Author: admin

  • Kapolri Cek Langsung Personel-Sarpras Polda DIY, Pastikan Siap Hadapi Potensi Bencana

    DIY – Kapolri Jenderal Listyo Sigit melakukan pengecekan langsung kesiapsiagaan tanggap bencana Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Satbrimobda Polda DIY. Personel hingga sarana dan prasarana (sarpras) dipastikan siap untuk melayani masyarakat.

    “Alhamdulillah hari ini saya meninjau langsung terkait dengan bagaiamma kesiapan provinsi DIY dalam hadapi potensi bencana. Ini adalah kegiatan kesekian kali setelah saya mengecek beberapa wilayah untuk memastikan bahwa seluruh stakeholder terkit baik TNI, Polri seluruh institusi yang terkait penanganan bencana betul-betul siap untuk digerakan,” kata Sigit usai meninjau, Jumat (21/11/2025).

    Berdasarkan laporan BMKG, mulai dari bulan Oktober hingga Januari, saat ini sudah memasuki musim penghujan disertai dengan La Nina skala lemah. Namun, di bulan November rata-rata hujan akan di atas normal.

    Sehingga memunculkan potensi bencana alam berupa banjir, tanah longsor dan lainnya yang berdampak pada keselamatan masyarakat. Antisipasi kesiapsiagaan personel dikerahkan di lokasi rawan bencana hingga tempat wisata.

    Sigit menambahkan, pihaknya beserta instansi terkait juga mewaspadai soal erupsi gunung merapi DIY. Ia meminta agar dilakukan sosialisasi dan informasi yang kuat untuk keselakatan masyarakat.

    “Dan juga disampaikan dari badan meteorologi bagaimana kondisi kini dari gunung merapi yang memang tiap hari terjadi erupsi sehingga tentunya tanggap bencana untuk terus disosialisasikan. Sehingga masyarakat tiap hari terupdate oleh informasi, sehingga pada saatnya manakala harus dilakukan evakuasi masyarakat sudah terinformasi. Kapan harus evakuasi, arahnya kemana, lalu perlengkapan yanh dibawa apa, semuanya kita harapkan tersosialiasi dengan baik,” ujar Sigit.

    Dalam kesempatan itu, Sigit juga melakukan pengecekan kesiapan peralatan yang khususnya digunakan pada saat melaksanakan SAR baik di darat, laut, maupun wilayah yang terdampak tanah longsor, bangunan runtuh.

    “Kemudian ada laka, baik laka lantas, kereta api kita cek satu per satu peralatan, alhamdulillah semua lengkap,” ucap Sigit.

    Lebih dalam, Sigit mengingatkan kepada seluruh personel untuk selalu mengecek peralatan agar selalu dalam keadaan siap pakai ketika memang terjadinya bencana alam.

    “Tadi juga ada mobil yang dilengkapi dengan baik bisa angkut alat untuk SAR, di sisi lain digunakan untuk posko darurat dan juga mobil dapur lapangan dengan berbagai macam kapasitas,” tutur Sigit.

    Menurut Sigit, yang paling utama dalam menghadapi potensi bencana alam di seluruh wilayah Indonesia adalah terjalinnya kolaborasi dan sinergisitas seluruh stakeholder yang ada. Hal ini penting dilakukan apalagi sebentar lagi akan memasuki kesiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

    “Kita menghadapi juga musim hujan yang cukup deras tentunya perlu kerja sama dan kolaborasi kuat. Sehingga pada saat masyarakat kegiatan mudik di liburan saat Nataru seluruh wilayah yang miliki potensi bencana tim SAR kita semua siap,” tutup Sigit.

  • Hadiri Apel Srawung Agung di DIY, Kapolri: Sinergi dengan Warga Jaga Keteraturan Sosial

    DIY – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri ‘Apel Srawung Agung Kelompok Jaga Warga untuk Jogja Damai. Kegiatan itu dipimpin oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, bertujuan untuk komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar damai dan kondusif.

    Kegiatan apel yang diselenggarakan di Mapolda DIY tersebut diikuti sebanyak 3.500 orang. Rinciannya, 1.000 terpusat di Polda dan 2.500 tersebar di lima Polres jajaran.

    Dalam amanatnya, Sultan menyambut baik dukungan 10.000 rompi Jaga Warga dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, baju itu adalah simbol keteduhan. Bahwa garda keamanan hadir, untuk “ngayomi lan ngemong”, bukan menakuti.

    “Menjelang Natal dan Tahun Baru, saya titipkan harapan, agar Jaga Warga terus menjadi pagar budaya yang menjaga harmoni; menjadi sahabat masyarakat;
    dan mitra Polri, yang memperkuat keteduhan di tengah dinamika sosial,” kata Sultan di Mapolda DIY, Jumat (21/11/2025).

    Sultan menyebut, dengan adanya sinergisitas dengan Polri dalam rangka menjaga kamtibmas, maka situasi Yogyakarta bakal diyakini aman, damai dan tertib.

    “Akhirnya, bila Polri bekerja dengan tata, titi, tatas, titis, dan Jaga Warga melangkah dengan tanggap, tangguh, tuntas, maka Yogyakarta akan senantiasa berada pada suasana titi tentrem, karta raharja, aman, tertib, makmur, dan sejahtera bagi seluruh warganya,” ujarnya.

    Sementara itu, Sigit menyatakan bahwa, kegiatan ini adalah simbolisasi dari bersatunya keterlibatan masyarakat dalam mengikuti kegiatan pranata atau keteraturan sosial.

    “Ini adalah warisan kebudayaan dan kearifan lokal masyarakat yang sudah ada sejak dulu. Ini terus ditumbuhkan dan dikembangkan,” ucap Sigit.

    Sigit menekankan, Polri tidak mungkin bisa bekerja sendiri. Sehingga harus berkolaborasi dan bersinergi dengan masyarakat untuk menjaga keteraturan sosial dan menyelesaikan masalah.

    “Saya minta kepada jajaran Polres, Polsek, keluarahan agar berkolaborasi dan bersinergi dengan jaga warga. Ini adalah kekuatan bersama untuk menjaga keteraturan bersama di Kota DIY,” tutup Sigit.

  • Jum’at Peduli, Polda Metro Jaya Bagikan Paket Sembako untuk Ojol dan PHL

    Jakarta – Polda Metro Jaya kembali menggelar program Jum’at Peduli dengan membagikan 400 paket sembako untuk pengemudi ojek online (Ojol) di wilayah Jabodetabek serta para Pegawai Harian Lepas (PHL), Jumat (21/11/2025). Kegiatan ini menjadi bentuk kedekatan Polri dengan para pekerja lapangan yang berperan besar dalam mobilitas masyarakat.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan program ini merupakan kolaborasi Polda Metro Jaya bersama sejumlah mitra yang ingin berbagi dengan masyarakat. Ia menegaskan bantuan sembako ini bukan sekadar penyaluran paket, melainkan simbol sinergi antara kepolisian dan komunitas Ojol. “Masyarakat adalah keluarga besar kita, dan harus dijaga bersama,” ujarnya.

    Selain membagikan sembako, kegiatan Jumat Peduli juga diisi dengan imbauan keselamatan berkendara oleh personel Polwan. Para pengemudi Ojol diminta untuk tetap disiplin mematuhi aturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan diri dan penumpang. Polisi berharap Ojol dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga ketertiban di jalan raya.

    Polda Metro Jaya juga mengajak para pengemudi Ojol untuk aktif melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui layanan darurat 110 yang beroperasi 24 jam. Kombes Pol Budi Hermanto menekankan bahwa terciptanya lingkungan yang aman memerlukan partisipasi semua elemen masyarakat, termasuk pengemudi Ojol yang memiliki mobilitas tinggi.

    Perwakilan komunitas Ojol mengapresiasi kegiatan ini. Mereka merasa diperhatikan dan menyebut bantuan tersebut sangat bermanfaat. “Kami dari semua Ojol di Jakarta mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Metro Jaya. Ini sangat membantu kami, dan kami siap jaga Jakarta bersama Polda Metro Jaya dengan Kamtibmas Ojol Jakarta,” ujar salah satu perwakilan.

  • Polda Jatim Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru

    SURABAYA – Polda Jawa Timur memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk para pengungsi dampak erupsi dan Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru.

    Pelepasan bantuan dipimpin langsung Wakapolda Jatim Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., bersama Pejabat Utama Polda Jatim di depan Gedung Tribrata Mapolda Jatim, Jumat (21/11/2025).

    Dalam sambutannya, Wakapolda Jatim menyampaikan bahwa status Gunung Semeru berada pada Level IV atau Awas.

    Meski tidak ada korban jiwa, namun tercatat Tiga warga mengalami luka bakar berat dan 17 lainnya luka ringan. Seluruh korban saat ini tengah mendapatkan perawatan medis.

    Wakapolda Jatim menegaskan bahwa distribusi bantuan diarahkan ke dua titik utama pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, yakni Posko SD 04 Supiturang dan Posko SMP 2 Pronojiwo.

    Berdasarkan laporan terbaru, Posko SD 04 Supiturang menampung sekitar 214 jiwa dengan kelompok rentan yang cukup besar, yakni 30 balita, satu bayi, tiga ibu menyusui, dua ibu hamil, 16 lansia, dan tiga penyandang disabilitas.

    Sementara itu, Posko SMP 2 Pronojiwo dihuni oleh lansia dalam jumlah tinggi, yakni 88 orang, serta 49 anak-anak dan balita.

    “Melihat demografi para pengungsi, terutama banyaknya balita dan lansia, bantuan yang kita berangkatkan hari ini adalah langkah tanggap darurat yang tepat sasaran,” ujar Wakapolda Jatim.

    Distribusi bantuan yang dikirimkan oleh Polda Jatim di antaranya kebutuhan balita seperti susu, popok, kasur bayi, dan pakaian anak. Bantuan ini diprioritaskan untuk Posko SD 04 Supiturang.

    Selain itu 450 selimut untuk kebutuhan para lansia di kedua posko, terutama 88 lansia di SMP 2 Pronojiwo dan 300 paket makanan ringan untuk anak-anak dan remaja di lokasi pengungsian.

    Wakapolda Jatim menekankan pentingnya pendekatan humanis selama pendistribusian.

    Lebih lanjut, Brigjen Pol Pasma Royce meminta seluruh personel menjaga koordinasi dengan posko setempat agar bantuan tepat sasaran serta memastikan keselamatan diri dan tim selama berada di daerah bencana.

    “Ingat, yang kita hadapi adalah warga yang sedang trauma. Laksanakan tugas dengan humanis dan penuh empati,” tegasnya.

    Mengakhiri amanatnya, Brigjen Pasma Royce secara resmi melepas rombongan bantuan kemanusiaan Polda Jatim Peduli sambil berharap kondisi para warga terdampak di Lumajang segera pulih.

    “Semoga Allah SWT melindungi kita semua dan segera memulihkan saudara-saudara kita di Lumajang,” pungkasnya.

  • Personel Satgas Ops Damai Cartenz Bagikan Momen Keharmonisan Bersama Anak-Anak di Pegunungan Bintang

    Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan — Personel Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz menggelar kegiatan berbagi momen kebahagiaan bersama anak-anak di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Kamis (20/11/2025) pukul 15.30 WIT. Kegiatan ini bertujuan mempererat keharmonisan antara aparat keamanan dengan masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah pegunungan tersebut.

    Kegiatan yang berlangsung di Jalan Kotdol tepatnya di sekitaran Kantor Bupati Pegunungan Bintang ini berawal dari pelaksanaan patroli rutin personel Satgas. Dalam kesempatan tersebut, personel berinteraksi dengan anak-anak yang tengah bermain di sekitar lokasi. Suasana keakraban pun tercipta ketika para personel berbagi canda, bermain bersama, serta memberikan semangat kepada anak-anak untuk terus bersekolah dan bercita-cita tinggi.

    Aksi sederhana ini disambut antusias oleh anak-anak maupun warga sekitar. Mereka tampak gembira dan merasa senang dengan kehadiran personel Satgas Ops Damai Cartenz yang datang dengan penuh kehangatan dan keramahan. Momen kebersamaan ini sekaligus menjadi simbol kuatnya hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga kedamaian di wilayah Pegunungan Bintang.

    Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis yang menjadi ciri khas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan di Tanah Papua.

    “Kami ingin menunjukkan bahwa tugas aparat tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kebahagiaan bagi masyarakat. Melalui interaksi sederhana seperti ini, kami berharap tumbuh kepercayaan dan hubungan emosional yang kuat antara aparat dan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus Papua,” ujar Brigjen Pol Faizal.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan pentingnya membangun komunikasi positif dan kedekatan sosial sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas keamanan yang berkelanjutan.

    “Kegiatan seperti ini akan terus kami dorong di seluruh jajaran. Anak-anak adalah masa depan Papua, dan dengan menanamkan rasa aman serta kasih sejak dini, kita turut membangun fondasi kedamaian yang kuat di wilayah ini,” tutur Kombes Pol Adarma.

    Kegiatan berbagi momen kebahagiaan di Pegunungan Bintang ini menjadi bukti nyata komitmen Satgas Operasi Damai Cartenz untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan pengayom bagi seluruh lapisan masyarakat Papua.

  • Tinjau Dapur SPPG Polda Sulteng, Menteri Hukum Puji Standar Kualitas Layak Jadi Contoh

    Palu – Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Sulawesi Tengah, Jumat (21/11/2025). Kunjungan itu dilakukan untuk melihat langsung standar pelayanan dan kualitas penyajian makanan yang diberikan kepada pelajar di sejumlah sekolah Kota Palu.

    Dalam peninjauan tersebut, Menteri Hukum didampingi Kapolda Sulteng Irjen Pol Endi Sutendi dan Kepala SPPG Polda Sulteng, Aldino. Rombongan disambut jajaran SPPG kemudian diajak melihat beberapa fasilitas yang digunakan untuk pengolahan makanan bergizi gratis (MBG).

    Kepala SPPG Polda Sulteng, Aldino, mengajak Menteri Hukum menelusuri area penyajian hingga dapur utama. Ia menjelaskan proses pengolahan makanan yang disebut sudah mengikuti standar kebersihan dan kualitas gizi.

    Setelah melihat seluruh fasilitas, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas memberikan apresiasi. Ia menilai SPPG Polda Sulteng berhasil menjadi yang terbaik di Sulawesi Tengah berkat kedisiplinan dan komitmen dalam menjaga kualitas makanan.

    “Ini harus menjadi contoh bagi SPPG lain di Sulawesi Tengah karena mendapatkan predikat terbaik nomor satu,” ujar Supratman di hadapan Kapolda Sulteng dan Kepala SPPG.

    Ia menyebut meski tugas pelayanan konsumsi bukanlah pekerjaan yang mudah, namun hasilnya terlihat dari kepuasan memberikan makan berigizi gratis kepada ribuan pelajar di sejumlah sekolah Kota Palu.

    Menteri Hukum menambahkan, bahwa peningkatan kualitas pemenuhan gizi sangat berkaitan dengan generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, ia meminta standar yang ada terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.

    Sementara itu, Kapolda Sulteng Irjen Pol Endi Sutendi menyampaikan terima kasih atas apresiasi dari Menteri Hukum. Ia menegaskan bahwa Polda Sulteng akan terus berupaya menjaga mutu pelayanan kepada masyarakat, termasuk di bidang pemenuhan gizi.

    Irjen Endi Sutendi juga menambahkan, bahwa dukungan pimpinan kementerian menjadi motivasi bagi Polda Sulteng untuk terus melakukan pembenahan. Ia berharap SPPG tetap menjadi role model dalam pelayanan pemenuhan gizi di wilayah Sulawesi Tengah.

    “Kami berkomitmen menjaga kualitas layanan pemenuhan gizi, karena standar yang baik adalah tanggung jawab kami kepada masyarakat, terutama bagi anak-anak penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045” pungkasnya.

  • Orang Tua Bocah yang Diselamatkan Polisi di Koja: “Terima Kasih Sebesar-besarnya, Anak Saya Sudah Sehat”

    Jakarta – Orang tua dari Dede Hermanta, bocah yang terseret arus di Kali Kresek, Koja, Jakarta Utara, menyampaikan ungkapan terima kasih mendalam kepada Bhabinkamtibmas Rawa Badak Utara, Aipda Elly Ependi. Aipda Elly sebelumnya viral setelah aksi heroiknya terjun ke sungai untuk menyelamatkan korban.

    Dalam pernyataannya, orang tua Dede mengaku sangat bersyukur anaknya dapat kembali dalam keadaan sehat berkat tindakan cepat sang polisi.

    “Kepada bapak polisi semuanya saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya, terutama kepada Bapak Bhabinkamtibmas, Bapak Eli, yang telah menyelamatkan anak saya, Dede Hermanta. Alhamdulillah anak saya sudah sehat dan bisa bermain seperti biasa. Saya banyak-banyak terima kasih,” ujarnya.

    Sebelumnya, Aipda Elly menunjukkan keberaniannya ketika mendengar teriakan warga yang melihat seorang anak terseret arus deras akibat hujan. Tanpa pikir panjang, ia langsung terjun ke sungai untuk menolong.

    Aksi penyelamatan itu menuai apresiasi dari warga sekitar yang menyaksikan langsung momen menegangkan tersebut. Kini, ucapan terima kasih dari orang tua korban mempertegas besarnya peran polisi di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat yang mengancam nyawa.

    Pihak kepolisian menyebut tindakan Aipda Elly merupakan wujud tugas kemanusiaan dan bentuk kehadiran Polri dalam melindungi keselamatan warga.

  • Polda Metro Jaya Bongkar Penyelundupan 439 Ballpress Pakaian Bekas Impor

    Jakarta – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penyelundupan pakaian bekas impor asal Korea Selatan, China, dan Jepang. Sebanyak 439 ballpress dengan nilai lebih dari Rp 4,28 miliar disita dalam dua pengungkapan pada 11 dan 16 November 2025.

    Barang-barang ilegal tersebut diamankan dari beberapa lokasi, antara lain Duren Sawit, Rest Area KM 19 Tol Jakarta–Cikampek, serta kawasan pergudangan di Padalarang, Bandung Barat.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk ketegasan Polda Metro Jaya dalam memberantas praktik penyelundupan yang merugikan negara dan masyarakat.

    “Pakaian bekas impor ini tidak melalui proses higienis yang benar sehingga berpotensi membawa bakteri, jamur, hingga virus. Selain aspek kesehatan, aktivitas ilegal ini juga merugikan industri tekstil dalam negeri serta para pelaku UMKM,” ujarnya pada Jumat (21/11/2025).

    Selain itu, Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, menjelaskan bahwa tindakan ini sejalan dengan arahan Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto serta instruksi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas seluruh bentuk penyelundupan yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi nasional.

    “Polda Metro Jaya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku penyelundupan. Setiap aktivitas ilegal yang merugikan masyarakat akan kami tindak secara tegas,” ungkapnya.

    Lanjut, Pengungkapan kasus ini dilakukan melalui penyelidikan intensif dengan melacak jalur distribusi serta mengejar kendaraan pengangkut. Polisi menemukan pola distribusi menggunakan banyak kendaraan dan melakukan bongkar muat pada malam hari untuk menghindari petugas.

    Dalam dua pengungkapan tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah pengemudi, koordinator lapangan, serta beberapa kendaraan yang digunakan untuk distribusi.

    Lebih lajut, ia menegaskan Polda Metro Jaya menegaskan bahwa para pelaku akan dijerat dengan pasal-pasal terkait perdagangan ilegal dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

    Masyarakat juga diimbau untuk tidak membeli atau memperdagangkan pakaian bekas impor, serta diminta segera melaporkan jika menemukan aktivitas serupa.

    “Kami membutuhkan dukungan masyarakat agar Jakarta tetap aman dan bersih dari barang-barang ilegal,” tutupnya.

  • JUM’AT KELILING, JUM’AT CURHAT DAN NGOPI KAMTIBMASKAPOLSEK SUKMAJAYA DI MASJID HAJAR ASWAD, KELURAHAN KALIBARU, KECAMATAN CILODONG, KOTA DEPOK

    Depok – Polsek Sukmajaya kembali menggelar rangkaian kegiatan Jum’at Keliling, Jum’at Curhat dan Ngopi Kamtibmas yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukmajaya AKP Rizky Firmansyah T, S.H., S.S., M.M. Kegiatan berlangsung pada Jum’at, 21 November 2025 bertempat di Masjid Hajar Aswad, Setu Cilodong, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, mulai pukul 11.30 s/d 14.00 WIB.

    Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 200 jemaah, yang meliputi tokoh agama, pengurus masjid, pengurus lingkungan RT/RW serta warga sekitar.
    Adapun petugas ibadah Jumat antara lain:
    • Muadzin : Ustad Oji
    • Bilal : Ustad Oji
    • Khotib/Imam : Ustad Yamin

    Khotbah Jumat mengangkat tema “Penguatan Ketahanan Keluarga dengan Meneladani Sifat Nabi Muhammad SAW”, yang menekankan pentingnya menumbuhkan keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan berpegang pada akhlak Rasulullah SAW sebagai pondasi ketahanan moral masyarakat.

    Usai pelaksanaan salat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan Jum’at Curhat dan Ngopi Kamtibmas bersama pengurus DKM, perangkat lingkungan, serta warga sekitar Masjid Hajar Aswad. Hadir dalam kegiatan tersebut:
    • Kapolsek Sukmajaya AKP Rizky Firmansyah T, S.H., S.S., M.M
    • Kanit Samapta AKP Suparman
    • Panit Binmas Ipda Warsito
    • Kanit Provost Aiptu Artonih
    • Kapospol Kalibaru Aiptu Sigit
    • Kapospol Proklamasi Aiptu Abdullah
    • Bhabinkamtibmas Kalibaru Aiptu Iwan Ridwan
    • Bhabinkamtibmas Kalimulya Aipda Sugondo
    • Bhabinkamtibmas Cilodong Aipda M. Anas
    • Bhabinkamtibmas Sukamaju Aipda Maruloh
    • Bhabinkamtibmas Baktijaya Bripka Gutarwan

    Dalam sesi dialog, Kapolsek Sukmajaya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi dan kedekatan Polsek Sukmajaya dengan warga masyarakat. Ia menjelaskan bahwa wilayah hukum Polsek Sukmajaya mencakup dua kecamatan yang cukup luas, sementara jumlah personel masih terbatas. Oleh karena itu, keterlibatan aktif masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
    Kapolsek juga menyampaikan beberapa perhatian dan prioritas Polsek Sukmajaya, antara lain:

    1. Kenakalan Remaja – Maraknya tawuran dan konsumsi minuman keras menjadi atensi utama. Area Setu Cilodong dianggap memiliki potensi kerawanan karena kerap menjadi tempat nongkrong remaja pada malam hari.
    2. Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) – Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, salah satunya dengan memasang kunci ganda pada sepeda motor.
    3. Penyalahgunaan Narkoba – Orang tua diimbau lebih mengawasi anak-anak, karena pola transaksi narkoba sekarang banyak dilakukan dengan sistem tempel.
      Kapolsek juga mengingatkan arahan Presiden RI bahwa Indonesia tengah berada dalam status Darurat Narkoba. Masyarakat diminta segera melapor jika mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba melalui Bhabinkamtibmas atau Call Center 110.

    Kegiatan Jum’at Keliling, Jum’at Curhat dan Ngopi Kamtibmas ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta mendorong partisipasi warga dalam memelihara keamanan dan kenyamanan lingkungan di Kecamatan Sukmajaya dan Cilodong.

  • Dua Menteri Tegaskan Penugasan Anggota Polri Aktif di Kementerian Sangat Membantu

    Jakarta — Dua menteri Kabinet menyampaikan dukungan terhadap keberadaan anggota Polri aktif yang bertugas di kementerian. Pernyataan ini muncul setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan uji materi Undang-Undang Polri yang turut menyoroti penugasan aparat di luar institusi kepolisian.

    Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menegaskan bahwa keberadaan personel Polri aktif di lingkungan kementeriannya tidak hanya sah secara regulasi, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi kelancaran kerja birokrasi dan penguatan pengawasan.

    “Membantu, sangat membantu” ujar Amran di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (20/11/2025).

    Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, juga menyampaikan pandangan senada. Ia menilai kehadiran aparat penegak hukum aktif, baik polisi maupun jaksa, merupakan bagian penting dari tata kelola sektor energi yang sangat membutuhkan pengawasan ketat.

    “Di ESDM ada beberapa anggota dari Polri, termasuk Inspektur Jenderal kita. Itu pangkatnya bintang tiga atau komjen ya,” ujar Bahlil.

    Menurut Bahlil, sinergi antara aparat penegak hukum dan jajaran teknis di ESDM mampu meningkatkan efektivitas pengawasan, terutama pada sektor-sektor strategis yang rawan pelanggaran, seperti migas dan minerba.

    “Sangat, sangat membantu. Polisi aktif, kemudian jaksa aktif. Jaksa juga kan ada di kantor kami. Dirjen Gakkum dari jaksa. Dan saya pikir ini sebuah kolaborasi yang baik dan sangat membantu.” katanya.

    Dukungan terbuka dari kedua menteri ini menambah dinamika dalam diskursus publik mengenai penugasan anggota Polri aktif di instansi sipil. Pemerintah kini menunggu tindak lanjut dari kajian lintas kementerian pasca Putusan MK Nomor 114/PUU/XXIII/2025, yang akan menjadi pijakan dalam penyempurnaan kebijakan penugasan aparat di luar struktur Polri.