,146 ton,” kata Ade Safri.

    Secara keseluruhan, barang bukti yang diamankan terdiri dari bawang merah sebanyak 118 karung dengan total 2.124 kilogram, bawang putih 457 karung dengan total 9.140 kilogram, bawang bombai kuning 399 karung seberat 7.980 kilogram, bawang bombai merah berry 188 karung seberat 1.692 kilogram, serta cabai kering 221 karung dengan total 2.210 kilogram.

    Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pemilik ruko maupun gudang, komoditas tersebut diketahui berasal dari sejumlah negara, yakni bawang merah dari Thailand, bawang putih dari China, bawang bombai dari Belanda, bawang bombai merah berry dari India, serta cabai kering dari China.

    “Penyelundupan atau impor ilegal komoditas pangan tersebut diduga masuk ke wilayah Indonesia, khususnya Provinsi Kalimantan Barat, melalui negara Malaysia,” ujar Ade Safri.

    Saat ini, penyidik juga masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya gudang penyimpanan lain yang digunakan jaringan tersebut di wilayah Kalimantan Barat.

    “Tim sedang mengidentifikasi gudang atau tempat penyimpanan komoditas pangan hasil impor ilegal lainnya. Saat ini ada tiga lokasi yang sedang dalam pemantauan tim,” tegas Ade Safri.

    Sebagai bagian dari proses hukum, petugas telah memasang garis polisi di dua lokasi penyimpanan barang dan berkoordinasi dengan Perum Bulog Pontianak terkait penitipan barang bukti komoditas pangan.

    Ade Safri menegaskan, pembentukan Satgas Gakkum Penyelundupan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah memberantas praktik penyelundupan yang merugikan negara dan mengganggu ketahanan ekonomi nasional.

    “Komitmen Polri adalah melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap segala bentuk tindak pidana penyelundupan guna menyelamatkan kekayaan negara, memulihkan kerugian keuangan negara, serta mencegah kebocoran penerimaan negara,” ujarnya.

    Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam melindungi sumber daya dan penerimaan negara demi menjaga fondasi kedaulatan ekonomi nasional.