Blog

  • Pembuatan SKCK Kini Lebih Mudah Lewat POLRI Super App, Warga Akui Pelayanan Cepat dan Ramah

    Pembuatan SKCK Kini Lebih Mudah Lewat POLRI Super App, Warga Akui Pelayanan Cepat dan Ramah

    Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, efisien, dan transparan. Salah satunya melalui layanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) secara online melalui aplikasi POLRI Super App, yang kini semakin memudahkan masyarakat.

    Masyarakat tak perlu lagi antre panjang di kantor kepolisian. Proses pendaftaran dapat dilakukan langsung melalui smartphone dengan langkah-langkah sederhana, mulai dari instalasi aplikasi, verifikasi identitas, hingga pengunggahan dokumen persyaratan. Setelah registrasi selesai, pemohon hanya perlu datang ke kantor polisi pilihan untuk pencetakan SKCK.

    “Cukup unduh aplikasi POLRI Super App di Play Store atau App Store, pilih menu SKCK, isi keperluan, unggah dokumen, dan cetak bukti registrasi online yang dikirimkan melalui e-mail. Setelah itu, datang ke kantor polisi sesuai pilihan untuk melakukan pencetakan SKCK,” jelas Ps.Kasi Yanmin Akp Wahyu Safaro Sahron

    Kemudahan ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satu pemohon, Ahmad Hasan, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan.

    “Saya sedang membuat SKCK secara online dan pelayanannya sangat baik, ramah, dan cepat. Saya merasa sangat terbantu dengan adanya sistem online ini. Terima kasih kepada Polda Metro Jaya,” ujar Ahmad di lokasi pelayanan.

    Melalui layanan digital ini, Polda Metro Jaya berharap proses administrasi kepolisian dapat semakin mudah diakses oleh masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi.

  • Ngopi Kamtibmas Polsek Koja, Wujudkan Keamanan dan Kebersamaan Warga Lagoa

    Ngopi Kamtibmas Polsek Koja, Wujudkan Keamanan dan Kebersamaan Warga Lagoa

    Jakarta Utara – Dalam rangka program Jaga Jakarta melalui Jaga Warga dan Jaga Lingkungan, Polsek Koja menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama warga di Kantor RW 016, Jalan Cemara, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, pada Selasa malam (7/10/2025).

    Kegiatan yang berlangsung hangat tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Koja Kompol Dr. Andry Suharto, S.H., M.H., didampingi Kanit Binmas Iptu M. Erpan, Bhabinkamtibmas Aipda Iwan, serta beberapa personel Polsek Koja lainnya. Hadir pula Ketua RW 016 Ibu Mispawati, para Ketua RT 001–012, dan perwakilan LMK RW 016.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Koja menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia mengimbau warga agar aktif menjaga lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta kejahatan jalanan lainnya yang belakangan meningkat.

    “Kami mengajak seluruh warga untuk terus menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Pastikan kendaraan terkunci ganda dan tidak diparkir sembarangan. Laporkan segera ke Polsek Koja atau melalui call center 110 jika terjadi hal mencurigakan,” ujar Kompol Andry Suharto.

    Selain itu, ia juga mengingatkan para orang tua agar lebih mengawasi anak-anak remaja dan melarang mereka keluar rumah pada malam hari guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran antar kelompok.

    Kegiatan Ngopi Kamtibmas ini bertujuan mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana diskusi terbuka untuk menyerap aspirasi warga terkait situasi keamanan di lingkungan mereka.

    Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban, diakhiri dengan dialog santai antara warga dan jajaran Polsek Koja. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di wilayah Lagoa dilaporkan aman dan kondusif.

  • Wapres Pimpin Tanam Jagung Serentak Kuartal IV Polri, Komitmen Dukung Swasembada Pangan

    Wapres Pimpin Tanam Jagung Serentak Kuartal IV Polri, Komitmen Dukung Swasembada Pangan

    Banten – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memimpin penanaman jagung serentak kuartal IV Polri dalam rangka mendukung swasembada pangan di Desa Bantar Panjang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (8/10/2025).

    Dalam kegiatan ini, Wapres juga didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Penanaman jagung merupakan komitmen Polri sejak awal mendukung program swasembada pangan.

    “Polri terus berupaya mewujudkan ketahanan pangan nasional dengan dukungan penuh dari berbagai Kementerian/Lembaga, Instansi Pemerintah, para stakeholder terkait serta seluruh elemen masyarakat,” kata Sigit dalam sambutannya.

    Menurut Sigit, dengan adanya kolaborasi tersebut, potensi lahan dari program ketahanan pangan Polri telah mencapai 1,19 juta hektar, yang terdiri atas 881.743 hektar lahan binaan Polri dan 313.941 hektar Lahan Baku Sawah.

    “Dari total luasan tersebut, 554.105 hektar telah ditanami jagung yang terdiri dari 484.771 hektar lahan binaan Polri dan 69.334 hektar lahan baku sawah,” ujar Sigit.

    Pada lahan yang telah ditanam selama periode Januari sampai dengan September 2025, dihasilkan 2,83 juta ton jagung yang terdiri atas panen kuartal I sebesar 193.333 ton dari lahan seluas 16.656 hektar.

    Panen Kuartal II meningkat signifikan dengan capaian 1,89 juta ton dari 343.363 hektar lahan, dan kuartal III sebesar 751.442 ton dari 166.512 hektar lahan.

    “Tentunya, capaian ini turut berkontribusi terhadap peningkatan produksi jagung nasional periode Januari sampai Agustus 2025, yang mencapai 11,42 juta ton. Produksi tersebut meningkat 1,39 juta ton, atau 13,95% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024, yaitu sebesar 10,03 juta ton,” tutup Sigit.

  • Kapolri Paparkan Berbagai Inovasi Polri Dukung Ketahanan Pangan

    Kapolri Paparkan Berbagai Inovasi Polri Dukung Ketahanan Pangan

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan Polri mendukung program ketahanan pangan yang digagas di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Jenderal Sigit mengatakan Polri telah melakukan berbagai inovasi guna mendukung program ini, apa saja inovasinya?

    Jenderal Sigit mengatakan salah satu inovasi Polri yakni pemanfaatan bibit unggul hibrida P27 dan pupuk tekno MIGO Presisi Bhayangkara. Kedua hal ini bisa meningkatkan hasil panen.

    “Guna mendukung program ketahanan pangan, beberapa waktu yang lalu kami telah melakukan berbagai inovasi, salah satunya pemanfaatan bibit unggul Hibrida P27 dan pupuk Tekno MIGO Presisi Bhayangkara guna meningkatkan hasil
    panen dari 4 ton/hektar menjadi 9 sampai dengan 14 ton/hektar,” kata Jenderal Sigit dalam paparannya di Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV, Tangerang, Banten, Rabu (8/10/2025).

    Dia juga mengatakan ratusan bintara khusus pertanian telah direkrut. Mereka diharapkan bisa mengoptimalkan pengolahan dan hasil produksi.

    “Termasuk merekrut 333 orang bintara kompetensi khusus pertanian untuk mengoptimalkan pengolahan dan hasil produksi,” katanya.

    Selain itu, Jenderal Sigit mengungkapkan saat ini Polri bekerjasama dengan berbagai universitas, salah satunya Universitas Sriwijaya untuk mengolah tanaman eceng gondok menjadi pupuk organik. Dia mengungkapkan pupuk ini memiliki kandungan unsur hara yang sangat baik, serta bernilai ekonomis tinggi, dengan biaya produksi untuk 1 hektar lahan sebesar Rp773.000, atau 86% lebih hemat dibandingkan penggunaan pupuk kimia yang mencapai Rp5,9 juta per hektar.

    Lebih lanjut, inovasi selanjutnya adalah program Polrian atau polisi Peduli Pengangguran Polda Banten. Dalam program ini, sampah organik seperti sisa sayuran dan buah, daun kering, hingga limbah dapur agar menghasilkan eco-enzyme maupun pupuk kompos.

    “Selain itu, kami juga melakukan pembudidayaan kelinci di Provinsi Bangka Belitung, dimana kotoran kelinci tersebut kami manfaatkan sebagai pupuk organik,” ungkapnya.

    Kemudian, dalam upaya meningkatkan kesuburan tanah, Polri bersama Universitas Lambung Mangkurat telah mengolah lahan basah dengan tingkat keasaman pH di bawah 5, menjadi lahan produktif dengan memanfaatkan batu asal Korea. Inovasi ini mampu menetralisir keasaman serta meningkatkan pH tanah, sehingga pada lahan basah seluas 5 hektar di Kalsel telah dilakukan 4 kali panen dengan rata-rata produksi mencapai 8 ton per hektar.

    “Untuk mendukung produktivitas lahan, Polri juga memanfaatkan teknologi Solar Water Pump, yang menggunakan panel surya berkapasitas 5.680 watt untuk menggerakkan pompa air. Teknologi ini mendukung sistem irigasi pertanian secara efisien dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

    Di sisi lain, dia mengungkapkan Polri turut memanfaatkan teknologi Watergen yang mampu menghasilkan 100 sampai dengan 350 liter air bersih per hari dari kelembapan udara. Teknologi ini, katanya, memberikan solusi bagi daerah pertanian kering, sehingga ketersediaan air dapat tetap terjaga untuk menunjang produktivitas.

    “Sebagai pelengkap dari seluruh rangkaian dukungan dari hulu hingga hilir, kami laporkan kepada Bapak Wakil Presiden bahwa pembangunan 18 unit gudang ketahanan pangan Polri di 12 provinsi dengan kapasitas total 18.000 ton, yang sebelumnya dilakukan groundbreaking di Bengkayang oleh Bapak Presiden RI pada tanggal 5 Juni 2025 telah selesai 100%. Sebagai langkah awal, gudang di Provinsi Jawa Barat akan diisi 100 ton jagung hasil panen yang juga diikuti oleh gudang Polri lainnya,” pungkasnya.

  • Warga Cakung Ucapkan Terima Kasih kepada Polda Metro Jaya atas Layanan Kesehatan Gratis

    Warga Cakung Ucapkan Terima Kasih kepada Polda Metro Jaya atas Layanan Kesehatan Gratis

    Jakarta – Rasa syukur dan terima kasih disampaikan warga Cakung atas terselenggaranya kegiatan bakti kesehatan yang digelar Polda Metro Jaya melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes). Kegiatan yang berlangsung di Pospol JGC, Cakung, Jakarta Timur, pada Rabu (8/10/2025) ini disambut antusias oleh ratusan warga yang datang untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis dan bantuan sembako.

    Salah satu warga, Rika, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Ia datang bersama keluarganya untuk memeriksakan kesehatan gigi sekaligus menerima paket sembako.

    “Terima kasih Polda Metro Jaya. Kami masyarakat Cakung mengucapkan banyak terima kasih karena sudah diberikan fasilitas kesehatan gratis, terutama saya bisa berobat gigi dan dapat sembako juga. Sangat membantu sekali,” ujarnya dengan wajah gembira.

    Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Pol dr. Martinus Ginting, Sp.P, menjelaskan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini merupakan agenda rutin Biddokkes dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mempererat hubungan antara Polri dan warga.

    “Bakti kesehatan ini kami selenggarakan secara rutin. Selain pemeriksaan kesehatan umum, kami juga melakukan pemeriksaan laboratorium sederhana, pemeriksaan gigi, serta membagikan kacamata gratis dan sembako kepada masyarakat sekitar,” kata Kombes Martinus di lokasi kegiatan.

    Ratusan warga terlihat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan umum, laboratorium sederhana, hingga pemeriksaan gigi oleh tim dokter gigi Polda Metro Jaya. Tak hanya itu, sebanyak 100 orang juga menerima bantuan kacamata gratis sebagai bagian dari rangkaian pelayanan kesehatan tersebut.

    Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui aksi sosial seperti ini, Polda Metro Jaya berharap kehadiran Polri dapat terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga kesehatan dan kesejahteraan social

  • Polda Metro Jaya Gelar Bakti Kesehatan di Cakung, Ratusan Warga Antusias Periksa Kesehatan

    Polda Metro Jaya Gelar Bakti Kesehatan di Cakung, Ratusan Warga Antusias Periksa Kesehatan

    Jakarta – Polda Metro Jaya melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) kembali menggelar kegiatan bakti kesehatan dan pembagian sembako kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung di Pospol JGC, Cakung, Jakarta Timur, pada Rabu (8/10/2025) pukul 08.00 WIB hingga selesai.

    Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Pol dr. Martinus Ginting, Sp.P menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin yang digelar Biddokkes untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan warga.

    “Bakti kesehatan ini kami selenggarakan secara rutin. Selain pemeriksaan kesehatan, kami juga bagikan sembako berupa beras kepada masyarakat sekitar. Tujuannya agar Polri bisa semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kombes Martinus di lokasi kegiatan.

    Ratusan warga terlihat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan umum, laboratorium sederhana, hingga pemeriksaan gigi oleh tim dokter gigi Polda Metro Jaya. Tak hanya itu, sebanyak 100 orang juga menerima bantuan kacamata gratis sebagai bagian dari rangkaian pelayanan kesehatan tersebut.

    “Setelah pemeriksaan, masyarakat juga diberikan obat-obatan sesuai hasil pemeriksaan. Kami fokus kepada warga yang membutuhkan agar kesehatan mereka tetap terjaga dan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan medis meningkat,” jelasnya.

    Kombes Martinus menambahkan, kegiatan seperti ini menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

    “Polri hadir untuk masyarakat. Melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan seperti ini, Polda Metro Jaya berkomitmen terus memberikan pelayanan terbaik dan memperkuat hubungan dengan warga,” pungkasnya

  • Kunjungan Delegasi Kepolisian Prancis Perkuat Kerja Sama dan Motivasi Calon Bintara Polwan

    Kunjungan Delegasi Kepolisian Prancis Perkuat Kerja Sama dan Motivasi Calon Bintara Polwan

    Jakarta, 7 Oktober 2025 – Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) Lemdiklat Polri menerima kunjungan kehormatan dari delegasi Kepolisian Prancis pada Selasa, 7 Oktober 2025. Kunjungan ini merupakan wujud nyata dari penguatan kemitraan strategis bilateral kedua negara, yang baru-baru ini ditingkatkan melalui kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia dan kunjungan balasan Presiden Prabowo.

    Delegasi Prancis yang hadir terdiri atas Senior Superintendent Guillaume Calas (Head of Bilateral Cooperation), Commissaire David Sobaga (Head of Asia, America and Eastern Europe), Olivier Chassot, dan Syarah. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Sekolah Polisi Wanita, Kombes Pol. Dr. Melda Yanny, S.I.K., M.H., beserta jajaran .

    Sinergi Strategis dan Peninjauan Fasilitas

    Kunjungan ini selaras dengan komitmen kedua negara untuk memperdalam kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan, termasuk perluasan pertukaran antara lembaga pendidikan kadet . Dalam kunjungannya, delegasi diajak meninjau secara langsung fasilitas pendidikan Sepolwan, seperti ruang kelas, ruang makan, dan sarana latihan. Perhatian khusus diberikan pada ruang tematik yang kreatif dan interaktif, di mana mereka mendapatkan penjelasan mengenai metode pembelajaran tematik yang mengintegrasikan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan empati.

    Interaksi dan Motivasi dengan 660 Siswa Bintara Polwan

    Delegasi Kepolisian Prancis juga berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan 660 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polwan Angkatan ke-58 Tahun Ajaran 2025. Dalam sesi tanya jawab, mereka berbagi pengalaman dan memberikan motivasi kepada para calon Bintara Polwan yang merupakan putri-putri terpilih dari seluruh Indonesia. Para siswa yang sedang menjalani pendidikan selama lima bulan dan dijadwalkan dilantik pada 24 Desember 2025 ini mendapat perspektif internasional yang berharga. Interaksi semacam ini merupakan bagian dari upaya membentuk Polisi Wanita Indonesia yang berkelas dunia, humanis, berintegritas, dan berwawasan global.

    Komitmen untuk Masa Depan

    Kepala Sekolah Polisi Wanita, Kombes Pol. Dr. Melda Yanny, S.I.K., M.H., dalam pernyataannya menegaskan, “Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan wujud nyata dari sinergi yang berkelanjutan. Kehadiran delegasi Kepolisian Prancis hari ini memberikan energi dan perspektif baru bagi para siswa. Mereka dapat melihat langsung bahwa profesi polisi wanita diakui dan dihargai secara global. Ini memperkuat semangat kami untuk terus mencetak Polwan Indonesia yang tidak hanya profesional di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat dunia, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan integritas.”

    Kunjungan delegasi Kepolisian Prancis ini merefleksikan peningkatan kemitraan keamanan Indonesia-Prancis. Melalui pertukaran seperti ini, Sepolwan Lemdiklat Polri terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam memperkuat kapasitas Polri secara keseluruhan, mempersiapkan personel yang unggul dan mampu menjawab tantangan kepolisian di masa depan.

  • Ngopi Bareng HMI, Kapolres Metro Jakpus Ajak Mahasiswa Jaga Jakarta Lewat Kolaborasi

    Ngopi Bareng HMI, Kapolres Metro Jakpus Ajak Mahasiswa Jaga Jakarta Lewat Kolaborasi

    Jakarta Pusat – Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menghadiri kegiatan “Ngopi Kamtibmas” bersama pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakpustara di Sekretariat HMI, Jalan Cilosari No. 17, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/10/2025) sore.

    Acara berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Sekitar 40 peserta hadir, terdiri dari jajaran pejabat utama Polres Metro Jakarta Pusat serta pengurus HMI dari wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.

    Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan apresiasi terhadap peran HMI dalam menjaga situasi kamtibmas, khususnya di wilayah Jakarta Pusat. Ia juga mengakui bahwa masih ada ruang untuk meningkatkan komunikasi antara kepolisian dan organisasi kepemudaan seperti HMI.

    “Saya tahu, mungkin selama ini komunikasi kita belum terlalu baik karena kesibukan. Tapi lewat momen seperti ini, kita bisa duduk bareng, saling dengar, dan mulai membangun kolaborasi,” kata Susatyo.

    Ia juga menyampaikan pesan dari Kapolda Metro Jaya tentang pentingnya program “Jaga Jakarta” yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

    “Jaga Jakarta itu isinya sederhana: jaga lingkungan, jaga warga, jaga aturan, dan jaga amanah. Kalau semua saling menjaga, maka Jakarta akan jadi kota yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua HMI Jakpustara, Rusmin Sangaji, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kehadiran Kapolres beserta jajaran. Ia menegaskan bahwa HMI selalu terbuka untuk bersinergi dengan siapa pun demi kebaikan bersama.

    “Kami senang sekali Polres hadir langsung ke sekretariat kami. Ini bukan hanya soal ngopi, tapi mempererat silaturahmi dan komunikasi,” ujar Rusmin.

    Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan perbincangan santai di halaman sekretariat. Kapolres berharap, acara seperti ini dapat terus digelar secara rutin untuk memperkuat kedekatan antara polisi dan generasi muda.

    “Polisi itu bagian dari masyarakat. Kita bukan cuma hadir saat ada masalah, tapi juga ingin terlibat dalam setiap ruang kebersamaan. Termasuk duduk bareng dan ngopi seperti ini,” tutup Susatyo.

  • Sat Resnarkoba Polres Metro Bekasi Kota Berhasil Mengamankan 2 Pengedar, Sita Total 1,567 Gram Ganja dan Sabu

    Sat Resnarkoba Polres Metro Bekasi Kota Berhasil Mengamankan 2 Pengedar, Sita Total 1,567 Gram Ganja dan Sabu

    Bekasi Kota — Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi Kota berhasil mengungkap peredaran narkotika di wilayah Bekasi Utara dengan mengamankan dua pelaku dan ratusan gram barang bukti, Pengungkapan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Astacita Presiden dalam pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika serta komitmen satresnarkoba untuk menyelamatkan masa depan generasi muda.( 07/10/25 )

    Kejadian bermula dari informasi terpercaya yang diterima petugas tentang adanya aktivitas narkotika di sebuah rumah di Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim penyidik melakukan penyelidikan dan observasi di lokasi. Dari hasil penindakan, personel Sat Resnarkoba berhasil menangkap dua orang yaitu MI (28) dan SSM (24). Keduanya dibawa ke Mapolres Metro Bekasi Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

    Dalam penggeledahan di tempat kejadian perkara, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa narkotika dan perlengkapan paket. Barang bukti yang diamankan antara lain:

    • 24 bungkus plastik klip kecil berisi diduga sabu dengan bruto 11,94 gram;
    • 1 bungkus plastik klip sedang berisi diduga sabu bruto 1,10 gram;
    • Beberapa paket ganja dalam berbagai kemasan dengan total bruto yang signifikan, antara lain: 9 plastik klip sedang berisi ganja bruto 380 gram; 4 plastik klip sedang berisi ganja bruto 161 gram; 5 plastik klip berisi ganja bruto 13 gram; serta 1 plastik hitam besar berisi ganja bruto 899 gram;
    • 1 timbangan elektrik, 1 pack plastik klip, dan dua unit ponsel merek Poco M3 dan Oppo A3s.

    KBO. Sat Resnarkoba Polres Metro Bekasi Kota AKP.Drihanta.,SH. menyatakan bahwa penindakan ini merupakan wujud komitmen kepolisian untuk menekan peredaran narkotika di kota Bekasi. “Kami berterima kasih atas peran aktif masyarakat yang memberikan informasi. Penindakan ini diharapkan bisa mengurangi akses narkotika di lingkungan masyarakat dan menyelamatkan generasi muda dari dampak buruk penyalahgunaan narkotika,” ujar Akp.Drihanta.

    Para tersangka dijerat dengan ketentuan hukum terkait narkotika sebagaimana diatur dalam UU RI Nomor 35 Tahun 2009, antara lain Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 111 ayat (2) serta Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) jo. Pasal 132 ayat (1). Dalam tahap penyidikan polisi telah melakukan pendataan, introgasi, uji awal laboratorium balai besar, gelar perkara, serta melengkapi berkas penyidikan (mindik).

    Kasus ini menjadi pengingat pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam memerangi narkotika. Polres Metro Bekasi Kota menegaskan akan terus meningkatkan operasi preventif dan penegakan hukum untuk melindungi masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, dari bahaya narkoba.

    Polres Metro Bekasi Kota mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peredaran narkotika untuk segera melapor ke pihak kepolisian guna bersama-sama menjaga keamanan dan masa depan generasi bangsa.

  • Bidpropam Polda Metro Jaya Ajak Personel Hidup Sederhana dan Disiplin

    Jakarta – Dalam rangka mendukung Program Quick Win Polri, Subbid Provos Bidpropam Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan Optimalisasi Pengawasan Melekat terhadap personel Ditsamapta Polda Metro Jaya, Selasa (7/10/2025) pagi. Kegiatan ini berlangsung di halaman apel Gedung TRG Ditsamapta Polda Metro Jaya.

    Apel dipimpin oleh AKP Salim selaku Kanit 4 Patko Subdit Gassum yang bertugas sebagai piket pamenwas. Sebanyak 138 personel Ditsamapta hadir mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri dari jajaran Patko, Gassum Polwan, Patmor, Kompi Sabhara, dan Protap.
    Mereka datang dengan penuh semangat menjalani kegiatan apel dan pengarahan, menunjukkan kesiapan dalam menjaga kedisiplinan dan profesionalisme di lingkungan kerja.

    Kegiatan dilanjutkan dengan arahan dari AKP Maryono selaku Kaur Binplin dan AKP Mudji selaku Kaur Gakkum Subbidprovos Bidpropam Polda Metro Jaya. Dalam arahannya, keduanya menekankan pentingnya menjaga etika, disiplin, dan gaya hidup sederhana sebagai bentuk keteladanan anggota Polri di tengah masyarakat.

    “Penampilan anggota harus selalu dijaga. Hindari penggunaan celana, baju, atau baret yang tidak rapi karena hal tersebut mencerminkan kedisiplinan pribadi dan citra kesatuan,” tegas AKP Maryono.

    Selain itu, para personel diingatkan untuk memahami kembali aturan dasar seperti PERKAP No 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri dan PPRI No 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri. Kepatuhan terhadap aturan tersebut menjadi pondasi utama dalam membentuk sikap profesional dan bertanggung jawab.

    Dalam kesempatan yang sama, AKP Mudji menyoroti pentingnya menerapkan kebiasaan hidup sederhana di kalangan anggota. “Hedonisme bisa diubah dari kebiasaan diri sendiri. Kesederhanaan bukan hanya soal penampilan, tapi juga soal sikap dan tanggung jawab sebagai pelindung masyarakat,” ujarnya.

    Ia juga mengingatkan agar seluruh anggota berhati-hati dalam menggunakan media sosial. “Kita harus pandai membawa diri di ruang publik maupun digital. Jangan sampai tindakan kita justru memviralkan hal negatif yang merugikan diri sendiri dan institusi,” imbuhnya.

    Melalui kegiatan Optimalisasi Pengawasan Melekat ini, Bidpropam Polda Metro Jaya berharap seluruh personel Ditsamapta semakin disiplin, sederhana, dan profesional dalam menjalankan tugas, sekaligus memperkuat citra positif Polri di mata masyarakat.