Blog

  • Polda Metro Jaya Gelar Program “Satu Jam Mengaji Bersama Polisi” di Masjid At Taqwa PT Taspen

    Jakarta – Direktorat Binmas Polda Metro Jaya kembali menggelar program rutin Cooling System melalui kegiatan Satu Jam Mengaji Bersama Polisi. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Masjid At Taqwa PT Taspen, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2025).

    Kegiatan dipimpin oleh Kasubditbinpolmas Ditbinmas Polda Metro Jaya, AKBP H. Jajang Hasan Basri, S.Ag., M.Si., mewakili Dirbinmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Harri Muharram Firmansyah, S.I.K., serta didampingi Aiptu Riyaji.

    Acara diawali dengan salat dzuhur berjamaah, dilanjutkan sambutan Ketua DKM Masjid At Taqwa, Ustaz Sidra. Program ini juga diikuti oleh jajaran Taspen di seluruh Indonesia secara daring melalui zoom meeting.

    Dalam tausiyahnya, AKBP Jajang menyampaikan pentingnya memakmurkan masjid sebagai pusat kemakmuran umat dengan tema Harkamtibmas Berbasis Kemakmuran Masjid. Menurutnya, keberadaan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, meningkatkan kesejahteraan warga sekitar, serta menjaga kondusivitas kamtibmas.

    “Memakmurkan masjid berarti juga memakmurkan umat. Dengan demikian, keamanan dan ketertiban masyarakat akan terjaga karena warga merasa terbantu kebutuhannya,” ujarnya.

    Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia menyinggung peristiwa pada akhir Agustus 2025 sebagai pelajaran agar masyarakat tidak mudah ikut-ikutan aksi tanpa memahami tujuan yang sebenarnya.

    Dirbinmas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Harri Muharram Firmansyah, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa program Satu Jam Mengaji Bersama Polisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan.

    “Kami ingin polisi hadir tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam aspek pembinaan masyarakat. Lewat kegiatan mengaji bersama, kita bisa memperkuat iman, mempererat silaturahmi, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” tutur Kombes Harri.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary, menambahkan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini juga sejalan dengan program Jaga Jakarta dalam mewujudkan situasi yang aman, tertib, dan damai di ibu kota.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Jakarta agar tetap aman dan kondusif. Mari kita jaga persaudaraan, jauhi hoaks, dan jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar. Dengan kebersamaan dan doa, insyaallah Jakarta akan selalu aman,” pesan Brigjen Ade Ary.

  • Ketua Umum Bhayangkari Salurkan 5.000 Paket Bansos, Gelar Bakti Kesehatan dan Religi di Ende, NTT

    Ende, NTT – Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Julianti Sigit Prabowo, melaksanakan rangkaian kegiatan Bhayangkari Peduli di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Rabu (1/10/2025). Kegiatan ini meliputi penyaluran bantuan sosial, bakti kesehatan, serta bakti religi yang dipusatkan di halaman Kantor Camat Ende Utara, Kelurahan Kota Raja, Kecamatan Ende Utara.

    Dalam kunjungan tersebut, Ketua Umum Bhayangkari didampingi Kapolda NTT, Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Wakapolda NTT, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah NTT, para pejabat utama Polda NTT, Wakil Bupati Ende, Ketua DPRD Ende, Dandim 1602/Ende, Kapolres Ende, Ketua Bhayangkari Cabang Ende, Kajari Ende, dan sejumlah undangan lainnya.

    Rangkaian kegiatan dimulai sejak kedatangan Ketua Umum Bhayangkari di Bandara H. Hasan Aroeboesman Ende menggunakan pesawat CN 295 Polri. Rombongan kemudian menuju lokasi acara dan meninjau langsung pelaksanaan bakti kesehatan berupa pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi dan mulut, pemberian kacamata baca gratis, layanan KIA & KB, serta khitanan/bedah minor.

    Selain itu, dilakukan pula penyerahan bantuan secara virtual kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Sikka dan Polres Ngada melalui Zoom Meeting. Secara keseluruhan, Bhayangkari menyalurkan 5.000 paket sembako untuk tiga kabupaten, dengan rincian Kabupaten Ende 2.000 paket, Kabupaten Sikka 1.500 paket, dan Kabupaten Ngada 1.500 paket.

    Penyerahan bantuan secara simbolis diberikan kepada enam perwakilan penerima, antara lain warga terdampak sosial, anak stunting, pelajar, penyandang disabilitas, serta perwakilan pengurus rumah ibadah. Bantuan yang diberikan mencakup sembako, perlengkapan sekolah, kursi roda, hingga sarana rumah ibadah untuk gereja dan masjid.

    Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari kepada masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.

    “Melalui program Bhayangkari Peduli, Bhayangkari tidak hanya hadir mendampingi tugas-tugas Polri, tetapi juga terjun langsung membantu masyarakat yang membutuhkan, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga keagamaan,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

    Ia menekankan bahwa aksi sosial ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri, Bhayangkari, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya di NTT. Dengan adanya dukungan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin merasakan kehadiran Polri dan Bhayangkari dalam membantu mengatasi berbagai permasalahan sosial,” tambahnya.

    Kegiatan berlangsung aman dan lancar dengan pengamanan terbuka dan tertutup oleh personel Polres Ende serta Brimob Batalyon B Ende yang dipimpin langsung Kapolres Ende AKBP I Gede Ngurah Joni M., S.H., S.I.K., M.H.

  • Jaga Jakarta: Brimob Polda Metro Jaya Patroli SAR Antisipasi Genangan Air di Jakarta Timur

    Jakarta, 30 September 2025 – Sebagai bagian dari program Jaga Jakarta, Batalyon B Pelopor Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan patroli SAR di wilayah Jakarta Timur. Kegiatan ini dilakukan menyusul hujan yang sempat mengguyur beberapa daerah, untuk memantau ketinggian air dan memastikan keselamatan warga.

    Tim SAR yang terdiri dari 8 personel bergerak cepat pada malam hari melakukan pengecekan di tiga titik rawan genangan air, yaitu Kebon Pala, Cipinang Indah, dan Cipinang Melayu. Selama kegiatan, tim berkoordinasi dengan BNPB, SDSA, RT setempat, dan warga guna memperoleh informasi kondisi terkini.

    Di Kebon Pala, tinggi muka air berada dalam kategori aman (hijau) tanpa menimbulkan korban atau kerusakan. Sementara di Cipinang Indah, genangan air sempat mencapai 20 cm di jalan, dengan tinggi muka air di kali sekitar 3 meter. Aktivitas warga tetap berjalan normal berkat upaya penyedotan air yang dilakukan SDSA. Di Cipinang Melayu, Jalan Haji Amsir sempat tergenang setinggi 160 cm, namun tidak memerlukan evakuasi warga.

    Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menyatakan, “Sebagai bagian dari program Jaga Jakarta, Batalyon B Pelopor terus memantau kondisi wilayah Jakarta Timur, memastikan keselamatan warga, dan siap memberikan bantuan SAR bila diperlukan.”

    Patroli SAR ini menjadi bukti kesiapsiagaan Brimob dalam mendukung keselamatan masyarakat, menjaga wilayah Jakarta tetap aman, dan menegakkan program Jaga Jakarta secara konsisten.

  • Polres Metro Bekasi Serahkan Kursi Roda untuk Penyandang Disabilitas di Pebayuran

    Bekasi – Polres Metro Bekasi menggelar bakti kesehatan dengan menyerahkan bantuan kursi roda untuk dua warga penyandang disabilitas di Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Rabu (1/10/2025). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa SIK MH.

    Dua warga yang menerima bantuan ialah Fahreza Fadilah (21) dan Khoirunnisa Agustin (8), keduanya penyandang disabilitas sejak lahir. Penyerahan dilakukan di rumah orang tua mereka, Bapak Ade dan Ibu Santi, di Kampung Pamahan. Suasana haru mewarnai kegiatan saat keluarga penerima mengucapkan syukur dan terima kasih.

    “Polri tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga kursi roda ini bisa meringankan aktivitas adik Fahreza dan Khoirunnisa,” ujar Mustofa.

    Kapolres hadir bersama pejabat utama Polres Metro Bekasi, di antaranya Kasat Lantas Kompol Sugihartono, Wakasat Binmas AKP Sugeng Haryanto, Kasihumas AKP Aliyani, Kasi Propam AKP Painondang Marbun, dan Kasi Dokkes dr Fanni Sari. Turut hadir pula perangkat desa, termasuk Kepala Desa Sumberurip Jajang Suja’i.

    Jajang mengapresiasi kepedulian jajaran Polres Metro Bekasi. Menurutnya, kegiatan sosial ini membuat masyarakat semakin dekat dengan Polri.
    “Kami sangat berterima kasih, semoga sinergi dan kepedulian ini terus terjaga,” ucapnya.

    Bakti kesehatan tersebut diharapkan tidak hanya meringankan beban keluarga penyandang disabilitas, tapi juga menjadi pengingat bahwa Polri hadir untuk menebarkan kemanusiaan, kebersamaan, dan harapan bagi warga yang membutuhkan.

  • Police Goes To School: Polres Metro Jakarta Barat Bentuk Karakter Pelajar yang Tangguh dan Berprestasi

    Jakarta Barat, Suasana pagi di SMK Yadika 2 Jakarta pada Selasa (30/9/2025) terasa berbeda.

    Ratusan pelajar berkumpul di lapangan sekolah untuk mengikuti program Police Goes To School yang digelar Polres Metro Jakarta Barat.

    Dalam kegiatan tersebut, Kabagren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Leny Winarti, S.H., M.M. hadir langsung untuk memberikan motivasi sekaligus pembekalan tentang pentingnya menjaga diri dari hal-hal negatif.

    Kompol Leny mengingatkan para siswa agar fokus pada pendidikan, menjauhi tawuran, serta tidak terjerumus pada narkoba.

    “Anak-anak, masa depan kalian masih panjang. Kejarlah cita-cita setinggi langit, jangan kotori dengan tawuran atau narkoba. Pulang sekolah langsung pulang ke rumah agar orang tua tenang,” pesan Kompol Leny dengan penuh kehangatan, Selasa, 30/9/2025

    Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah.

    Kepala Sekolah SMK Yadika 2, Suci Widiarti, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa apa yang disampaikan pihak kepolisian sejalan dengan komitmen sekolah dalam membentuk karakter siswa.

    “Kami berharap anak-anak bisa meresapi pesan ini, dan berkomitmen untuk tidak terlibat tawuran maupun narkoba,” ujarnya.

    Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara pihak kepolisian, guru, dan para siswa sebagai simbol sinergi dalam mendidik generasi muda.

    Melalui program Police Goes To School, Polres Metro Jakarta Barat berharap bisa semakin mendekatkan diri dengan pelajar, sekaligus menanamkan nilai-nilai positif demi terciptanya generasi penerus bangsa yang amanah, berprestasi, dan membanggakan.

  • Hari Kesaktian Pancasila, Kapolsek Pancoran Ajak Pelajar SMA 55 Jaga Persatuan Bangsa

    Jakarta – Kapolsek Pancoran Kompol Mansur SE, MM, memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMA 55 Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (1/10/2025). Kehadirannya menjadi bentuk komitmen Polsek Pancoran dalam menanamkan nilai kebangsaan di kalangan generasi muda.

    Upacara berlangsung khidmat sejak pukul 06.30 hingga 08.00 WIB di lapangan sekolah. Kompol Mansur hadir bersama Kanit Bimas Iptu Rasiwan dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Duren Tiga Aiptu Dadang.

    Dalam amanatnya, Kompol Mansur menegaskan pentingnya peran pelajar dalam menjaga keutuhan Pancasila sebagai ideologi bangsa.

    “Generasi muda harus mampu menjadi garda terdepan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pancasila bukan sekadar dasar negara, tapi pedoman hidup berbangsa,” ujarnya.

    Dari pihak sekolah, kegiatan dihadiri Kepala SMA 55 Duren Tiga Drs. Wahyu Krisnadi, Pembina Osis Riana, serta 49 guru dan 850 siswa. Suasana upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat.

    Kepala sekolah menyampaikan apresiasinya atas kehadiran jajaran Polsek Pancoran. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan bagi para siswa.

    Upacara Hari Kesaktian Pancasila ini pun menegaskan sinergi antara Polsek Pancoran dengan dunia pendidikan dalam memperkuat nilai persatuan dan nasionalisme di wilayah Pancoran.

  • Kapolres Tanjung Priok Sambangi Satkamling Muara Angke, Dengar Aspirasi Warga

    Jakarta – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr Martuasah Hermindo Tobing mengunjungi Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di RW 011 Muara Angke, Selasa malam (30/9/2025). Kegiatan ini digelar untuk mempererat sinergi antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

    Kapolres hadir bersama Wakapolres Kompol Yudi Permadi, sejumlah pejabat utama Polres, serta tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, dan LMK. Dalam kesempatan itu, Kapolres menegaskan bahwa Satkamling merupakan implementasi program Kapolri dan Kapolda Metro Jaya untuk memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat.

    “Satkamling ini adalah bentuk kepedulian kita bersama. Warga harus jadi polisi bagi dirinya sendiri dalam menjaga lingkungan,” kata Martuasah.

    Dalam sesi dialog, warga menyampaikan apresiasi atas sinergi dengan Polsubsektor Muara Angke, terutama dalam upaya menutup portal lingkungan guna mencegah tawuran. Namun, sejumlah keluhan juga disampaikan, di antaranya maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di siang hari serta minimnya fasilitas keamanan seperti CCTV dan sistem identifikasi warga.

    “Kami berharap bantuan pemasangan CCTV dan ID Card bagi warga untuk menekan tindak kejahatan,” ujar Ketua RT setempat.

    Menanggapi aspirasi itu, Kapolres menyebut pihaknya akan menambah personel di Polsek Kawasan Sunda Kelapa, membuat grup komunikasi antara RT/RW dengan fungsi Satreskrim dan Satresnarkoba, serta membantu pemasangan CCTV di titik rawan.

    “Kalau ada oknum anggota nakal, silakan laporkan. Tapi kami mohon dukungan untuk anggota yang baik agar bisa terus bekerja sama. Mari bergandeng tangan menjaga lingkungan,” tegasnya.

    Kasatreskrim dan Kasatresnarkoba juga menegaskan komitmen dalam mencegah tawuran remaja dan peredaran narkoba melalui patroli rutin serta sosialisasi ke warga.

    Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan pembagian paket sembako untuk warga. Kapolres menekankan bahwa Satkamling bukan sekadar kegiatan seremonial.

    “Satkamling ini wadah untuk mendengar, mencatat, dan menindaklanjuti aspirasi warga. Kami ingin Polri bersama masyarakat menjaga wilayahnya agar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya

  • Pelatihan Public Speaking Jadi Langkah Polres Metro Bekasi Kota Bangun Citra Positif

    Bekasi Kota – Polres Metro Bekasi Kota menggelar pelatihan peningkatan kemampuan public speaking dan pembuatan konten kreatif bagi seluruh personel Polri dan ASN. Kegiatan ini digelar sebagai upaya mendukung pelayanan publik yang lebih humanis sekaligus membangun citra positif Polri di era digital.

    Pelatihan berlangsung pada Rabu (1/10) dengan menghadirkan Ipda Hadi S, Psi sebagai narasumber. Ia membawakan materi seputar teknik dasar hingga lanjutan berbicara di depan umum, strategi meningkatkan kepercayaan diri, serta tips menciptakan konten digital yang menarik namun tetap sesuai etika komunikasi institusional Polri.

    “Public speaking bukan hanya soal berbicara, tapi bagaimana membangun narasi positif dan komunikasi yang persuasif kepada masyarakat,” ujar Ipda Hadi dalam sesi pelatihan.

    Selain teori, para peserta juga mendapat kesempatan praktik berupa simulasi berbicara di depan umum hingga membuat video pendek edukatif seputar pesan Kamtibmas.

    Sementara, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., menekankan, kemampuan komunikasi publik dan pengelolaan media digital kini menjadi keterampilan penting bagi anggota Polri.

    “Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan yang informatif, responsif, dan humanis,” katanya.

    Pelatihan ini sejalan dengan program transformasi Polri menuju Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan), di mana penguatan kompetensi personel menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan pelayanan profesional dan berintegritas.

  • Wakapolres Metro Jakut Ajak Pelajar SMK Walang Jaya Jadi Generasi Tangguh, Jauhi Tawuran dan Narkoba

    Jakarta Utara, – Polres Metro Jakarta Utara kembali menggelar program Police Go To School sebagai upaya membangun kedekatan dengan pelajar sekaligus menanamkan kesadaran hukum sejak dini. Kali ini kegiatan berlangsung di SMK Walang Jaya, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Selasa (30/9/2025).

    Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP James H. Hutajulu, S.I.K., S.H., M.H., M.I.K., hadir langsung memberikan penyuluhan kamtibmas. Ia didampingi sejumlah pejabat utama, antara lain AKBP Amin Muharjo, S.Sos. (Kabag SDM), AKP Hartono, S.H. (Wakapolsek Koja), serta perwakilan dari Humas dan Binmas.

    Kegiatan juga disambut hangat oleh pihak sekolah, termasuk Ketua Yayasan Aji Wisnu Nugroho, Kepala Sekolah Gatot, S.Pd.I, serta jajaran guru dan pengurus OSIS.

    Dalam arahannya, Wakapolres mengingatkan para siswa untuk menjauhi perilaku tawuran yang kini marak terjadi di kalangan remaja.

    “Tawuran bukan tren yang harus diikuti. Kalian adalah generasi penerus bangsa. Jangan terjebak dalam ajakan yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegas James di hadapan siswa.

    Ia juga menyoroti potensi keterlibatan pelajar dalam aksi unjuk rasa yang digerakkan kelompok anarko. Menurutnya, sekolah bersama kepolisian perlu memperkuat sinergi agar siswa tidak terseret dalam kegiatan tersebut.

    Selain itu, ancaman narkoba menjadi perhatian serius. Wakapolres menekankan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan upaya pencegahan, termasuk rencana cek urine di lingkungan sekolah.

    “Narkoba merusak masa depan. Jangan pernah coba-coba. Jika melihat ada peredaran atau penyalahgunaan, segera laporkan ke Call Center 110,” pesannya.

    Kegiatan yang berlangsung tersebut berjalan lancar, penuh antusiasme siswa, dan berakhir dalam suasana aman serta kondusif.

    Melalui program Police Go To School, Polres Metro Jakarta Utara berharap tercipta generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan mampu menjadi pelopor keamanan di lingkungannya.

  • 58 Jamaah NII Faksi MYT Ikrar Setia NKRI

    Tangerang — Bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, sebanyak 58 orang jamaah eks anggota kelompok Negara Islam Indonesia (NII) faksi MYT (Muhamad Yusuf Tohiri) menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, pada Rabu, 1 Oktober 2025 pukul 09.00 WIB.

    Para peserta yang berasal dari Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya ini secara terbuka menyatakan lepas baiat dari ajaran menyimpang dan menegaskan kesetiaan mereka kepada Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara.

    Acara diawali dengan pembacaan deklarasi kesetiaan kepada NKRI yang dipimpin oleh perwakilan peserta, Ustaz Mukhlis, dan diikuti oleh seluruh peserta. Selanjutnya, para peserta melakukan penandatanganan surat pernyataan kesetiaan, kemudian dilanjutkan dengan prosesi mencium bendera merah putih sebagai simbol kecintaan dan penghormatan terhadap Indonesia.

    Dalam sambutannya, perwakilan dari Detasemen Khusus (Densus 88) Anti Teror Polri yaitu Kasatgaswil DKI Jakarta Kombes Pol Dhani Arifianto S.I.K. M.Han – menyampaikan penghargaan atas langkah besar yang diambil para peserta dalam meninggalkan paham radikalisme. “Langkah ini adalah bentuk nyata kembalinya semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Ini bukan akhir, tapi awal baru untuk hidup yang lebih baik dalam bingkai NKRI,” ujarnya.

    Wali Kota Tangerang yang turut hadir juga menyampaikan apresiasi dan dukungan dari pemerintah daerah. “Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk mendampingi proses reintegrasi sosial dan pemberdayaan ekonomi bagi saudara-saudara kita yang telah kembali ke jalan yang benar,” katanya.

    Acara semakin khidmat dengan tausiyah kebangsaan oleh Asep Muhargono, mantan aktivis NII yang kini menjadi pendiri Yayasan Prasana Bumi Pertiwi (PRABU) — lembaga binaan yang terdiri dari para mantan anggota NII yang kini aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya paham radikal. Dalam tausiyahnya, Asep menegaskan bahwa “Pancasila dan Islam tidak bertentangan, dan cinta tanah air adalah bagian dari iman.”

    Sebagai penutup, KH Saparudin , Wakil ketua MUI Kota Tangerang, memimpin pembacaan doa bersama agar para peserta diberikan kekuatan untuk tetap istiqamah di jalan yang benar, serta agar bangsa Indonesia terhindar dari segala bentuk perpecahan dan radikalisme.

    Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai stakeholder Kota Tangerang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat lingkungan setempat yang turut memberikan dukungan moril dan semangat kepada para peserta dalam menjalani kehidupan baru yang lebih damai, produktif, dan konstitusional.

    Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak individu maupun kelompok yang terpapar paham radikal untuk mengikuti jejak serupa — kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi dan berkontribusi membangun bangsa dalam semangat persatuan dan kesatuan