Category: Uncategorized

  • SIARAN PERS POLRIAkselerasi Layanan Penyidikan, Polri : Pastikan Standarisasi Kompetensi berbasis Sertifikasi dan Regulasi Nasional

    Kamis, 11 Desember 2025 | Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan

    Polri kembali melangkah maju dalam meningkatkan mutu pelayanan publik bidang penyidikan dengan meresmikan Gedung Sertifikasi Jarak Jauh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Polri dan melaksanakan Kick-Off Perdana Sertifikasi Jarak Jauh bagi Penyidik dan Penyidik Pembantu Polri. Program ini menjadi bagian penting dari percepatan Transformasi Polri, yang diarahkan untuk memperkuat profesionalisme penyidik sekaligus menjawab tuntutan masyarakat atas layanan penegakan hukum yang lebih akuntabel dan adaptif.

    Acara ini turut dihadiri mitra strategis Polri dari kementerian/lembaga, yakni Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Ir. Afriansyah Noor, M.Si.; Kepala BNSP RI Syamsi Hari, S.E., M.M.; dan Asesor Lisensi BNSP Ade Syaekudin, S.H., M.M. Kehadiran mereka menegaskan bahwa peningkatan kompetensi penyidik merupakan agenda penting negara dalam memperkuat kualitas pelayanan publik.

    Dalam sambutannya, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI menekankan bahwa sertifikasi kompetensi bagi penyidik merupakan amanat regulasi sekaligus instrumen penting dalam menjamin kualitas kinerja aparatur penegak hukum. Ia menjelaskan bahwa Sertifikasi Jarak Jauh (SJJ) adalah inovasi strategis yang mampu menjangkau personel di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil, dengan tetap memastikan asesmen dilakukan secara valid, andal, adil, dan berbasis bukti sesuai standar BNSP. Wamenaker menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi, penguatan asesor, serta perencanaan pengembangan SDM secara berkelanjutan adalah kunci keberhasilan program ini.

    Sementara itu, Kepala BNSP RI menjelaskan bahwa pelaksanaan SJJ berlandaskan Keputusan Ketua BNSP Nomor KEP.2759/BNSP/XI/2025. Sertifikasi mencakup sembilan skema, mulai dari tindak pidana umum, pencucian uang, siber, korupsi, narkotika, hingga kompetensi pendidik Polri. Meski dilakukan secara daring, proses asesmen tetap dijaga integritasnya melalui pengawasan berlapis dan sistem digital yang aman. Ia menegaskan bahwa asesmen berbasis portofolio ini selaras dengan praktik internasional dan menjadi bagian dari upaya nasional meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang tahun ini telah mencatat capaian signifikan.

    Pada kesempatan tersebut, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa percepatan sertifikasi ini merupakan jawaban Polri terhadap ekspektasi publik yang semakin tinggi terhadap kualitas penanganan perkara.

    “Sertifikasi Jarak Jauh ini bukan hanya program internal Polri, tetapi kebutuhan mendesak untuk memastikan setiap penyidik memiliki standar kompetensi yang sama, modern, dan dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan hukum yang cepat, tepat, dan profesional — dan Polri menjawabnya melalui standardisasi kompetensi yang lebih kuat berbasis regulasi nasional.”

    Ia menambahkan bahwa Polri kini memasuki fase penting dengan segera diberlakukannya KUHAP dan KUHP baru, yang menuntut penyidik semakin memahami standar pembuktian, prosedur modern, serta memanfaatkan teknologi dalam setiap tahapan penyidikan. Menurutnya, penerapan SJJ memungkinkan sertifikasi dilakukan secara masif tanpa mengganggu operasional harian di lapangan sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

    Dalam laporannya, Karorenmin Bareskrim Polri Brigjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., memaparkan bahwa pembangunan gedung ini berangkat dari kebutuhan strategis peningkatan kapasitas penyidik dan percepatan digitalisasi proses pembinaan SDM Polri. Gedung baru ini dilengkapi fasilitas uji berbasis komputer, command center terintegrasi, ruang asesor sesuai standar BNSP, ruang telekonferensi multimode, serta pusat data dengan sistem cadangan harian. Sertifikasi perdana melalui SJJ telah diikuti enam Polda wilayah timur, mulai dari Papua hingga Maluku Utara, yang terhubung secara real-time dengan asesor LSP Polri.

    Peresmian gedung serta pelaksanaan SJJ ini menandai tonggak penting dalam komitmen Polri menghadirkan layanan penegakan hukum yang lebih modern, transparan, dan terpercaya. Melalui sinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan BNSP, Polri memastikan bahwa peningkatan profesionalisme penyidik bukan hanya kebutuhan organisasi, tetapi kepentingan publik yang harus segera diwujudkan.

  • SIARAN PERS POLRIAkselerasi Layanan Penyidikan, Polri : Pastikan Standarisasi Kompetensi berbasis Sertifikasi dan Regulasi Nasional

    Kamis, 11 Desember 2025 | Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan

    Polri kembali melangkah maju dalam meningkatkan mutu pelayanan publik bidang penyidikan dengan meresmikan Gedung Sertifikasi Jarak Jauh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Polri dan melaksanakan Kick-Off Perdana Sertifikasi Jarak Jauh bagi Penyidik dan Penyidik Pembantu Polri. Program ini menjadi bagian penting dari percepatan Transformasi Polri, yang diarahkan untuk memperkuat profesionalisme penyidik sekaligus menjawab tuntutan masyarakat atas layanan penegakan hukum yang lebih akuntabel dan adaptif.

    Acara ini turut dihadiri mitra strategis Polri dari kementerian/lembaga, yakni Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Ir. Afriansyah Noor, M.Si.; Kepala BNSP RI Syamsi Hari, S.E., M.M.; dan Asesor Lisensi BNSP Ade Syaekudin, S.H., M.M. Kehadiran mereka menegaskan bahwa peningkatan kompetensi penyidik merupakan agenda penting negara dalam memperkuat kualitas pelayanan publik.

    Dalam sambutannya, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI menekankan bahwa sertifikasi kompetensi bagi penyidik merupakan amanat regulasi sekaligus instrumen penting dalam menjamin kualitas kinerja aparatur penegak hukum. Ia menjelaskan bahwa Sertifikasi Jarak Jauh (SJJ) adalah inovasi strategis yang mampu menjangkau personel di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil, dengan tetap memastikan asesmen dilakukan secara valid, andal, adil, dan berbasis bukti sesuai standar BNSP. Wamenaker menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi, penguatan asesor, serta perencanaan pengembangan SDM secara berkelanjutan adalah kunci keberhasilan program ini.

    Sementara itu, Kepala BNSP RI menjelaskan bahwa pelaksanaan SJJ berlandaskan Keputusan Ketua BNSP Nomor KEP.2759/BNSP/XI/2025. Sertifikasi mencakup sembilan skema, mulai dari tindak pidana umum, pencucian uang, siber, korupsi, narkotika, hingga kompetensi pendidik Polri. Meski dilakukan secara daring, proses asesmen tetap dijaga integritasnya melalui pengawasan berlapis dan sistem digital yang aman. Ia menegaskan bahwa asesmen berbasis portofolio ini selaras dengan praktik internasional dan menjadi bagian dari upaya nasional meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang tahun ini telah mencatat capaian signifikan.

    Pada kesempatan tersebut, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa percepatan sertifikasi ini merupakan jawaban Polri terhadap ekspektasi publik yang semakin tinggi terhadap kualitas penanganan perkara.

    “Sertifikasi Jarak Jauh ini bukan hanya program internal Polri, tetapi kebutuhan mendesak untuk memastikan setiap penyidik memiliki standar kompetensi yang sama, modern, dan dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan hukum yang cepat, tepat, dan profesional — dan Polri menjawabnya melalui standardisasi kompetensi yang lebih kuat berbasis regulasi nasional.”

    Ia menambahkan bahwa Polri kini memasuki fase penting dengan segera diberlakukannya KUHAP dan KUHP baru, yang menuntut penyidik semakin memahami standar pembuktian, prosedur modern, serta memanfaatkan teknologi dalam setiap tahapan penyidikan. Menurutnya, penerapan SJJ memungkinkan sertifikasi dilakukan secara masif tanpa mengganggu operasional harian di lapangan sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

    Dalam laporannya, Karorenmin Bareskrim Polri Brigjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., memaparkan bahwa pembangunan gedung ini berangkat dari kebutuhan strategis peningkatan kapasitas penyidik dan percepatan digitalisasi proses pembinaan SDM Polri. Gedung baru ini dilengkapi fasilitas uji berbasis komputer, command center terintegrasi, ruang asesor sesuai standar BNSP, ruang telekonferensi multimode, serta pusat data dengan sistem cadangan harian. Sertifikasi perdana melalui SJJ telah diikuti enam Polda wilayah timur, mulai dari Papua hingga Maluku Utara, yang terhubung secara real-time dengan asesor LSP Polri.

    Peresmian gedung serta pelaksanaan SJJ ini menandai tonggak penting dalam komitmen Polri menghadirkan layanan penegakan hukum yang lebih modern, transparan, dan terpercaya. Melalui sinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan BNSP, Polri memastikan bahwa peningkatan profesionalisme penyidik bukan hanya kebutuhan organisasi, tetapi kepentingan publik yang harus segera diwujudkan.

  • Pelayanan Gedung BPKB Ditlantas Polda Metro Jaya Kembali Tuai Apresiasi, Warga Puji Proses Cepat dan Petugas Ramah

    Jakarta – Pelayanan di Gedung BPKB Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat. Para pemohon menilai proses administrasi kendaraan saat ini semakin cepat, tepat, serta didukung oleh petugas yang ramah dan profesional, Rabu (10/12/2025).

    Salah satu pemohon, Indra Permana, yang tengah mengurus proses balik nama BPKB, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan.

    “Alhamdulillah pelayanannya cukup baik. Petugasnya ramah, tidak ada kendala berarti, dan tidak ada saran khusus karena semuanya berjalan lancar. Alhamdulillah,” ujarnya.

    Pamin Pelayanan, Ipda Titie Darmayanti Br. Debataraja, mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan sistem yang lebih modern, transparan, dan humanis.

    “Kami berkomitmen memberikan pelayanan cepat, tepat, dan humanis. Seluruh proses kini sudah berbasis digital, mulai dari verifikasi dokumen, antrean elektronik, hingga pembayaran biaya administrasi,” jelasnya.

    Saat ini, proses pengurusan BPKB dilakukan secara terintegrasi. Pemohon cukup menyiapkan berkas persyaratan, melakukan verifikasi awal, mengisi data melalui e-form, serta menyelesaikan pembayaran sesuai tarif PNBP di loket bank. Selain itu, pemohon dapat memantau langsung data kendaraan dan identitas pada layar monitor sebelum menunggu jadwal pengambilan BPKB, sehingga proses menjadi lebih transparan.

    Dengan layanan yang lebih modern, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, Ditlantas Polda Metro Jaya terus membuktikan komitmennya dalam menyediakan pelayanan publik yang cepat, efisien, dan terpercaya bagi seluruh pemohon.

  • Pelayanan Gedung BPKB Ditlantas Polda Metro Jaya Kembali Tuai Apresiasi, Warga Puji Proses Cepat dan Petugas Ramah

    Jakarta – Pelayanan di Gedung BPKB Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat. Para pemohon menilai proses administrasi kendaraan saat ini semakin cepat, tepat, serta didukung oleh petugas yang ramah dan profesional, Rabu (10/12/2025).

    Salah satu pemohon, Indra Permana, yang tengah mengurus proses balik nama BPKB, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan.

    “Alhamdulillah pelayanannya cukup baik. Petugasnya ramah, tidak ada kendala berarti, dan tidak ada saran khusus karena semuanya berjalan lancar. Alhamdulillah,” ujarnya.

    Pamin Pelayanan, Ipda Titie Darmayanti Br. Debataraja, mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan sistem yang lebih modern, transparan, dan humanis.

    “Kami berkomitmen memberikan pelayanan cepat, tepat, dan humanis. Seluruh proses kini sudah berbasis digital, mulai dari verifikasi dokumen, antrean elektronik, hingga pembayaran biaya administrasi,” jelasnya.

    Saat ini, proses pengurusan BPKB dilakukan secara terintegrasi. Pemohon cukup menyiapkan berkas persyaratan, melakukan verifikasi awal, mengisi data melalui e-form, serta menyelesaikan pembayaran sesuai tarif PNBP di loket bank. Selain itu, pemohon dapat memantau langsung data kendaraan dan identitas pada layar monitor sebelum menunggu jadwal pengambilan BPKB, sehingga proses menjadi lebih transparan.

    Dengan layanan yang lebih modern, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, Ditlantas Polda Metro Jaya terus membuktikan komitmennya dalam menyediakan pelayanan publik yang cepat, efisien, dan terpercaya bagi seluruh pemohon.

  • Satpas SIM Daan Mogot Dapat Apresiasi Warga, Pemohon Disabilitas Puji Pelayanan Ramah dan Transparan

    Jakarta – Satpas SIM Polda Metro Jaya Daan Mogot kembali mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Sejumlah pemohon mengaku senang setelah dinyatakan lulus ujian teori Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai prosedur yang berlaku, Rabu (10/12/2025).

    Salah satu pemohon, Bonar Pakpahan, yang mewakili lima orang penyandang disabilitas, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada petugas Satpas atas pelayanan yang diterima.

    “Selamat pagi untuk Satpas SIM Daan Mogot. Saya Bonar Pakpahan mengucapkan terima kasih buat seluruh petugas yang telah membantu kami para disabilitas untuk membuat SIM. Pelayanannya sangat indah dan mantap, tidak ada dipersulit. Kami semua sangat senang, semuanya berjalan baik dan SIM-nya sudah jadi. Terima kasih buat seluruh petugas Satpas SIM Daan Mogot. Sukses selalu,” ujarnya.

    Pamin Penyelesaian, Ipda Sudaryanto, S.H., menegaskan bahwa proses pengurusan SIM harus dilakukan sendiri tanpa menggunakan perantara. Ia juga menyoroti pentingnya pelayanan inklusif bagi seluruh pemohon, termasuk penyandang disabilitas.

    “Proses buat SIM itu uruslah sendiri. Pelayanan kami profesional, ramah, dan terbuka membantu masyarakat, termasuk bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Mereka kami layani sesuai prosedur namun tetap dengan pendekatan humanis dan penuh penghargaan. Yang terpenting adalah belajar, mengikuti tahapan resmi, serta memahami tanggung jawab sebagai pengemudi,” jelasnya

  • Satpas SIM Daan Mogot Dapat Apresiasi Warga, Pemohon Disabilitas Puji Pelayanan Ramah dan Transparan

    Jakarta – Satpas SIM Polda Metro Jaya Daan Mogot kembali mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Sejumlah pemohon mengaku senang setelah dinyatakan lulus ujian teori Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai prosedur yang berlaku, Rabu (10/12/2025).

    Salah satu pemohon, Bonar Pakpahan, yang mewakili lima orang penyandang disabilitas, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada petugas Satpas atas pelayanan yang diterima.

    “Selamat pagi untuk Satpas SIM Daan Mogot. Saya Bonar Pakpahan mengucapkan terima kasih buat seluruh petugas yang telah membantu kami para disabilitas untuk membuat SIM. Pelayanannya sangat indah dan mantap, tidak ada dipersulit. Kami semua sangat senang, semuanya berjalan baik dan SIM-nya sudah jadi. Terima kasih buat seluruh petugas Satpas SIM Daan Mogot. Sukses selalu,” ujarnya.

    Pamin Penyelesaian, Ipda Sudaryanto, S.H., menegaskan bahwa proses pengurusan SIM harus dilakukan sendiri tanpa menggunakan perantara. Ia juga menyoroti pentingnya pelayanan inklusif bagi seluruh pemohon, termasuk penyandang disabilitas.

    “Proses buat SIM itu uruslah sendiri. Pelayanan kami profesional, ramah, dan terbuka membantu masyarakat, termasuk bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Mereka kami layani sesuai prosedur namun tetap dengan pendekatan humanis dan penuh penghargaan. Yang terpenting adalah belajar, mengikuti tahapan resmi, serta memahami tanggung jawab sebagai pengemudi,” jelasnya

  • Pelayanan Samsat Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi Warga: Cepat, Ramah, dan Efisien

    Bekasi – Pelayanan administrasi kendaraan di Kantor Samsat Kabupaten Bekasi mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Warga menilai layanan di Samsat kini semakin cepat, efisien, dan didukung oleh petugas yang ramah dalam memberikan pelayanan, Rabu (10/12/2025).

    Salah satu warga menyampaikan pengalamannya saat mengurus administrasi kendaraan. “Pelayanan untuk pengurusan STNK maupun pelat nomor di sini sangat ramah, cepat, dan baik. Terima kasih,” ujarnya.

    Kanit Samsat Kabupaten Bekasi, AKP Resi Ratuleni, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi para wajib pajak.

    “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada warga. Kepuasan masyarakat menjadi prioritas kami, dan tentu akan terus kami tingkatkan ke depannya,” jelas AKP Resi.

    Ia menambahkan bahwa inovasi layanan dan peningkatan kualitas sumber daya petugas menjadi fokus utama dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Samsat. Upaya ini diharapkan dapat mendorong wajib pajak untuk semakin tertib dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor.

    Dengan berbagai perbaikan yang dilakukan, Samsat Kabupaten Bekasi terus berupaya menghadirkan layanan yang cepat, mudah, dan humanis demi memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat.

  • Pelayanan Samsat Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi Warga: Cepat, Ramah, dan Efisien

    Bekasi – Pelayanan administrasi kendaraan di Kantor Samsat Kabupaten Bekasi mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Warga menilai layanan di Samsat kini semakin cepat, efisien, dan didukung oleh petugas yang ramah dalam memberikan pelayanan, Rabu (10/12/2025).

    Salah satu warga menyampaikan pengalamannya saat mengurus administrasi kendaraan. “Pelayanan untuk pengurusan STNK maupun pelat nomor di sini sangat ramah, cepat, dan baik. Terima kasih,” ujarnya.

    Kanit Samsat Kabupaten Bekasi, AKP Resi Ratuleni, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi para wajib pajak.

    “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada warga. Kepuasan masyarakat menjadi prioritas kami, dan tentu akan terus kami tingkatkan ke depannya,” jelas AKP Resi.

    Ia menambahkan bahwa inovasi layanan dan peningkatan kualitas sumber daya petugas menjadi fokus utama dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Samsat. Upaya ini diharapkan dapat mendorong wajib pajak untuk semakin tertib dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor.

    Dengan berbagai perbaikan yang dilakukan, Samsat Kabupaten Bekasi terus berupaya menghadirkan layanan yang cepat, mudah, dan humanis demi memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat.

  • Polda Metro Jaya Tegaskan Komitmen Kamtibmas Lewat Program Satu Jam Mengaji di Johar Baru

    Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar program Satu Jam Mengaji Bersama Polisi di Masjid Uswatun Hasanah, Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025). Kegiatan yang berlangsung sore hingga malam ini digelar sebagai bagian dari strategi cooling system untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

    Kegiatan dipimpin Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Metro Jaya AKBP H. Jajang Hasan Basri, mewakili Dirbinmas Kombes Pol Harri Muharram Firmansyah. Ia hadir bersama sejumlah personel Ditbinmas. Kehadiran mereka disambut hangat jamaah yang sudah memenuhi masjid.

    Dalam tausiyahnya, AKBP Jajang mengajak warga memakmurkan masjid dan menjadikannya pusat kegiatan sosial. Ia menilai masjid yang hidup dapat membawa kesejahteraan bagi warga dan berdampak pada terciptanya keamanan lingkungan.

    “Kalau masjid makmur dan umat merasa tertolong, kamtibmas akan terjaga dengan sendirinya,” katanya.

    Selain itu Polisi juga mengingatkan jamaah agar lebih bijak bermedia sosial. Warga diimbau untuk mengecek kebenaran informasi sebelum membagikannya, mengingat banyaknya hoaks dan provokasi yang bisa memicu keresahan. Selain itu, masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi ajakan unjuk rasa yang berpotensi dimanfaatkan oknum untuk membuat kerusuhan.

    Kegiatan berlangsung humanis dan mendapat apresiasi dari jamaah. Mereka berharap program ini bisa digelar rutin karena mendekatkan polisi dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi yang menyejukkan.

  • Polda Metro Jaya Tegaskan Komitmen Kamtibmas Lewat Program Satu Jam Mengaji di Johar Baru

    Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar program Satu Jam Mengaji Bersama Polisi di Masjid Uswatun Hasanah, Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025). Kegiatan yang berlangsung sore hingga malam ini digelar sebagai bagian dari strategi cooling system untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

    Kegiatan dipimpin Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Metro Jaya AKBP H. Jajang Hasan Basri, mewakili Dirbinmas Kombes Pol Harri Muharram Firmansyah. Ia hadir bersama sejumlah personel Ditbinmas. Kehadiran mereka disambut hangat jamaah yang sudah memenuhi masjid.

    Dalam tausiyahnya, AKBP Jajang mengajak warga memakmurkan masjid dan menjadikannya pusat kegiatan sosial. Ia menilai masjid yang hidup dapat membawa kesejahteraan bagi warga dan berdampak pada terciptanya keamanan lingkungan.

    “Kalau masjid makmur dan umat merasa tertolong, kamtibmas akan terjaga dengan sendirinya,” katanya.

    Selain itu Polisi juga mengingatkan jamaah agar lebih bijak bermedia sosial. Warga diimbau untuk mengecek kebenaran informasi sebelum membagikannya, mengingat banyaknya hoaks dan provokasi yang bisa memicu keresahan. Selain itu, masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi ajakan unjuk rasa yang berpotensi dimanfaatkan oknum untuk membuat kerusuhan.

    Kegiatan berlangsung humanis dan mendapat apresiasi dari jamaah. Mereka berharap program ini bisa digelar rutin karena mendekatkan polisi dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi yang menyejukkan.