Category: Uncategorized

  • Brimob Metro Jaya Kunjungi Mako Korps Marinir dalam Rangka HUT ke-80 Marinir TNI AL

    Jakarta — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Marinir TNI AL, jajaran Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan kunjungan kehormatan ke Markas Komando Korps Marinir, Jakarta, Senin (17 November 2025). Kegiatan ini menjadi wujud soliditas dan sinergi antara Brimob Polri dan Korps Marinir sebagai satuan elit penjaga keamanan negara.

    Rombongan Brimob dipimpin oleh Kompol Tabrani, S.E., S.I.K., M.Si. selaku Danyon C Pelopor Brimob Polda Metro Jaya, didampingi para Pejabat Utama jajaran Brimob Polda Metro Jaya. Setibanya di lokasi, rombongan disambut oleh Letkol Mar R. Silitonga (Kasatminpers Denma Mako Kormar) dan jajaran pimpinan Korps Marinir di Mako Marinir.

    Dalam kesempatan terpisah, Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si. menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-80 kepada Korps Marinir serta apresiasi atas pengabdian dan keteguhan Marinir dalam menjaga keamanan maritim dan keutuhan NKRI. Beliau menegaskan bahwa Brimob dan Marinir tidak hanya menjadi mitra operasi, tetapi saudara seperjuangan yang terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

    “Sinergi ini akan terus kami rawat, karena persatuan adalah kekuatan terbesar dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.

    Pimpinan Korps Marinir turut memberikan apresiasi atas kunjungan tersebut, yang dinilai sebagai bentuk persaudaraan dan komitmen bersama dalam menjaga keamanan negara.

    Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat kehormatan, sesi foto bersama, serta ramah tamah yang berlangsung hangat di lingkungan Mako Korps Marinir.

  • Polda Metro Jaya Terapkan Hunting System di Operasi Zebra 2025, 2.939 Personel Dikerahkan

    Jakarta — Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengungkapkan bahwa Operasi Zebra Jaya 2025 yang dimulai hari ini akan berlangsung selama 14 hari, hingga 30 November mendatang. Operasi ini tidak hanya menjadi bagian dari cipta kondisi jelang Operasi Lilin dan libur Nataru 2025, tetapi juga menjadi respons atas tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Jakarta.

    Komarudin memaparkan data bahwa hingga Oktober 2025, tercatat lebih dari 500 ribu pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Pelanggaran tersebut memicu 11 ribu lebih kecelakaan, dengan 600 lebih korban meninggal dunia. Ia menambahkan bahwa Jasa Raharja telah mengeluarkan lebih dari Rp 100 miliar untuk santunan korban kecelakaan sepanjang Januari–Oktober 2025. Situasi ini disebut sebagai kondisi yang sangat memprihatinkan.

    Untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, Polda Metro Jaya bersama POM TNI, Dishub, dan instansi pendukung lainnya akan mengerahkan 2.939 personel. Komarudin menegaskan bahwa Operasi Zebra Jaya tahun ini tidak lagi menggunakan razia stasioner, melainkan mengadopsi metode hunting system, yaitu penyisiran aktif oleh petugas gabungan di titik-titik rawan pelanggaran. Pola ini dinilai lebih efektif karena menyasar langsung pelanggar di lapangan.

    Selain itu, penindakan akan mengandalkan ETLE statis dan ETLE mobile. Khusus kamera ETLE mobile, teknologi tersebut dapat menangkap pelanggaran dari dua sisi—depan dan belakang. Hal ini sekaligus menindak maraknya motor tanpa TNKB atau TNKB dicopot untuk menghindari tangkapan kamera. Komarudin menyebut ada 11 target operasi, termasuk tidak memakai helm, pengendara di bawah umur, kecepatan berlebih, pengaruh alkohol, balap liar, TNKB palsu, hingga penyalahgunaan plat diplomatik maupun plat TNI-Polri.

    Dalam pola operasinya, 40% aktivitas akan diarahkan pada tindakan preemtif berupa sosialisasi dan imbauan, 40% lainnya pada preventif melalui penebalan personel di lapangan, dan 20% sisanya berupa penegakan hukum. “Harapan kita, kepatuhan masyarakat meningkat, sehingga pelanggaran bisa ditekan dan angka kecelakaan ikut menurun,” jelas Komarudin.

  • Operasi Zebra 2025, Polda Metro Jaya Hadir Untuk Keselamatan Masyarakat

    Jakarta — Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Jaya 2025 di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (17/11/25). Ia mewakili Kapolda Metro Jaya yang berhalangan hadir. Operasi Zebra tahun ini berlangsung 17–30 November 2025 dengan melibatkan 2.939 personel gabungan dari Polda, Polres jajaran, TNI, Dishub, dan Satpol PP.

    Dalam sambutannya, Brigjen Dekananto menyebut tujuan utama operasi adalah menurunkan pelanggaran, mengurangi kecelakaan, dan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Ia memaparkan data yang cukup mengkhawatirkan sepanjang Januari–Oktober 2025 terjadi 11.604 kecelakaan, menyebabkan 659 korban jiwa. Sementara pelanggaran lalu lintas mencapai 505.441 kasus, naik signifikan dibanding periode yang sama tahun 2024.

    Dekananto juga menyoroti maraknya perilaku berkendara berbahaya seperti balap liar, konvoi tanpa helm, penggunaan knalpot bising, hingga pengendara di bawah umur. Ia menilai pola-pola ini tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas maupun memicu Tindakan kriminal lainnya. Karena itu, jajaran diminta meningkatkan kewaspadaan, respons cepat serta pola pananganan yang lebih terukur yang terpadu di lapangan.

    Meski menekankan pentingnya penegakan hukum, Wakapolda meminta seluruh personel menerapkan pendekatan humanis dan edukatif. “Kita tidak hanya menindak, tapi juga mengedukasi. Kehadiran kita harus memberi rasa aman, bukan rasa takut,” ujar Dekananto. Ia memastikan penggunaan ETLE statis dan mobile tetap dioptimalkan agar penindakan lebih terukur dan akuntabel.

    Sebagai penutup, Dekananto menginstruksikan personel untuk mengedepankan profesionalitas, meningkatkan kehadiran di titik rawan kecelakaan dan kemacetan, serta memperkuat sinergi dengan seluruh unsur pendukung. “Dengan komitmen bersama, Operasi Zebra 2025 harus memberi hasil nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya

  • Bidpropam Polda Metro Jaya Sosialisasikan Larangan Gaya Hidup Mewah dan Whistle Blower System (WBS) Polri

    Jakarta – Bidpropam Polda Metro Jaya terus memperkuat pembinaan integritas dan disiplin internal dengan menggelar Sosialisasi Dumas QR Code Yanduan Presisi, Larangan Gaya Hidup Mewah/Hedonis, dan Whistle Blower System (WBS) Polri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (17/11/2025) pukul 10.15 hingga 11.15 WIB di Gedung Barang Bukti Dittahti Polda Metro Jaya, dan diikuti oleh anggota yang sedang melaksanakan Pembinaan Pemulihan Profesi Polri.

    Kegiatan dipimpin oleh AKP Dicki Agri Kurniawan, selaku Ps. Kaurbinpam Subbidpaminal Bidpropam Polda Metro Jaya, yang dalam arahannya menegaskan tiga poin utama pembinaan, yakni implementasi Dumas QR Code Yanduan Presisi, larangan bagi anggota dan keluarga terkait gaya hidup mewah atau hedonis, serta pemahaman terhadap aplikasi Whistle Blower System (WBS) Polri.

    Dalam arahannya, AKP Dicki menyampaikan bahwa larangan gaya hidup mewah di lingkungan Polri telah diatur dalam Pasal 13 huruf g angka 2 Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri (KEP dan KEPP). “Setiap pejabat Polri dilarang menggunakan media sosial atau kegiatan lainnya untuk memamerkan kekayaan dan gaya hidup mewah. Hal ini berlaku pula bagi istri maupun anak anggota Polri,” tegasnya.

    Ia mencontohkan bentuk perilaku bergaya hidup mewah yang harus dihindari, seperti menggunakan barang-barang bermerk saat dinas, memamerkan aset pribadi, hingga mengunggah foto-foto liburan mewah di media sosial. “Kita harus bisa menjadi teladan dalam kesederhanaan. Tindakan kecil seperti ini sangat berpengaruh terhadap citra institusi di mata masyarakat,” ujarnya.

    Selain itu, AKP Dicki juga menjelaskan tentang pentingnya Whistle Blower System (WBS) sebagaimana diatur dalam Perkap Nomor 21 Tahun 2012. Melalui sistem ini, anggota Polri dapat melaporkan indikasi tindak pidana korupsi atau pelanggaran lainnya secara online kepada pimpinan dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor. “WBS merupakan wadah aman bagi anggota yang ingin berkontribusi dalam menjaga integritas organisasi melalui laporan yang didukung bukti awal yang sah,” jelasnya.

    Kegiatan sosialisasi yang juga membahas layanan Dumas QR Code Yanduan Presisi ini berjalan aman dan tertib. Dengan adanya kegiatan ini, Bidpropam Polda Metro Jaya berharap seluruh anggota dapat memahami dan mematuhi larangan gaya hidup hedonis serta aktif berpartisipasi dalam penerapan sistem pelaporan internal WBS demi mewujudkan Polri yang berintegritas, transparan, dan dipercaya masyarakat.

  • Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Saka Bhayangkara dan Patroli Keamanan Sekolah: Perkuat Peran Siswa Jaga Keamanan Lingkungan Sekolah

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memimpin Apel Saka Bhayangkara dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (17/11/2025). Sedikitnya 1.700 peserta turut hadir, mulai dari Saka Bhayangkara, Pramuka Gugus Depan, hingga Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dari seluruh Polres jajaran. Apel ini sekaligus menjadi momentum pencanangan program baru bertajuk Polisi Siswa Keamanan Sekolah.

    Irjen Asep menjelaskan bahwa pembentukan Polisi Siswa Keamanan Sekolah bertujuan memperkuat peran aktif siswa dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah. Program ini mengedepankan konsep “dari siswa untuk siswa”, sehingga pelajar dilibatkan langsung dalam upaya preventif di lingkungan pendidikan.

    “Para polisi siswa ini akan membantu menjaga kelancaran kegiatan sekolah, melindungi temannya, dan melaporkan potensi gangguan kepada guru atau pihak sekolah,” ungkap Kapolda. Ia menegaskan bahwa keamanan sekolah bukan hanya tugas aparat maupun guru, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif para pelajar.

    Polda Metro Jaya menyebut, peran Saka Bhayangkara dan Polisi Siswa Keamanan Sekolah difokuskan pada pencegahan tawuran pelajar, penyalahgunaan narkoba, perundungan, kekerasan, serta berbagai potensi gangguan ketertiban lain. Sinergi ini dianggap sebagai langkah strategis membangun budaya disiplin dan rasa aman di tingkat pelajar.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto turut memberikan pesan khusus kepada peserta apel. “Jadilah polisi bagi diri sendiri. Jaga warga, jaga lingkungan, jaga amanah dan jaga aturan demi masa depan Indonesia Emas 2045,” ujarnya. Polda Metro berharap hadirnya Polisi Siswa Keamanan Sekolah dapat menciptakan sekolah yang lebih aman, bebas dari tawuran, narkoba, dan perilaku menyimpang lainnya.

  • PRESS RELEASE UNGKAP KASUS PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN (CURANMOR R2)POLSEK BOJONGSARI – POLRES METRO DEPOK

    Depok – Polsek Bojongsari Polres Metro Depok melaksanakan kegiatan Press Release terkait pengungkapan kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curanmor) roda dua sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 14 November 2025 pukul 14.30 WIB bertempat di Ruang Rapat Polsek Bojongsari.

    Kegiatan dipimpin oleh Kapolsek Bojongsari Kompol Fauzan Thohari, SH, didampingi Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi S, SH, personel Unit Reskrim Polsek Bojongsari, serta unsur Humas Polres Metro Depok. Turut hadir pula wartawan Pokja Polres Metro Depok.

    Pengungkapan ini berawal dari laporan polisi LP/B/148/XI/2025/SEK.BOJONGSARI/RESTRO DEPOK/PMJtanggal 09 November 2025, terkait tindak pidana pencurian sepeda motor milik saudara Muhtar yang terjadi pada Kamis, 06 November 2025 di wilayah Perumahan Shila at Sawangan, Cluster Laguna, Kelurahan Sawangan Lama, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

    Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku utama Bahrul Anam alias Darun, melakukan pencurian dengan cara merusak rumah kunci sepeda motor menggunakan kunci leter “T”. Setelah berhasil menghidupkan kendaraan, pelaku membawa motor tersebut ke wilayah Karawang untuk dijual melalui para perantara. Pelaku juga mengakui telah melakukan pencurian dua sepeda motor lainnya, yakni Honda Beat dan Honda CB 100 di kawasan yang sama.

    Pelaku utama berhasil diamankan pada tanggal 09 November 2025 oleh petugas bersama saksi di sekitar lokasi proyek. Pengembangan selanjutnya mengarah pada para perantara dan penadah hasil kejahatan, yakni Dede Topan alias DemplonAgus alias AcongSudirman alias KipotDartaIrwan alias Iwan, dan Jepri, yang ditangkap di wilayah Karawang dan Subang, Jawa Barat.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa:

    • 1 unit sepeda motor Honda Scoopy B 6382 ZMI warna coklat hitam,
    • 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam,
    • 1 buah kunci leter “T” yang digunakan pelaku dalam melakukan aksinya.

    Seluruh pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Bojongsari guna proses penyidikan lebih lanjut. Kapolsek Bojongsari menegaskan bahwa Polri akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana curanmor serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

  • Polri Laksanakan Baksos, Layanan Kesehatan, dan Trauma Healing di Lokasi Bencana Tanah Bergerak Desa Maribaya

    Purbalingga-Minggu, 16 November 2025 – Polres Purbalingga melaksanakan kegiatan Bakti Sosial, Bhakti Kesehatan, Trauma Healing, dan Kerja Bakti di lokasi bencana tanah bergerak Dusun Karangtengah, Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, pada Minggu (16/11/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini digelar untuk membantu warga yang terdampak sekaligus mendukung pemulihan awal di wilayah yang mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah.

    Sebanyak 66 personel dari Satsamapta, Sie Dokkes, Tim Polwan, dan Sie Humas diterjunkan. Kehadiran personel lintas fungsi ini memastikan bahwa penanganan di lapangan dapat berjalan lebih menyeluruh—mulai dari pengamanan kawasan, evakuasi barang-barang penting, hingga layanan kesehatan dan pendampingan psikologis. Personel juga membantu melakukan pelokalan pada area terdampak untuk mengurangi risiko tambahan apabila terjadi pergerakan tanah susulan.

    Di sisi kesehatan, Tim Dokkes membuka layanan pemeriksaan gratis bagi warga, termasuk pengecekan tensi, konsultasi medis, pemberian obat, dan vitamin. Pelayanan ini diperlukan mengingat banyak warga yang masih mengungsi dan rentan mengalami gangguan kesehatan akibat kondisi darurat. Tim Polwan turut memberikan pendampingan trauma healing bagi warga, terutama anak-anak yang terdampak secara psikologis. Hiburan edukatif berupa wayang lalu lintas dihadirkan untuk membantu memulihkan suasana sekaligus menyampaikan pesan keselamatan dengan cara yang ringan dan mudah dipahami.

    Untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, Polres Purbalingga juga menyalurkan bantuan sembako kepada dapur umum yang beroperasi di sekitar lokasi bencana. Bantuan tersebut meliputi minyak goreng, air mineral, mie instan, telur, beras, ikan kaleng, dan roti. Ketersediaan logistik ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan makan warga selama masa tanggap darurat.

    Aktivitas bencana tanah bergerak di Desa Maribaya sendiri telah terdeteksi sejak Mei 2025, sehingga wilayah ini menjadi fokus pemantauan berbagai pihak. Dengan masih adanya potensi pergerakan tanah, Polres Purbalingga meningkatkan patroli sambang untuk menjaga rumah-rumah yang ditinggalkan warga. Selain itu, Polri membuka layanan bantuan bagi masyarakat yang memiliki ternak, hewan peliharaan, atau barang berharga yang perlu diamankan selama masa pengungsian agar tidak terjadi kehilangan atau kerusakan.

    Sampai saat ini kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Polres Purbalingga akan terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, pemerintah desa, dan relawan untuk memantau perkembangan situasi di lapangan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa keselamatan warga tetap menjadi prioritas dan kebutuhan mereka dapat terpenuhi hingga kondisi kembali stabil dan aman.

  • Laka Lantas di Kebon Bawang, Polres Metro Jakut Bergerak Cepat Tangani Korban dan Lakukan Penyelidikan

    Laka Lantas di Kebon Bawang, Polres Metro Jakut Bergerak Cepat Tangani Korban dan Lakukan Penyelidikan

    Jakarta – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Swasembada Barat IV, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Insiden ini melibatkan sebuah mobil BYD bernomor polisi yang melaju kencang dan menabrak sejumlah kios pedagang serta pengendara di lokasi. Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang luka-luka dan beberapa lapak mengalami kerusakan.

    Menurut keterangan saksi YA., mobil melaju kencang di Jalan Swasembada hingga sempat menyerempet dirinya. Saksi berusaha mengejar, namun kendaraan tersebut kemudian menabrak kios pedagang dan menimbulkan sejumlah korban luka. Saksi lain, AL., menyebut mobil terlihat melaju dari arah Jalan Jati menuju Jalan Swasembada Barat IV sebelum menabrak dua kios dan beberapa warga.

    Pengemudi mobil M, mengaku dalam kondisi pikiran kosong saat mengendarai kendaraan dan baru tersadar setelah mobil menabrak kios dan warga. Pelaku tidak mengalami luka namun telah dibawa ke pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

    Korban luka terdiri dari RA. (balita), AA,YR, M, dan HAP, dengan luka mulai dari lecet, benturan pada kepala, hingga tulang panggul patah. Para korban telah mendapatkan perawatan di rumah sakit, antara lain RS Puri Medika, RSUD Koja, dan RSPI. Selain korban luka, kerusakan materil meliputi tiga lapak pedagang dan satu unit sepeda motor Honda Vario.

    “Polri bergerak cepat begitu laporan masuk. Penanganan korban menjadi prioritas utama, disertai langkah humanis di lapangan untuk menenangkan warga dan memastikan keselamatan semua pihak,” ujar Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

    Ia menambahkan bahwa kepolisian tetap konsisten menindaklanjuti setiap peristiwa kecelakaan secara profesional sesuai prosedur. “Unit Laka Satwil Jakarta Utara sudah berada di lokasi sejak awal untuk melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, dan penanganan korban. Polri juga terus meningkatkan pelayanan publik, termasuk memastikan korban mendapatkan perawatan cepat dan keluarga memperoleh informasi yang jelas,” kata Kombes Pol Budi.

    Saat ini kasus telah ditangani Unit Laka Lantas Satwil Jakarta Utara. Situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan kondusif, sementara proses penyelidikan terhadap pengemudi dan penyebab kecelakaan masih berlanjut.

  • Personel Ditpamobvit Polda Metro Jaya Sigap Bantu Warga Alami Gangguan Kesehatan saat CFD di FX Sudirman

    Personel Ditpamobvit Polda Metro Jaya Sigap Bantu Warga Alami Gangguan Kesehatan saat CFD di FX Sudirman

    Jakarta – Tugas Kepolisian bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Hal inilah yang ditunjukkan oleh personel Ditpamobvit Polda Metro Jaya saat melaksanakan patroli di kegiatan Car Free Day (CFD) pada Minggu (16/11/2025), di depan Mall FX Sudirman, Jakarta Selatan.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Ditpamobvit PMJ yang terdiri dari AKP Wuri Lestari, AKP Budi Santoso, Bripka Irna Novianti, Brigadir Verawati, dan Bripda Indira Kuswin D, sigap memberikan pertolongan kepada seorang warga bernama Bapak Cecep (63) yang mengalami gangguan kesehatan. Korban merasakan asam lambung naik dan vertigo yang menyebabkan sesak napas saat sedang berada di area CFD.

    Melihat kondisi tersebut, para personel langsung memberikan respon cepat dengan melakukan penanganan awal serta berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dan ambulans yang berada di sekitar FX Sudirman. Karena Bapak Cecep sudah tidak mampu berjalan, pihak Ditpamobvit PMJ kemudian mengantarnya menggunakan motor listrik menuju ambulans terdekat untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

    Di sela kegiatan, AKP Wuri Lestari menyampaikan bahwa tindakan cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen Ditpamobvit PMJ dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Dalam setiap patroli, kami tidak hanya mengamankan kegiatan, tetapi juga memastikan keselamatan warga. Begitu melihat ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan, kami bergerak cepat. Alhamdulillah penanganan berjalan lancar dan Pak Cecep segera mendapatkan bantuan medis,” ujarnya.

  • Polres Tangerang Selatan Responsif Ambil Langkah Humanis dalam Kasus Viral Siswa Tangsel Meninggal

    Polres Tangerang Selatan Responsif Ambil Langkah Humanis dalam Kasus Viral Siswa Tangsel Meninggal

    Tangerang Selatan — Polres Tangerang Selatan bergerak cepat menindaklanjuti kasus meninggalnya seorang siswa kelas 7 SMPN 19 Kota Tangerang Selatan berinisial M.H. (13), yang sebelumnya viral di media sosial. Korban meninggal dunia pada Minggu (16/11/2025) setelah menjalani perawatan intensif di RSUP Fatmawati. Informasi awal mengenai kondisi korban pertama kali beredar melalui unggahan sebuah akun Instagram, yang kemudian memicu perhatian publik.

    Menindaklanjuti viralnya informasi tersebut, Piket Sat Reskrim Polres Tangsel langsung menuju RSUP Fatmawati untuk memastikan kondisi M.H. dan menggali keterangan dari pihak keluarga serta tenaga medis. Langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan fakta awal di lapangan sekaligus memberikan respons tanggap atas keresahan masyarakat.

    “Polri menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas meninggalnya korban. Sejak pertama kasus ini viral, kami bergerak cepat dan tanggap memastikan kebenaran informasi dan melakukan langkah-langkah penyelidikan,” ujar Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

    Dalam pengumpulan informasi, Polres Tangsel menempuh berbagai langkah secara humanis dan penuh empati. Penyidik telah mendatangi sekolah untuk meminta keterangan kepala sekolah, wali kelas, serta saksi pelajar yang mengetahui kejadian. Polisi juga mengunjungi rumah keluarga anak yang diduga terlibat, serta menelusuri rangkaian perawatan M.H. dari sejumlah fasilitas kesehatan sebelumnya.

    Kepolisian turut berkoordinasi dengan Biro Hukum dan Humas RSUP Fatmawati guna memastikan data medis resmi dapat diperoleh untuk dianalisis. Meskipun keluarga korban belum membuat laporan polisi, penyelidik tetap menyusun Laporan Informasi agar proses penelusuran fakta tetap berjalan sesuai ketentuan.

    Ke depan, Polres Tangsel akan meminta keterangan tambahan dari saksi pelajar, mencocokkan kembali hasil pemeriksaan medis dari beberapa fasilitas kesehatan, serta menunggu resume medis lengkap dari RSUP Fatmawati. Dokumen tersebut akan dijadikan acuan untuk konsultasi dengan dokter ahli, sekaligus sebagai dasar untuk meminta keluarga mengizinkan visum maupun autopsi demi kejelasan medis.

    “Polri hadir untuk memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama dalam penanganan kasus yang melibatkan anak sebagai kelompok rentan,” tutup Kombes Pol Budi Hermanto.