Author: admin

  • Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Polsek Cinere Gelar Razia Stasioner dan Patroli Skala Sedang

    Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Polsek Cinere Gelar Razia Stasioner dan Patroli Skala Sedang

    CINERE, Depok – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Guankantibmas), Polsek Cinere menggelar kegiatan Razia Stasioner dan Patroli Skala Sedang di wilayah hukum Polsek Cinere pada Sabtu dini hari, 13 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 00.00 hingga 02.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Panit Lantas/Piket Pawas, IPDA Priyogusta.

    Sebelum turun ke lapangan, seluruh personel melaksanakan apel kesiapan di halaman Mapolsek Cinere yang dipimpin oleh IPDA Supriyanto selaku Panit Patroli/Piket Pawas. Dalam arahannya, IPDA Supriyanto menekankan pentingnya sinergi dan kewaspadaan personel dalam mengantisipasi berbagai potensi tindak kriminalitas.

    “Malam ini kita melaksanakan Razia Stasioner Cipta Kondusif (Cipkon) atas perintah pimpinan. Sasaran utama kita adalah antisipasi tawuran, geng motor, begal, curat, curas, hingga premanisme dan peredaran narkoba,” tegas IPDA Supriyanto.

    Ia juga berpesan kepada 10 personel yang terlibat agar selalu menerapkan buddy system (saling menjaga rekan kerja) guna menjamin keselamatan diri serta tetap mengedepankan sikap humanis dan sopan santun saat berinteraksi dengan masyarakat.

    Patroli dan razia menyasar sejumlah titik rawan di antaranya:

    • Jl. Raya Limo (Jembatan Tol Limo)
    • Jl. Tiga Putra, Kelurahan Meruyung
    • Jl. Raya Irigasi Krukut
    • South City (Perbatasan Cinere – Tangsel)
    • Jl. Brigif Gandul (Perbatasan dengan Jagakarsa)

    Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan selektif dan memberikan imbauan secara persuasif. Di Jl. Raya Meruyung dan Jl. Cilobak Pangkalan Jati, petugas mendapati sejumlah pelanggaran lalu lintas ringan, seperti pengendara motor yang tidak menggunakan helm, tidak melengkapi spion, serta pengendara yang masa berlaku SIM atau TNKB-nya telah habis. Terhadap pelanggar, petugas memberikan teguran simpatik dan imbauan agar segera melengkapi dokumen serta kelengkapan kendaraan. Selain razia kendaraan, tim gabungan juga menyisir lingkungan permukiman warga untuk memastikan situasi aman. Petugas turut membubarkan kelompok remaja yang masih berkumpul di jam larut malam dan mengarahkan mereka untuk segera kembali ke rumah masing-masing guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

    Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan Patroli Cipta Kondisi ini berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Polsek Cinere berkomitmen untuk terus rutin melaksanakan kegiatan serupa guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga masyarakat di wilayah Limo dan Cinere.

  • Aksi BEM UI di Bundaran HI Tak Ajukan Surat Pemberitahuan Resmi

    Aksi BEM UI di Bundaran HI Tak Ajukan Surat Pemberitahuan Resmi

    JAKARTA PUSAT, 14 JUNI 2026 – Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat memastikan tetap memberikan pelayanan pengamanan prima terhadap aksi unjuk rasa yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen kampus di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Kendati demikian, pihak kepolisian menyayangkan pelaksanaan aksi penyampaian pendapat di muka umum tersebut tidak didahului dengan penyampaian surat pemberitahuan resmi sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

    Langkah pengamanan preventif yang dilakukan oleh kepolisian ini didasari atas kesiapsiagaan deteksi dini patroli siber dan media sosial. Jajaran Polri telah menyiapkan skema pelayanan keamanan secara matang setelah memantau sebaran flyer ajakan unjuk rasa yang telah beredar luas di berbagai platform media sosial beberapa waktu sebelumnya termasuk pengaturan, informasi dan rekayasa arus lalu lintas.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa pihaknya sempat menerima koordinasi awal secara informal. “Pada Kamis dini hari tanggal 11 Juni 2026 sekitar pukul 02.56 WIB, kami menerima informasi awal berupa dokumen PDF surat pemberitahuan aksi dari salah satu mahasiswa UI melalui pesan digital. Namun, saat petugas mencoba melakukan komunikasi lanjutan serta verifikasi, pesan konfirmasi tersebut sama sekali tidak mendapatkan respons dari pihak penanggung jawab,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung dalam keterangannya.

    Lebih lanjut, Kapolres Metro Jakarta Pusat menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur administrasi demi menjaga ketertiban ruang publik. Sesuai dengan mandat Pasal 10 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, setiap penanggung jawab aksi wajib menyampaikan surat pemberitahuan secara tertulis dan formal.

    “Aturan hukum kita secara tegas mengamanatkan bahwa surat pemberitahuan kegiatan aksi harus disampaikan langsung oleh penanggung jawab kegiatan kepada kepolisian, dan wajib sudah diterima oleh Polri setempat selambat-lambatnya 3×24 jam sebelum kegiatan dimulai. Hal ini sangat krusial agar Polri dapat memetakan manajemen risiko, menyiapkan pelayanan pengamanan yang proporsional, serta mengantisipasi agar hak-hak pengguna jalan lainnya tidak terganggu. Namun, sampai dengan kegiatan aksi berlangsung, tidak ada surat pemberitahuan resmi fisik yang kami terima,” jelas Kapolres secara tegas.

    Meskipun terdapat kelalaian prosedur administrasi dari pihak penyelenggara, Polres Metro Jakarta Pusat bersama jajaran Polda Metro Jaya tetap mengedepankan pendekatan humanis dengan menerjunkan personel pengamanan di sekeliling kawasan Bundaran HI guna mengawal jalannya penyampaian aspirasi agar tidak disusupi oleh oknum anarkis. Pihak kepolisian berkomitmen menjamin hak warga negara sepanjang dilakukan sesuai koridor hukum.

    “Polri senantiasa menghormati hak setiap warga negara dalam berserikat dan berkumpul. Oleh karena itu, berdasarkan flyer konsolidasi yang beredar di media sosial beberapa hari sebelumnya, kami langsung sigap menyiapkan pelayanan pengamanan di lokasi. Kami meminta ke depan seluruh elemen mahasiswa dapat bertindak lebih cermat dan patuh pada aturan demi menjaga situasi kamtibmas Jakarta yang kondusif,” pungkasnya.

    Menutup pernyataan tersebut, Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau kepada seluruh masyarakat dan elemen demonstran untuk selalu mengutamakan komunikasi yang transparan dengan aparat penegak hukum sebelum menggelar kegiatan massa. Peserta unjuk rasa diminta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berkembang di ruang digital. Jika masyarakat membutuhkan informasi arus lalu lintas, pengawalan, atau ingin melaporkan adanya potensi gesekan di lapangan, silakan menghubungi kantor polisi terdekat atau menggunakan layanan darurat Call Center resmi Polri 110.

  • Patroli Brimob Polda Metro Jaya dan Perintis Presisi Cegah Tawuran di Koja, Tiga Pelaku Diamankan

    Patroli Brimob Polda Metro Jaya dan Perintis Presisi Cegah Tawuran di Koja, Tiga Pelaku Diamankan

    Jakarta – Tim Patra Ki 4 Yon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Utara mencegah aksi tawuran di Jalan Beting Remaja RW 19, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Sabtu (13/6/2026) dini hari.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan tiga orang yang diduga hendak melakukan tawuran. Mereka terdiri dari dua anak berhadapan dengan hukum atau ABH, serta satu orang berinisial MY (20).

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, pengamanan tersebut berawal saat Tim Patra bersama Tim Perintis Presisi melaksanakan patroli kewilayahan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pada malam hingga dini hari.

    “Saat melaksanakan patroli, petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran. Tim kemudian segera melakukan pembubaran dan pengamanan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” ujar Kombes Henik, Sabtu (13/6/2026).

    Dari pengamanan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu senjata tajam jenis celurit dan satu stik golf.

    Berdasarkan pemeriksaan awal, ketiganya diduga telah berkumpul di kawasan Beting Remaja dan berencana melakukan tawuran dengan kelompok dari wilayah Malaka. Namun sebelum aksi tersebut terjadi, petugas berhasil mengamankan ketiganya berikut barang bukti.

    Kombes Henik menjelaskan, patroli malam hingga dini hari terus ditingkatkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya tawuran, kejahatan jalanan, dan tindak kriminal lainnya.

    “Patroli ini merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif. Setiap potensi gangguan kamtibmas akan kami respons cepat agar tidak berkembang menjadi aksi yang meresahkan masyarakat,” katanya.

    Selanjutnya, dua ABH dan satu tersangka berikut barang bukti diserahkan kepada Polsek Koja Polres Metro Jakarta Utara untuk proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. Saat ini, ketiganya telah ditahan di Polsek Koja sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    “Kami mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas putra-putrinya, terutama pada malam hingga dini hari. Peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam mencegah remaja maupun pemuda terlibat tawuran,” tutupnya.

  • Polres Metro Depok Kembali Gelar Program Jaga Depok On The Spot

    DEPOK – Polres Metro Depok kembali menghadirkan Program Jaga Depok On The Spot sebagai upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di tengah masyarakat ini menjadi salah satu langkah nyata Polri dalam membangun kepercayaan publik serta menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, humanis, dan responsif.

    Program tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga warga sekitar. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, masukan, serta berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing secara langsung kepada pihak kepolisian.

    Kegiatan Jaga Depok On The Spot dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Depok, Abdul Waras. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menegaskan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan warga.

    Selain menjadi sarana dialog dan komunikasi, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.

    Melalui Program Jaga Depok On The Spot, Polres Metro Depok berharap dapat terus meningkatkan kedekatan dengan masyarakat serta membangun persepsi positif terhadap institusi kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Program ini menjadi bukti bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

  • Kapolres Metro Depok Turun Langsung, Program Jaga Depok on The Spot Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat

    DEPOK — Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus membangun kedekatan dengan warga, Polres Metro Depok meluncurkan program “Jaga Depok on The Spot”. Program ini menjadi langkah nyata menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat, terbuka, dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

    Pelaksanaan program ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, yang turun ke lapangan untuk bertemu warga, berdialog, mendengarkan aspirasi, serta menyerap berbagai informasi dan masukan terkait situasi kamtibmas di lingkungan masyarakat.

    Melalui pendekatan yang lebih humanis dan interaktif, Jaga Depok on The Spot diharapkan dapat menghilangkan sekat antara masyarakat dan kepolisian. Kehadiran Polisi tidak hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga menjadi ruang komunikasi yang nyaman agar masyarakat tidak lagi merasa segan atau takut untuk menyampaikan keluhan maupun laporan.

    Kapolres Metro Depok menegaskan bahwa keamanan wilayah tidak dapat dijaga sendiri oleh aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, warga diajak untuk tidak ragu melapor apabila melihat, mengalami, atau mengetahui adanya tindak kejahatan maupun potensi gangguan kamtibmas.

    Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, Polres Metro Depok berharap tercipta hubungan yang semakin erat, respons yang lebih cepat terhadap permasalahan warga, serta terwujudnya situasi Kota Depok yang aman, nyaman, dan kondusif.

    “Jaga Depok, dimulai dari hadir dan mendengar.”

  • Respons Cepat Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok: Amankan Wilayah, Sigap Tindak Lanjuti Aduan Warga via 110

    Respons Cepat Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok: Amankan Wilayah, Sigap Tindak Lanjuti Aduan Warga via 110

    DEPOK – Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok kembali membuktikan kesigapannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Dalam kegiatan patroli rutin yang digelar pada Selasa (9/6/2026) malam, personel kepolisian tidak hanya melakukan upaya pencegahan tindak kriminalitas, tetapi juga menunjukkan aksi respons cepat terhadap laporan masyarakat.

    Kegiatan yang menyasar titik-titik rawan di wilayah hukum Polres Metro Depok ini bertujuan untuk meminimalisir potensi gangguan Kamtibmas, seperti tawuran, balap liar, serta tindak kejahatan jalanan lainnya. Sepanjang jalur patroli, petugas menyapa warga sembari memberikan imbauan agar tetap waspada terhadap situasi lingkungan sekitar.

    Di tengah pelaksanaan patroli, tim menerima laporan melalui pusat layanan darurat Polisi 110 terkait adanya gangguan keamanan di salah satu lokasi. Tanpa membuang waktu, personel Patroli Perintis Presisi yang sedang berada di lapangan langsung mengubah arah dan meluncur menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memberikan bantuan.

    “Kehadiran kami di lapangan tidak hanya untuk berpatroli, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam merespons aduan masyarakat. Begitu ada laporan masuk ke 110, tim kami langsung bergerak cepat ke lokasi untuk memastikan situasi kembali kondusif,” ujar perwira pengendali tim patroli di lapangan.

    Sesampainya di TKP, petugas langsung melakukan penanganan cepat, pendataan, serta berkoordinasi dengan warga setempat guna memastikan keamanan terjaga. Kehadiran polisi yang sigap pun mendapatkan apresiasi dari warga yang merasa lebih aman dengan adanya respons cepat tersebut.

    Polres Metro Depok terus mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan Polisi 110 jika melihat atau mengalami kejadian yang mencurigakan. Layanan ini aktif selama 24 jam dan terintegrasi langsung dengan personel lapangan yang siap memberikan pertolongan kapan saja dibutuhkan.

    Dengan sinergi antara patroli preventif dan respons cepat terhadap laporan warga, Polres Metro Depok berkomitmen penuh untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kota Depok.

  • Satgas Damai Cartenz Amankan Ibadah dan Laksanakan Patroli Jalan Kaki di Puncak

    Satgas Damai Cartenz Amankan Ibadah dan Laksanakan Patroli Jalan Kaki di Puncak

    Puncak, Papua Tengah – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 melaksanakan patroli jalan kaki sekaligus pengamanan ibadah umat Nasrani di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (8/6/2026).

    Kegiatan difokuskan di dua rumah ibadah, yakni Gereja Bukit Sion dan Gereja Santa Elizabeth. Kehadiran personel keamanan bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat yang melaksanakan ibadah, sekaligus mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.

    Dalam pelaksanaannya, personel Satgas Damai Cartenz melakukan patroli secara humanis di sekitar lingkungan gereja dan kawasan sekitarnya. Selain memastikan situasi tetap aman, personel juga berinteraksi dengan warga serta jemaat yang hadir guna membangun komunikasi yang baik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.

    Kegiatan patroli jalan kaki dinilai efektif untuk memantau perkembangan situasi di lapangan sekaligus menunjukkan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar Gereja Bukit Sion maupun Gereja Santa Elizabeth terpantau aman, tertib, dan kondusif.

    Kaops Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjamin kebebasan masyarakat menjalankan kegiatan keagamaan dengan aman dan nyaman.

    “Pengamanan tempat ibadah merupakan bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh umat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa adanya gangguan keamanan. Kehadiran personel di lapangan juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Papua,” ujar Kaops.

    Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pendekatan humanis akan terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah operasi.

    “Melalui patroli jalan kaki dan pengamanan ibadah, personel tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat. Kami berharap sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus terjalin guna menciptakan situasi yang aman dan damai,” ungkapnya.

    Operasi Damai Cartenz-2026 akan terus mengedepankan langkah-langkah preventif dan humanis dalam menjaga keamanan di Papua, termasuk melalui patroli rutin serta pengamanan berbagai kegiatan masyarakat guna mewujudkan situasi yang kondusif dan harmonis di seluruh wilayah penugasan.

  • Patroli Brimob Dan Perintis Cegah Balap Liar Saat Patroli Dini Hari di Pinang Ranti Jaktim

    Patroli Brimob Dan Perintis Cegah Balap Liar Saat Patroli Dini Hari di Pinang Ranti Jaktim

    Jakarta – Upaya menjaga keamanan wilayah pada malam hingga dini hari kembali membuahkan hasil. Patroli gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan satu unit sepeda motor yang diduga hendak digunakan untuk balap liar di kawasan Jalan Pinang Ranti, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Senin (8/6/2026) dini hari.

    Penemuan tersebut bermula saat petugas menyisir sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya anak muda pada jam rawan. Ketika melakukan pemeriksaan terhadap sekelompok pemuda di kawasan Pinang Ranti sekitar pukul 03.11 WIB, anggota menemukan sebuah kendaraan yang dicurigai berkaitan dengan aktivitas balap liar. Untuk mencegah potensi gangguan ketertiban dan kecelakaan lalu lintas, kendaraan beserta pemiliknya kemudian diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli rutin terus ditingkatkan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas yang meresahkan masyarakat. Menurutnya, kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan.

    “Keberadaan anggota di lapangan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat agar situasi keamanan tetap terjaga. Setiap potensi gangguan akan kami antisipasi sejak dini melalui patroli yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan,” ujar Henik.

    Kendaraan beserta pemiliknya selanjutnya dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk proses pendalaman. Temuan yang berkaitan dengan dugaan balap liar masih kerap ditemukan dalam patroli malam di sejumlah wilayah Jakarta Timur. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan jalan umum sebagai arena balap serta segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui Call Center Polri 110.

  • TIM PERINTIS PRESISI POLRES METRO DEPOK GENCARKAN PATROLI ANTISIPASI KEJAHATAN JALANAN

    Depok, 07 Juni 2026 – Dalam rangka mengantisipasi tindak pidana kejahatan jalanan, tawuran, serta gangguan kamtibmas lainnya di wilayah hukum Polres Metro Depok, Tim 3P Patroli Perintis Presisi melaksanakan kegiatan patroli dan razia malam pada Minggu dini hari. Kegiatan tersebut turut melibatkan personel lalu lintas serta polisi wanita (Polwan) guna memperkuat pengamanan di lapangan.

    Kegiatan razia dengan sasaran 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), tawuran, geng motor, balap liar, serta gangguan kamtibmas lainnya diawali dengan apel kesiapan personel. Dalam apel tersebut, seluruh anggota menerima arahan terkait teknis pelaksanaan patroli dan razia guna memastikan kegiatan berjalan aman dan efektif.

    Kasat Samapta Kompol Dalby menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan patroli dan pemeriksaan secara humanis namun tetap tegas terhadap segala bentuk pelanggaran maupun tindak kriminalitas yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

    “Pelaksanaan patroli dan razia stasioner dilakukan di lokasi-lokasi yang rawan terhadap aksi begal dan tawuran. Pemeriksaan barang bawaan juga diwajibkan saling back up sesama personel dan dilakukan secara humanis,” ujarnya.

    Razia dilaksanakan di sepanjang Jalan Margonda Raya hingga M. Jasin Kelapa Dua, Kota Depok. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pengendara kendaraan bermotor yang melintas guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan malam hari.

    Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa pengendara yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan. Namun demikian, petugas tidak menemukan barang berbahaya seperti senjata tajam, obat-obatan terlarang, maupun benda lain yang dapat digunakan untuk melakukan tindak kejahatan.

    Kasat Samapta Kompol Dalby menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan razia malam akan terus dilaksanakan secara rutin sesuai arahan Polda Metro Jaya sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Depok.

    “Sesusai perintah Bapak Kapolda Metro Jaya, kegiatan ini akan terus dilakukan setiap malam. Tentunya hal ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Depok dari ancaman kejahatan malam hari, terutama aksi begal,” tutupnya.

  • Polisi dan Warga Berhasil Hentikan Truk Rem Blong, Cegah Korban Jiwa di Tulang Bawang

    LAMPUNG – Aksi sigap dan heroik ditunjukkan personel Polri saat bertugas mengatur arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur, Kampung Menggala, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Kamis (4/6/2026) sore.

    Peristiwa bermula sekitar pukul 17.20 WIB ketika petugas tengah melakukan pengaturan lalu lintas dan evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan di wilayah Kampung Cakat Raya.

    Di tengah kegiatan tersebut, sebuah truk Mitsubishi Fuso warna oranye bernomor polisi BE 8571 FU melaju dari arah Palembang menuju Bandar Lampung dengan kondisi rem blong.

    Truk yang dikemudikan Amri Hamzah (66), warga Kelurahan Yosomulyo, Metro Pusat, Kota Metro, melaju di jalur menurun dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

    Menyadari situasi darurat tersebut, personel Polri bersama warga sekitar bergerak cepat melakukan upaya penyelamatan.

    Dengan memanfaatkan balok kayu sebagai pengganjal, petugas dan masyarakat berupaya menghentikan laju kendaraan agar tidak menimbulkan kecelakaan yang dapat mengakibatkan korban jiwa. Berkat kesigapan dan kerja sama tersebut, truk berhasil dihentikan dengan aman.

    Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuni mengapresiasi tindakan cepat personel yang mengedepankan keselamatan masyarakat di tengah situasi berisiko tinggi.

    “Personel di lapangan menunjukkan respons cepat dan keberanian saat menghadapi kendaraan yang mengalami rem blong. Langkah yang diambil berhasil mencegah potensi kecelakaan yang lebih besar,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuni, Jum’at (5/6/2026).

    Menurutnya, tindakan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada situasi darurat yang membutuhkan keputusan cepat.

    “Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Anggota yang berada di lokasi tidak hanya menjalankan tugas pengaturan lalu lintas, tetapi juga mengambil langkah penyelamatan untuk menghindari adanya korban jiwa,” katanya.

    Kombes Pol Yuni juga menegaskan bahwa keberhasilan penanganan peristiwa tersebut tidak terlepas dari sinergi antara petugas dan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

    “Kami mengapresiasi masyarakat yang turut membantu petugas. Kolaborasi yang baik antara Polri dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya musibah yang lebih besar,” ungkapnya.

    Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban luka maupun korban meninggal dunia. Selain itu, tidak ada kerugian material yang dilaporkan akibat insiden rem blong tersebut.

    “Kami mengimbau para pengemudi untuk selalu memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melakukan perjalanan guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya,” tutup Kombes Pol Yuni.