Author: admin

  • POLRI BENTUK SATGAS ASRI SEJALAN ARAHAN PRESIDEN UNTUK WUJUDKAN LINGKUNGAN KERJA BERSIH, SEHAT, DAN BERKELANJUTAN

    POLRI BENTUK SATGAS ASRI SEJALAN ARAHAN PRESIDEN UNTUK WUJUDKAN LINGKUNGAN KERJA BERSIH, SEHAT, DAN BERKELANJUTAN

    Jakarta, [Rabu,11 Februari 2026] Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi mengimplementasikan Gerakan ASRI (Aktif, Sehat, Ramah, dan Indah) di seluruh lingkungan Polri sebagai langkah nyata menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan kerja.

    Atas arahan Kapolri, Polri membentuk Satgas ASRI Polri yang akan menjadi penggerak utama pelaksanaan program ini secara nasional. Satgas ASRI Polri dipimpin oleh Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja selaku ketua sekaligus dirigen pelaksanaan dari tingkat Mabes Polri hingga jajaran Polda, Polres, dan Polsek di seluruh Indonesia.

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus kepedulian terhadap lingkungan kerja.

    “Bapak Kapolri ingin menegaskan bahwa ASRI bukan hanya sekadar slogan. Pesan yang ingin ditegaskan adalah kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui aksi nyata, dimulai dari hal-hal sederhana dan dari tempat kita bekerja setiap hari,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/2/2026).

    Lebih lanjut disampaikan bahwa langkah Polri ini merupakan tindak lanjut langsung atas instruksi Presiden Prabowo Subianto pada Taklimat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

    Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.

    Kadivhumas Polri menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis sebagai teladan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, penerapan prinsip ramah lingkungan harus dimulai dari internal institusi melalui langkah-langkah konkret.

    “Gerakan ASRI bukan sekadar program simbolik, tetapi harus menjadi kebiasaan dan budaya kerja Polri sehari-hari. Ini sejalan dengan arahan Presiden agar birokrasi tidak hanya efektif dan melayani, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan,” tegas Irjen Pol. Johnny Isir.

    Untuk memastikan gerakan ini berjalan efektif, Polri menetapkan petunjuk arahan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh jajaran sebagai berikut:

    1. Setiap personel Polri wajib melaksanakan pembersihan lingkungan kerja satu jam sebelum memulai aktivitas kedinasan, dimulai dari ruang lingkup terkecil.
    2. Setiap satuan kerja wajib melaksanakan kurvei atau kerja bakti minimal satu minggu sekali di area Mako dan lingkungan sekitarnya.
    3. Secara periodik mengajak kelompok masyarakat untuk bersama-sama membersihkan fasilitas umum sebagai bentuk sinergi Polri dengan masyarakat.
    4. Melaksanakan langkah-langkah ramah lingkungan seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, penghematan energi dan air, serta penataan ruang kerja yang hijau dan berkelanjutan.

    Kadivhumas Polri juga mendorong para pimpinan di setiap satuan kerja agar aktif menggerakkan seluruh personel untuk terlibat langsung dalam kegiatan peduli lingkungan, termasuk kerja bakti, penanaman pohon, serta pengelolaan sampah yang lebih baik.

    Melalui Gerakan ASRI Polri, diharapkan terbangun kesadaran kolektif seluruh insan Bhayangkara dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang disiplin, peduli, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

    “Upaya ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan sebagaimana ditekankan oleh Presiden. Polri siap menjadi contoh terdepan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan indah,” pungkas Kadivhumas Polri.

    Informasi ini harus segera diketahui masyarakat sebagai wujud komitmen Polri untuk hadir nyata, berbuat nyata, dan memberi manfaat langsung bagi lingkungan serta kepentingan publik.

  • PUSKEU POLRI RAIH PREDIKAT MENUJU WBBM, BUKTI NYATA AKUNTABILITAS POLRI

    PUSKEU POLRI RAIH PREDIKAT MENUJU WBBM, BUKTI NYATA AKUNTABILITAS POLRI

    Jakarta – Pusat Keuangan (Puskeu) Polri menorehkan prestasi penting di tingkat nasional. Satuan kerja di lingkungan Mabes Polri tersebut berhasil meraih predikat Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Tahun 2025 dalam ajang SAKIP dan ZI Award 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

    Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PANRB Rini Widyantini pada Rabu (11/2/2026) di Green Terrace TMII, Jakarta Timur. Kegiatan bertajuk “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045” ini merupakan agenda nasional tahunan untuk menilai kinerja reformasi birokrasi di seluruh instansi pemerintah.

    Puskeu Polri tercatat sebagai satu-satunya satuan kerja tingkat Mabes Polri yang berhasil memperoleh predikat Menuju WBBM. Selain Puskeu Polri, terdapat tiga satuan kerja kewilayahan Polri yang juga menerima penghargaan serupa, yakni Biro SDM Polda Sulawesi Selatan, Ditlantas Polda Jawa Timur, dan Polresta Banyuwangi Polda Jawa Timur.

    Sementara itu, sejumlah satuan kerja Polri lainnya juga mendapatkan predikat Zona Integritas Menuju WBK Tahun 2025, di antaranya Bidkeu Polda DIY, Jambi, Papua Barat, dan Jawa Barat.

    Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johny Eddizon Isir menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata keseriusan Polri dalam melakukan pembenahan birokrasi secara berkelanjutan.

    “Penghargaan Menuju WBBM yang diraih Puskeu Polri menunjukkan bahwa Transformasi Polri berjalan konsisten dan terukur. Ini adalah bukti bahwa tata kelola keuangan Polri semakin transparan, akuntabel, dan profesional,” ujar Irjen Pol. Johny Eddizon Isir.

    Menurutnya, prestasi tersebut memiliki makna strategis karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    “Informasi ini penting segera diketahui masyarakat. Polri ingin publik melihat bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar konsep, tetapi diwujudkan melalui perubahan nyata di setiap lini pelayanan,” lanjutnya.

    Irjen Jhonny menjelaskan bahwa predikat WBBM merupakan standar tertinggi dalam pembangunan Zona Integritas.

    “WBBM tidak hanya berbicara soal bebas dari korupsi, tetapi juga tentang kecepatan, ketepatan, dan kualitas pelayanan yang benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

    Predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) diberikan kepada instansi pemerintah yang dinilai berhasil mewujudkan birokrasi bersih, bebas dari praktik korupsi, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang modern dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

    Penghargaan ini merupakan tingkat lanjutan setelah predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Dengan demikian, hanya satuan kerja dengan kinerja terbaik yang dapat mencapainya.

    Dalam acara tersebut, Menteri PANRB menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas dan penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) menjadi instrumen utama untuk memastikan anggaran negara benar-benar berdampak bagi masyarakat.

    Berdasarkan hasil evaluasi nasional tahun 2025, nilai SAKIP Kementerian/Lembaga mencapai 73,61, pemerintah provinsi 69,05, dan pemerintah kabupaten/kota 64,89. Dari 297 instansi yang berpartisipasi dalam pembangunan Zona Integritas, sebanyak 133 di antaranya dinyatakan lolos predikat WBK dan/atau WBBM.

    Keberhasilan Puskeu Polri meraih predikat Menuju WBBM menjadi bagian penting dari upaya Polri mendukung agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045. Capaian ini sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan kualitas pelayanan publik.

    “Ke depan, Polri akan menjadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik lagi. Tujuan akhirnya adalah meningkatnya kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang semakin profesional, transparan, dan berintegritas,” tutup Kadivhumas Polri.

    Dengan prestasi ini, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk terus bergerak maju dan menghadirkan pelayanan terbaik yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

  • Apresiasi Pelayanan BPKB Ditlantas PMJ, Warga Beri Saran Fotokopi Lebih Dekat

    Apresiasi Pelayanan BPKB Ditlantas PMJ, Warga Beri Saran Fotokopi Lebih Dekat

    Jakarta – Pelayanan di Gedung BPKB Ditlantas Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Pemohon menilai proses administrasi kendaraan berjalan cepat dengan petugas yang ramah dan informatif, Rabu (11/2/2026).

    Salah satu pemohon, Zaki, mengaku puas usai mengurus balik nama kendaraan. Ia menyebut customer service memberikan arahan yang jelas sehingga proses penyerahan berkas berjalan lancar. “Pelayanannya cukup baik, ramah dan memberikan arahan yang jelas. Jadi kita tahu harus ke mana untuk menyerahkan berkas,” ujar Zaki.

    Meski demikian, ia memberi masukan agar fasilitas fotokopi bisa ditempatkan lebih dekat dengan area pelayanan karena jaraknya cukup jauh dari parkiran.

    Menanggapi hal tersebut, Pamin Seksi BPKB Ditlantas Polda Metro Jaya, Iptu Sunarti, mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi demi meningkatkan kenyamanan masyarakat.

    “Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan humanis. Setiap masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan fasilitas maupun sistem pelayanan ke depan,” ujar Iptu Sunarti.

    Ditlantas Polda Metro Jaya memastikan peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang BPKB akan terus dilakukan guna memberikan kemudahan dan kepuasan bagi masyarakat.

  • Pemohon Puas, Pelayanan SIM Satpas Daan Mogot Dinilai Cepat dan Ramah

    Pemohon Puas, Pelayanan SIM Satpas Daan Mogot Dinilai Cepat dan Ramah

    Jakarta – Pelayanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satpas SIM Polda Metro Jaya Daan Mogot mendapat apresiasi dari masyarakat. Pemohon menilai prosesnya cepat dan petugasnya ramah, Rabu (11/2/2026).

    Salah satu pemohon, Anugrah Ramadhan, warga Bekasi, mengaku puas setelah mengurus perpanjangan SIM.

    “Nama saya Anugrah Ramadhan, saya dari Bekasi. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Satpas SIM Daan Mogot atas pelayanannya yang cukup cepat, terus orang-orangnya juga ramah. Saya perpanjang SIM di satpas itu cukup cepat, terima kasih,” ujarnya.

    Pamin Pendaftaran Satpas SIM Daan Mogot, Iptu Imran, mengatakan alur perpanjangan SIM dibuat sederhana, cepat, dan mudah dipahami. Pelayanan juga mengedepankan sikap profesional dan humanis agar masyarakat merasa nyaman saat mengurus SIM.

  • Warga Apresiasi Pelayanan Samsat Kelapa Dua, Tanda Jelas Bikin Proses Cepat dan Mudah

    Warga Apresiasi Pelayanan Samsat Kelapa Dua, Tanda Jelas Bikin Proses Cepat dan Mudah

    Tangerang – Pelayanan administrasi kendaraan di Samsat Kelapa Dua, Tangerang, mendapat apresiasi dari wajib pajak, Rabu (11/2/2026). Kejelasan tanda dan alur pelayanan dinilai memudahkan masyarakat dalam mengurus perpanjangan STNK lima tahunan.

    Salah satu wajib pajak asal Alam Sutera yang tengah mengurus perpanjangan STNK lima tahun mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan. Ia menilai sejak awal masuk ke area Samsat, petunjuk yang tersedia sudah jelas sehingga tidak membuat bingung.

    “Ini dari Alam Sutera. Prosesnya perpanjang STNK 5 tahun. Dari pertama masuk tandanya sudah jelas, jadi langsung diarahkan untuk cek fisik. Setelah cek fisik, pengesahan bukti cek fisiknya. Dari semuanya itu berjalan dengan lancar dan juga cepat,” ujarnya.

    Ia mengatakan proses pembayaran juga dinilai praktis karena tidak harus menggunakan uang tunai.

    “Untuk pembayarannya juga nggak harus cash, bisa lewat pembayaran lainnya. Itu mempermudah juga, apalagi buat yang muda-muda sekarang kebanyakannya cashless. Mereka jarang bawa uang cash, jadi lebih senang bayar dengan cashless,” katanya.

    Meski mengapresiasi pelayanan, ia turut menyampaikan masukan terkait fasilitas pendukung. Menurutnya, penyediaan minuman bagi pemohon yang menunggu layanan dapat menambah kenyamanan.

    Sementara itu, PAMIN TU Samsat Kelapa Dua IPTU Slamet Harianto. menjelaskan bahwa kejelasan tanda yang dipasang di setiap titik pelayanan memiliki fungsi untuk memberikan informasi alur dan pembagian layanan secara tegas.

    “Tanda-tanda itu dibuat agar masyarakat memahami fungsi setiap bagian pelayanan. Maksudnya supaya wajib pajak tidak bingung dan bisa langsung menuju proses yang sesuai kebutuhannya,” ujarnya.

    Ia menambahkan, dengan adanya penunjuk yang jelas, proses pelayanan menjadi lebih tertata, efektif, dan mempercepat waktu pengurusan administrasi kendaraan.

    Pelayanan yang cepat, sistem pembayaran fleksibel, serta dukungan penunjuk arah yang jelas menjadi bagian dari upaya Samsat Kelapa Dua dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

  • Satgas Preemtif Polda Metro Jaya Laksanakan Imbauan Keselamatan di Stasiun Juanda dan Bundaran HI

    Satgas Preemtif Polda Metro Jaya Laksanakan Imbauan Keselamatan di Stasiun Juanda dan Bundaran HI

    Jakarta — Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Jaya 2026 Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan edukasi dan imbauan keselamatan kepada masyarakat di kawasan Stasiun Juanda dan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini menyasar pengguna transportasi umum serta pengendara dengan pendekatan humanis guna meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan keselamatan di ruang publik.

    Dalam pelaksanaannya, personel Satgas Preemtif menyampaikan pesan keselamatan secara langsung melalui dialog persuasif kepada masyarakat yang beraktivitas. Imbauan difokuskan pada kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan, kehati-hatian saat menyeberang, serta menjaga ketertiban di area penyeberangan dan lingkungan agar mobilitas tetap aman dan lancar.

    Perwira Pengawas, AKP Supriatna menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Jaya 2026 mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi berkelanjutan.“Kami mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Disiplin berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari pelanggaran, tetapi juga untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.

    AKP Supriatna menambahkan, kawasan Stasiun Juanda dan Bundaran HI dipilih karena merupakan titik dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Dengan aktivitas yang padat setiap hari, diperlukan kesadaran bersama untuk tertib, saling menghormati sesama pengguna jalan, serta meminimalkan risiko kecelakaan di sekitar kawasan tersebut.

    Melalui kegiatan ini, Polda Metro Jaya berharap pesan keselamatan semakin melekat dalam kebiasaan masyarakat sehari-hari. Operasi Keselamatan Jaya 2026 akan terus dilaksanakan di berbagai lokasi strategis sebagai bentuk komitmen Polri dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas yang lebih baik serta humanis.

  • Duka di Korowai: Pesawat Perintis Ditembaki Usai Parkir, Dua Awak Jadi Korban

    Duka di Korowai: Pesawat Perintis Ditembaki Usai Parkir, Dua Awak Jadi Korban

    KOROWAY – Suasana tenang di Bandara Korowai Batu (Danowage), Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, mendadak berubah mencekam ketika rentetan tembakan terdengar dari arah sekitar bandara. Insiden itu menimpa pesawat perintis Smart Air PK-SNR, Rabu (11/2/2026) siang.

    Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, pesawat yang terbang dari Bandara Tanah Merah tersebut telah mendarat dan terparkir di apron. Para penumpang bahkan sudah turun dari pesawat ketika tembakan dilepaskan oleh orang tak dikenal dari arah sekitar bandara. Mendengar tembakan, para penumpang langsung berupaya menyelamatkan diri ke arah hutan di sekitar lokasi.

    Dalam situasi kacau tersebut, pilot dan co-pilot berusaha menyelamatkan diri menyusul penumpang, namun keduanya ditembak saat berada di area landasan (runway). Hingga saat ini, aparat memastikan dua korban meninggal dunia, sementara kondisi penumpang lainnya masih dalam pendataan.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, membenarkan pihaknya menerima informasi penembakan tersebut pada siang hari.

    “Kami mendapat informasi bahwa ada penembakan terhadap salah satu maskapai di wilayah Korowai, Kabupaten Boven Digoel. Kami juga menerima kabar adanya korban di sana,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, saat ini Satgas masih melakukan konsolidasi kekuatan untuk merespons situasi di lapangan.

    “Sore ini kami sudah menerbangkan pasukan ke Boven Digoel. Harapannya kami bisa menilai situasi di lokasi dan menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan evakuasi, berdasarkan penilaian kondisi yang ada,” kata Brigjen Faizal.

    Pasukan yang diberangkatkan merupakan pergeseran personel dari luar Papua sebagai bagian dari penguatan pengamanan dan penyelidikan.

    Terkait pelaku penembakan, Kaops menegaskan bahwa identitas maupun kelompok pelaku masih dalam proses penyelidikan.

    “Untuk sementara yang bisa kami pastikan ada dua korban. Untuk yang lainnya masih kami dalami. Situasi terakhir, kami terus berupaya berkomunikasi dan memonitor kondisi masyarakat di sekitar lokasi,” tambahnya.

    Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga menyampaikan bahwa prioritas saat ini adalah memastikan keselamatan warga serta membuka akses informasi dari lokasi kejadian yang berada di wilayah terpencil.

    Aparat gabungan TNI-Polri kini terus berkoordinasi untuk mengamankan area bandara serta menyiapkan langkah evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut. Perkembangan situasi di Korowai masih terus dipantau secara intensif.

  • Pelayanan Humanis Polisi di Aksi Guru Madrasah, Bagikan Roti hingga Air Mineral

    Pelayanan Humanis Polisi di Aksi Guru Madrasah, Bagikan Roti hingga Air Mineral

    Jakarta — Kepolisian mengerahkan sebanyak 1.060 personel gabungan untuk memberikan pelayanan kepada peserta aksi unjuk rasa Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026). Kehadiran petugas di lapangan bertujuan memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman, tertib, dan kondusif.

    Selain memberikan pelayanan di lokasi aksi, personel juga membagikan makanan ringan berupa roti dan air mineral kepada peserta aksi. Langkah tersebut merupakan wujud pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang tengah menyampaikan aspirasi secara damai.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan pihaknya mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis dalam pelaksanaan tugas di lapangan. “Kita hadir untuk menjaga saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat. Seluruh personel harus utamakan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis,” ujar Reynold.

    Kepolisian turut mengimbau para orator dan peserta aksi untuk menjaga ketertiban serta tidak melakukan tindakan anarkis, seperti merusak fasilitas umum maupun membakar ban. Masyarakat yang melintas di sekitar Jalan Gatot Subroto juga disarankan menggunakan jalur alternatif guna menghindari kepadatan arus lalu lintas selama aksi berlangsung.

    “Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” kata Reynold. Hingga kegiatan berlangsung, situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI terpantau kondusif dengan pelayanan kepolisian yang mengedepankan pendekatan humanis.

  • Patroli Gabungan Brimob Polda Metro Jaya Amankan Kendaraan dan Alat Mencurigakan di Rawamangun

    Patroli Gabungan Brimob Polda Metro Jaya Amankan Kendaraan dan Alat Mencurigakan di Rawamangun

    Jakarta – Patroli gabungan Brimob Polda Metro Jaya dan Perintis Polres Metro Jakarta Timur mengamankan sejumlah kendaraan dan barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak kejahatan jalanan di Jalan Layur, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (11/2/2026) dini hari. Kegiatan ini merupakan implementasi Program Jaga Jakarta, kebijakan Kapolda Metro Jaya untuk menjaga situasi tetap aman dengan menekan kejahatan jalanan.

    Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.31 WIB, saat tim patroli mendapati beberapa sepeda motor dengan aktivitas mencurigakan di lokasi. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan pengamanan. Dari hasil pemeriksaan awal, turut diamankan empat unit kendaraan roda dua, alat jumper motor serta bahan bakar jenis bensol yang diduga akan digunakan untuk aktivitas melawan hukum.

    Langkah cepat personel di lapangan dinilai efektif dalam mencegah potensi tindak pidana yang dapat meresahkan masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan. Seluruh barang bukti dan pihak yang diamankan selanjutnya diserahkan ke Unit Gakkum Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa patroli preventif dan responsif akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari komitmen Polri menjaga stabilitas keamanan wilayah. Menurutnya, kehadiran aparat secara konsisten di lapangan merupakan kunci untuk menekan kejahatan jalanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.

    Polri mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat 110. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Jakarta Timur.

  • Mahasiswa STIK Angkatan 83 Jalankan Pengabdian Masyarakat dan Trauma Healing bagi Penyintas Bencana di Aceh Utara

    Mahasiswa STIK Angkatan 83 Jalankan Pengabdian Masyarakat dan Trauma Healing bagi Penyintas Bencana di Aceh Utara

    Jakarta – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan ke-83 melaksanakan misi kemanusiaan melalui program Pengabdian Masyarakat (Dianmas) di wilayah Aceh Utara, Provinsi Aceh. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian calon perwira Polri terhadap masyarakat, khususnya para penyintas bencana alam.

    Sebanyak 22 mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Sindikat 8 diterjunkan langsung ke lapangan untuk memberikan pendampingan psikososial dan trauma healing guna membantu pemulihan kondisi mental warga terdampak. Selain itu, mereka juga menyalurkan bantuan sosial sebagai bagian dari upaya meringankan beban masyarakat pascabencana.

    Program Dianmas tidak hanya berfungsi sebagai prasyarat akademik, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam membentuk karakter kepemimpinan para peserta didik. Selama kurang lebih tiga minggu, para mahasiswa meninggalkan rutinitas ruang kelas untuk berinteraksi langsung dengan realitas sosial serta memahami kebutuhan masyarakat secara nyata.

    Kegiatan Sindikat 8 berada di bawah koordinasi Perwira Pendamping Kombes Pol Didit Bambang Wibowo. Di bawah bimbingannya, para mahasiswa diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dijalankan.

    Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri menyiapkan calon perwira yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

    “Program pengabdian masyarakat ini menjadi momentum bagi para mahasiswa STIK untuk terjun langsung membantu warga yang terdampak bencana. Kami ingin membentuk perwira Polri yang humanis, tanggap, dan mampu hadir memberikan solusi di tengah masyarakat,” ujarnya.

    Mengusung semangat “Mari Bersama Pulihkan Aceh Utara, Kita Bisa,” para mahasiswa Sindikat 8 bertekad menghadirkan kontribusi konkret bagi proses pemulihan daerah. Kehadiran mereka tidak sekadar kunjungan, melainkan bentuk pengabdian tulus untuk membantu masyarakat bangkit kembali.

    Program ini pun diharapkan dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak sekaligus membentuk profil perwira Polri masa depan yang profesional, berintegritas, serta mampu menjadi pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat.