Blog

  • Wakapolda NTT Tinjau SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Bantuan Pendidikan

    Sikka – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan kemanusiaan dengan hadir langsung di tengah masyarakat pascabencana. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Baskoro Tri Prabowo, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Desa Bu Utara, Kecamatan Tana Wawo, Kabupaten Sikka, Senin (16/2/2026).

    Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.53 WITA hingga 08.46 WITA. Setibanya di lokasi, Wakapolda NTT disambut secara adat. Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda NTT didampingi Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., Wakapolres Sikka Kompol Nofi Posu, S.H., S.I.K., M.H., serta unsur pemerintah kecamatan dan desa.

    Plt Kepala SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Maria Astinoli, S.Pd, memaparkan kondisi sekolah yang mengalami kerusakan berat akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada 22–25 Januari 2026. Bangunan sekolah roboh sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

    Sebagai bentuk respons cepat, Polri mendirikan dua unit tenda Polri yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat agar proses belajar mengajar bagi 52 siswa tetap dapat berjalan.

    Wakapolda NTT menegaskan bahwa kehadiran Polri merupakan harapan dari masyarakat dan pimpinan Polri agar seluruh jajaran lebih aktif turun ke lapangan dan hadir di tengah masyarakat.

    “Polri turut merasakan duka atas musibah yang dialami para guru dan siswa. Oleh karena itu, Polri hadir untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat,” ujar Wakapolda.

    Lebih lanjut, Wakapolda menekankan peran strategis Polri dalam mendukung program sosial pemerintah.

    “Saya bersama Kapolres dan pemerintah daerah diminta untuk lebih banyak turun melihat kondisi objektif di lapangan. Lakukan pendataan keluarga miskin ekstrem secara langsung, bantu verifikasi data, dan dampingi masyarakat agar bisa mengakses seluruh program bantuan pemerintah,” tegasnya.

    Menurutnya, Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek harus menjadi garda terdepan dalam memastikan kehadiran negara dirasakan masyarakat.

    “Polri harus menjadi jembatan kehadiran negara. Jangan sampai ada warga yang berhak menerima bantuan tetapi tidak mengetahui caranya atau kesulitan mengaksesnya,” tambah Wakapolda.

    Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda NTT juga menyerahkan bantuan pendidikan kepada SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu berupa:
    1. 100 buah tas sekolah berisi buku dan alat tulis
    2. 2 unit tenda Polri sebagai ruang kelas darurat
    3. 4 lembar papan tulis lengkap dengan spidol dan penghapus
    4. 100 unit meja dan kursi yang akan segera menyusul untuk disalurkan

    Kegiatan ini turut dihadiri Camat Tana Wawo, petugas BPBD Kabupaten Sikka, Penjabat Kepala Desa Bu Utara, tokoh masyarakat, para guru, siswa SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, serta perwakilan masyarakat setempat.

    Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir, peduli, dan bergerak cepat dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memastikan hak dasar anak-anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi meskipun berada dalam keterbatasan dan situasi bencana.

  • Polres Metro Depok Gelar Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadan 1447 H

    Depok – Kapolres Metro Depok, Abdul Waras, memimpin Apel Siaga Kamtibmas yang digelar di lapangan apel Polres Metro Depok, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Depok, para Kapolsek jajaran, serta perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Kota Depok.

    Apel Siaga Kamtibmas ini mengusung tema “Jaga Jakarta Untuk Indonesia” dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, sekaligus meneguhkan komitmen bersama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman, tertib, dan kondusif.

    Dalam amanatnya, Kapolres mengawali dengan ucapan terima kasih kepada seluruh ormas yang telah hadir.

    “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, terima kasih kepada teman-teman ormas yang sudah hadir dalam kegiatan Apel Kamtibmas di Polres Metro Depok. Kita jaga kota kita ini agar tetap aman, jangan ada orang-orang yang menjadikannya tidak nyaman,” ujar Abdul Waras.

    Kapolres menegaskan bahwa menjaga keharmonisan Kota Depok merupakan tanggung jawab bersama. Ia menyampaikan bahwa Polri memiliki tugas yang telah diatur dalam undang-undang, namun peran serta ormas juga sangat penting dalam menciptakan situasi yang kondusif.

    Adapun ormas yang turut hadir dalam apel tersebut antara lain:

    Pemuda Pancasila (20 orang)

    FBR Kota Depok (5 orang)

    FORKABI Kota Depok (24 orang)

    BPPKB Kota Depok (14 orang)

    GRIB Kota Depok (16 orang)

    Front Pemuda Muslim Maluku Kota Depok (4 orang)

    Maluku Satu Rasa Kota Depok (10 orang)

    Pemuda Batak Bersatu Kota Depok (13 orang)

    BANSER Kota Depok (19 orang)

    FKKPI Kota Depok (18 orang)

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengingatkan tugas dan peran ormas di tengah masyarakat, antara lain meningkatkan pemberdayaan masyarakat, memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga nilai-nilai luhur, meningkatkan semangat gotong royong dan toleransi, serta menjaga dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa sebagai harga mati.

    “Saya percaya teman-teman yang ada di hadapan saya mempunyai tekad dan tujuan yang mulia sebagai ormas. Menjelang bulan Ramadan, mari kita menjaga kerukunan antarumat beragama dan jangan sampai merusak rumah kita bersama,” tegasnya.

    Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak dalam satu frekuensi dan satu komando guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.

    “Apel ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan kita semua dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, supaya seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, damai, dan kondusif,” ujar Abdul Waras.

    Menurutnya, situasi lingkungan yang kondusif hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat bersinergi, saling menjaga, saling mengingatkan, dan saling mendukung.

    “Saya mengajak kita semua untuk bersama-sama memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungan kita,” pungkasnya.

    Melalui Apel Siaga Kamtibmas ini, Polres Metro Depok bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen menciptakan kondisi yang terukur, terkoordinasi, dan berkelanjutan demi terwujudnya stabilitas keamanan menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

  • PRESIDEN PRABOWO ANUGERAHKAN BINTANG JASA DAN SATYALANCANA WIRA KARYA KEPADA PENGGERAK MBG DAN RANTAI PASOK SPPG POLRI

    Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya kepada para pejabat Polri serta tokoh masyarakat yang menjadi penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguat rantai pasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

    Penganugerahan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Makan Bergizi Gratis (SPMBG) serta peresmian 18 gudang ketahanan pangan Polri, Jumat (13/2/2026). Penghargaan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penganugerahan Bintang Jasa dan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penganugerahan Satyalancana Wira Karya, yang ditandatangani di Jakarta pada 13 Februari 2026.

    Tanda kehormatan tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan negara atas jasa besar, dedikasi, serta kontribusi nyata dalam memperkuat implementasi MBG Polri, menjaga kelancaran rantai pasok SPPG Polri, serta mendukung kebijakan nasional di bidang gizi, ketahanan pangan, dan pelayanan publik.

    Berikut daftar penerima dan jenis tanda kehormatannya sesuai urutan:

    I. Bintang Jasa Utama
    1. Dr. Ir. Dadan Hindayana – Kepala Badan Gizi Nasional.

    II. Bintang Jasa Pratama
    2. Komjen Pol. Dedi Prasetyo – Wakapolri.
    3. Sony Sonjaya, S.I.K. – Irjen Pol (Purn), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
    4. Nanik Sudaryati Deyang – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
    5. Lodewyk Pusung – Letjen TNI (Purn), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
    6. Komjen Pol. Wahyu Widada – Irwasum Polri.

    III. Bintang Jasa Nararya
    7. Nurworo Danang, S.I.K. – Irjen Pol, Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri.
    8. Iman Prijantoro, S.H. – Irjen Pol (Purn), Wakil Ketua Pelaksana Gugus Tugas MBG Polri.
    9. Abdul Karim, S.I.K., M.Si. – Irjen Pol, Kadivpropam Polri.
    10. Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. – Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia.

    IV. Satyalancana Wira Karya
    11. Irjen Pol. Asep Edi Suheri – Kapolda Metro Jaya.
    12. Dr. Ribut Hari Wibowo – Kapolda Jawa Tengah.
    13. Hengki – Kapolda Banten.
    14. Irjen Pol. Whisnu Hermawan Febrianto – Kapolda Sumatera Utara.
    15. Drs. Nanang Avianto – Kapolda Jawa Timur.
    16. Asep Safrudin – Kapolda Kepulauan Riau.
    17. Dr. Gatot Tri Suryanta – Kapolda Sumatera Barat.
    18. Andi Rian R. Djajadi – Wakalemdiklat Polri.
    19. Rosyanto Yudha Hermawan – Kapolda Kalimantan Selatan.
    20. Dekananto Eko Purwono – Wakapolda Metro Jaya.
    21. dr. A. Nyoman Eddy Purnama Wirawan – Karodokpol Pusdokkes Polri.
    22. Hendra Kurniawan – Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. II Sespim Lemdiklat Polri.
    23. Ucu Kuspriyadi – Karorenmin Itwasum Polri.
    24. Nanang Masbudi – Irwasda Polda Sumut.
    25. Sri Satyatama – Irwasda Polda Metro Jaya.
    26. Feri Handoko Soenarso – Irwasda Polda Sumsel.
    27. Tato Pamungkas Suyono – Irwasda Polda Kepri.
    28. Yayat Ruhiyat – Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Jatim.
    29. Andi M. Indra Waspada A. – Kapolresta Tangerang Polda Banten.
    30. Dr. Raden Muhammad Jauhari – Kapolres Metro Tangerang Kota Polda Metro Jaya.
    31. Ferry Mulyana Sunarya – Kapolres Nias Selatan Polda Sumut.
    32. Wikha Ardilestanto – Kapolres Bogor Polda Jabar.
    33. Pahala Martua Nababan – Kapolres Lingga Polda Kepri.
    34. Hendro Sukmono – Kapolres Bangkalan Polda Jatim.
    35. Dewiana Syamsu Indyasari – Kapolres Sragen Polda Jateng.
    36. Angga Dewanto Basari – Kapolres Donggala Polda Sulteng.
    37. Willian Harbensyah – Kapolres Sijunjung Polda Sumbar.
    38. Budi Raharjo – Panit 1 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Jateng.
    39. Direktur Bank Mandiri.
    40. H. Zaini Sidi – Tokoh masyarakat sektor pangan.

    Penganugerahan ini merupakan bentuk pengakuan negara atas dedikasi dan kerja nyata para penggerak MBG serta penguatan rantai pasok SPPG Polri dalam menjaga keberlanjutan program pemenuhan gizi dan ketahanan pangan nasional.

    Hal sebagai wujud transparansi dan apresiasi atas sinergi lintas sektor demi kesejahteraan rakyat serta penguatan pelayanan publik yang profesional dan akuntabel.

  • Daftar dari Rumah, Cetak di Lokasi: Warga Nilai SKCK Online Keliling Polda Metro Jaya Kian Memudahkan

    Jakarta — Layanan SKCK Online Keliling Polda Metro Jaya yang digelar di Gudang Sarinah, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026), mendapat apresiasi dari masyarakat.

    Filip, salah satu pemohon, mengaku puas usai melakukan perpanjangan SKCK. “Perkenalkan, nama saya Filip. Saya perpanjangan SKCK di sini. Pelayanannya bagus, cepat, dan ramah. Terima kasih,” ujarnya.

    Pamin 1 Sie Yanmin Ditintelkam Polda Metro Jaya, Ipda M. Alghifari, mengatakan layanan SKCK Online Keliling merupakan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih efisien dan berbasis teknologi.

    “Cukup unduh POLRI Super App, pilih menu SKCK, unggah dokumen, lalu datang ke lokasi pelayanan keliling untuk verifikasi dan pencetakan,” jelasnya.

    Ia berharap inovasi ini semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian yang cepat, efisien, dan transparan, sejalan dengan komitmen Polri Presisi menuju pelayanan publik yang modern dan humanis. dari masyarakat.

  • POLDA METRO JAYA MENGUNGKAP PEREDARAN NARKOTIKA SABU 476 GRAM, ETOMIDATE DAN HAPPY WATER DI CAKUNG

    Jakarta – Polda Metro Jaya berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis Sabu seberat brutto 476 Gram, catridge berisi Etomidate 13 Pcs, serta happy water bubuk 62 Pcs di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Dalam pengungkapan tersebut, satu orang tersangka berinisial M.P. (22) diamankan petugas

    Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Selasa, 10 Februari 2026 sekitar pukul 19.30 WIB di sebuah kontrakan di kawasan Cakung Barat, Jakarta Timur. Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang diterima tim pada 9 Februari 2026 terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di lokasi tersebut.

    Setelah dilakukan penyelidikan dan pendalaman, petugas langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan tersangka di Kontrakan Bang Napi, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur

    Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa Sabu 476 Gram, Catridge berisi Etomidate 13 Pcs, dan 62 Pcs Happy Water Bubuk.

    “Kami dari unit 5 subdit 1 Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya telah mengamankan satu orang laki-laki dengan inisial M.P. di daerah Cakung Jakarta Yimur, barang bukti yang kami sita dari saudara M.P. adalah narkotika jenis Sabu 476 Gram, Catridge Etomidate 13 Pcs, Happy Water Bubuk 62 Pcs dan dari keterangan saudara M.P. Narkotika tersebut akan di Edarkan di wilayah DKI Jakarta” ujar Kompol Lukman selaku Kanit 5 subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

    Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

  • POLRES METRO DEPOK GELAR FGD PENULISAN NASKAP SESPIMMEN POLRI DIKREG KE-66 TA 2026

    Depok – Polres Metro Depok menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penulisan Naskah Karya Akhir Perorangan (NASKAP) peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-66 Tahun Anggaran 2026, bertempat di Ruang Data Polres Metro Depok, Jumat (13/2/2024).

    Kegiatan FGD tersebut dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Metro Depok, unsur TNI, Pemerintah Kota Depok, instansi terkait, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan pelajar SMP dan SMA Kota Depok.

    Wakapolres Metro Depok AKBP Akmal, S.H., S.I.K., M.H. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan Sespimmen Polri merupakan bagian penting dalam pengembangan karier dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri agar mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

    “Polri dituntut untuk terus belajar dan beradaptasi. Bentuk kejahatan saat ini semakin kompleks, sehingga diperlukan peningkatan kompetensi melalui pendidikan berkelanjutan agar pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan profesional dan humanis,” ujar AKBP Akmal.

    Lebih lanjut disampaikan, peserta didik Sespimmen Polri tidak hanya dibekali teori, namun juga dituntut mampu mengimplementasikan hasil pembelajaran dalam bentuk program dan aplikasi nyata, termasuk penyusunan SOP pelayanan publik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

    Kegiatan FGD ini juga diisi dengan paparan materi dari Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Depok serta peserta didik Sespimmen Polri, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama seluruh peserta guna menghimpun masukan dan perspektif dari berbagai unsur.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat diperoleh data dan masukan yang komprehensif sebagai bahan penyusunan Naskah Karya Akhir Perorangan (NASKAP) Sespimmen Polri Dikreg ke-66 Tahun Anggaran 2026.

    Kegiatan FGD berakhir pada pukul 11.00 WIB dan berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif.

  • Waspada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri, Habiburokhman: Jangan Sampai Melemahkan Institusi dan Pemerintahan

    Jakarta — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Habiburokhman, mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk mewaspadai munculnya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Menurutnya, ada pihak-pihak tertentu yang mengatasnamakan reformasi Polri, namun sesungguhnya memiliki agenda tersembunyi.

    Habiburokhman menilai, kelompok tersebut kerap membawa narasi negatif terhadap institusi Polri tanpa didukung data yang jelas dan sulit diverifikasi kebenarannya. Bahkan, sebagian di antaranya merupakan mantan pejabat yang ketika masih memiliki kewenangan justru tidak melakukan pembenahan nyata terhadap institusi kepolisian.

    “Kita harus mewaspadai penumpang gelap reformasi Polri. Mereka mengklaim mendorong percepatan reformasi, tetapi sebenarnya memiliki agenda lain, seperti dendam politik atau kepentingan eksistensi pribadi yang berlebihan,” ujar Habiburokhman, Selasa (11/2/2026).

    Ia menegaskan, narasi yang dibangun oleh kelompok tersebut berbeda secara ekstrem dengan semangat reformasi Polri yang telah diatur dalam Pasal 30 UUD 1945 serta TAP MPR Nomor VII/MPR/2000, yang menempatkan Polri di bawah kendali langsung Presiden dengan pengawasan DPR.

    “Narasi yang mereka dengungkan kerap menyimpang dari koridor konstitusi. Padahal, posisi Polri sudah jelas diatur berada di bawah Presiden dengan pengawasan DPR. Ini adalah hasil reformasi yang harus kita jaga,” tegasnya.

    Habiburokhman mengingatkan, dengan kekuatan pengaruh yang dimiliki, narasi-narasi tersebut berpotensi memengaruhi sebagian masyarakat dan pada akhirnya dapat melemahkan institusi Polri serta pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

    “Jika dibiarkan, narasi yang keliru bisa memperlemah Polri sekaligus melemahkan pemerintahan Presiden Prabowo. Ini tentu tidak sehat bagi proses reformasi yang sedang berjalan,” katanya.

    Meski demikian, Habiburokhman tidak menutup mata bahwa di dalam setiap institusi, termasuk Polri, masih terdapat oknum yang melakukan pelanggaran. Namun, menurutnya, hal tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk membangun narasi yang menyesatkan arah reformasi.

    “Kita paham di semua institusi ada oknum yang melakukan kesalahan. Tapi kita tidak boleh merumuskan langkah percepatan reformasi Polri dengan cara yang salah kaprah,” ujarnya.

    Ia menegaskan, percepatan reformasi Polri harus terus dikawal secara objektif dan konstruktif agar tetap berjalan sesuai koridor konstitusi dan ketentuan TAP MPR Nomor VII Tahun 2000.

    “Percepatan reformasi Polri harus kita kawal bersama, tetap berada di jalur konstitusi, demi memperkuat institusi Polri dan menjaga stabilitas pemerintahan,” pungkas Habiburokhman.

  • Peduli Sesama, Kapolres Metro Bekasi Serahkan Bantuan Kursi Roda, Sepeda, perlengkapan sekolah dan Sembako di Sriamur

    Kabupaten Bekasi – Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali ditunjukkan oleh Kapolres Metro Bekasi KBP. Sumarmi, S.I.K., S.H., M.H., melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan pada Rabu (11/2/2026) pukul 18.00 WIB di Perum Citra Garden Permai Blok E No. 15 RT 007/003, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Metro Bekasi didampingi Kasat Pamobvit Polres Metro Bekasi Kompol Saiful Anwar, S.H., M.Si., Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti, S.H., M.H., Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani, S.H., Kasi Dokkes Polres Metro Bekasi dr. Fany Sari, Panit Binmas Polsek Tambun Selatan Iptu Syapii, serta Panit Intelkam Polsek Tambun Selatan Ipda Yudho Pranoto.

    Bakti sosial ini dilaksanakan dengan menyerahkan bantuan kepada keluarga Bapak Asep yang tinggal di rumah kontrakan. Bantuan yang diberikan berupa satu unit kursi roda, satu unit sepeda, seperangkat seragam sekolah, serta paket sembako. Kursi roda diberikan untuk nenek dari Habibi yang sedang mengalami sakit, sementara sepeda dan perlengkapan sekolah diberikan untuk Habibi (12), yang selama ini membantu perekonomian keluarga dengan mengendarai delman.

    Selain bantuan sosial, Polres Metro Bekasi juga memberikan dukungan berkelanjutan dengan membantu menyediakan pekerjaan bagi Bapak Asep di SPPG Polri Polres Metro Bekasi, sebagai upaya membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

    Kapolres Metro Bekasi berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga serta memotivasi Habibi agar tetap semangat menempuh pendidikan dan tidak putus sekolah demi meraih masa depan yang lebih baik. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

    Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan pengaduan, segera hubungi Call Center 110 atau layanan CLBK (Curhat Langsung ke Bunda Kapolres Metro Bekasi) 0813-8399-0086 serta melalui nomor pengaduan resmi Polres Metro Bekasi 0811-1939-110.

  • Negara Bergerak Cepat, Evakuasi Tuntas di Tengah Duka Pedalaman Papua

    KOROWAI, PAPUA SELATAN – Di tengah duka yang menyelimuti wilayah pedalaman Papua, aparat gabungan memastikan satu hal: keselamatan warga adalah prioritas. Pagi ini, respons cepat Operasi Damai Cartenz 2026 membuahkan hasil. Area Bandara Korowai Batu berhasil diamankan, dan proses evakuasi korban telah dituntaskan, Kamis (12/2/2026) pagi.

    Sejak pukul 06.00 WIT, personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 yang dibantu unsur TNI telah memasuki lokasi dan menguasai situasi di sekitar bandara. Fokus utama adalah mengevakuasi dua awak pesawat perintis yang menjadi korban dalam insiden penembakan yang terjadi sehari sebelumnya.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa langkah cepat diambil untuk memastikan situasi tidak semakin meluas.

    “Sejak pagi personel kami sudah berhasil mengamankan area bandara dan mengevakuasi kedua korban ke Timika. Keselamatan masyarakat dan stabilitas wilayah menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.

    Kedua jenazah telah diterbangkan ke Timika untuk proses identifikasi dan autopsi. Setelah pemulasaraan selesai, jenazah akan diberangkatkan ke Jakarta untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

    Sementara itu, seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 13 orang dipastikan selamat. Mereka merupakan warga lokal yang segera mengamankan diri dan telah kembali ke rumah masing-masing.

    Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI.

    “Alhamdulillah, pagi ini pasukan sudah masuk dan mengamankan lokasi termasuk pesawat. Evakuasi korban sudah selesai dilaksanakan. Saat ini kami fokus pada sterilisasi area dan memastikan situasi benar-benar kondusif,” ujarnya dari Bandara Tanah Merah.

    Sebanyak 20 personel Ops Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi dan diperkuat 12 personel Kopasgat TNI AU. Koordinasi lanjutan juga dilakukan dengan jajaran TNI AD untuk penguatan pengamanan, mengingat wilayah tersebut merupakan bandara perintis yang selama ini melayani akses vital masyarakat pedalaman.

    Dampak psikologis turut dirasakan warga. Berdasarkan data sementara, 39 warga sempat mengungsi ke arah Senggo karena rasa takut. Aparat kini berupaya mensterilkan lokasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal, termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan di wilayah tersebut.

    “Setelah area kami amankan dan situasi dinyatakan kondusif, kami berharap warga yang mengungsi dapat kembali dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan seperti biasa,” tambah Kombes Yusuf.

    Untuk sementara, penerbangan dari Tanah Merah menuju Bandara Korowai Batu dihentikan hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman. Berdasarkan hasil pendalaman awal, aparat menduga keterlibatan kelompok bersenjata yang mengatasnamakan diri sebagai KKB Yahukimo, termasuk kelompok yang dikenal dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah yang dipimpin ELKIUS KOBAK. Sementara itu, aparat masih melakukan pemburuan terhadap kelompok pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

    Saat ini penyelidikan dan penegakan hukum terus berjalan secara terukur dan profesional. Aparat menegaskan bahwa negara hadir bukan hanya untuk menindak, tetapi juga untuk melindungi dan memulihkan rasa aman masyarakat.

    Di pedalaman yang aksesnya terbatas dan fasilitasnya sederhana, langkah cepat hari ini menjadi penanda bahwa keselamatan warga Papua tetap menjadi perhatian utama. Situasi terus dipantau, dan aparat gabungan memastikan Korowai kembali tenang.

  • POLRI BENTUK SATGAS ASRI SEJALAN ARAHAN PRESIDEN UNTUK WUJUDKAN LINGKUNGAN KERJA BERSIH, SEHAT, DAN BERKELANJUTAN

    POLRI BENTUK SATGAS ASRI SEJALAN ARAHAN PRESIDEN UNTUK WUJUDKAN LINGKUNGAN KERJA BERSIH, SEHAT, DAN BERKELANJUTAN

    Jakarta, [Rabu,11 Februari 2026] Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi mengimplementasikan Gerakan ASRI (Aktif, Sehat, Ramah, dan Indah) di seluruh lingkungan Polri sebagai langkah nyata menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan kerja.

    Atas arahan Kapolri, Polri membentuk Satgas ASRI Polri yang akan menjadi penggerak utama pelaksanaan program ini secara nasional. Satgas ASRI Polri dipimpin oleh Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja selaku ketua sekaligus dirigen pelaksanaan dari tingkat Mabes Polri hingga jajaran Polda, Polres, dan Polsek di seluruh Indonesia.

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus kepedulian terhadap lingkungan kerja.

    “Bapak Kapolri ingin menegaskan bahwa ASRI bukan hanya sekadar slogan. Pesan yang ingin ditegaskan adalah kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui aksi nyata, dimulai dari hal-hal sederhana dan dari tempat kita bekerja setiap hari,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/2/2026).

    Lebih lanjut disampaikan bahwa langkah Polri ini merupakan tindak lanjut langsung atas instruksi Presiden Prabowo Subianto pada Taklimat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

    Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.

    Kadivhumas Polri menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis sebagai teladan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, penerapan prinsip ramah lingkungan harus dimulai dari internal institusi melalui langkah-langkah konkret.

    “Gerakan ASRI bukan sekadar program simbolik, tetapi harus menjadi kebiasaan dan budaya kerja Polri sehari-hari. Ini sejalan dengan arahan Presiden agar birokrasi tidak hanya efektif dan melayani, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan,” tegas Irjen Pol. Johnny Isir.

    Untuk memastikan gerakan ini berjalan efektif, Polri menetapkan petunjuk arahan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh jajaran sebagai berikut:

    1. Setiap personel Polri wajib melaksanakan pembersihan lingkungan kerja satu jam sebelum memulai aktivitas kedinasan, dimulai dari ruang lingkup terkecil.
    2. Setiap satuan kerja wajib melaksanakan kurvei atau kerja bakti minimal satu minggu sekali di area Mako dan lingkungan sekitarnya.
    3. Secara periodik mengajak kelompok masyarakat untuk bersama-sama membersihkan fasilitas umum sebagai bentuk sinergi Polri dengan masyarakat.
    4. Melaksanakan langkah-langkah ramah lingkungan seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, penghematan energi dan air, serta penataan ruang kerja yang hijau dan berkelanjutan.

    Kadivhumas Polri juga mendorong para pimpinan di setiap satuan kerja agar aktif menggerakkan seluruh personel untuk terlibat langsung dalam kegiatan peduli lingkungan, termasuk kerja bakti, penanaman pohon, serta pengelolaan sampah yang lebih baik.

    Melalui Gerakan ASRI Polri, diharapkan terbangun kesadaran kolektif seluruh insan Bhayangkara dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang disiplin, peduli, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

    “Upaya ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan sebagaimana ditekankan oleh Presiden. Polri siap menjadi contoh terdepan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan indah,” pungkas Kadivhumas Polri.

    Informasi ini harus segera diketahui masyarakat sebagai wujud komitmen Polri untuk hadir nyata, berbuat nyata, dan memberi manfaat langsung bagi lingkungan serta kepentingan publik.