Blog

  • Arus Mudik Baru 25 Persen Tinggalkan Jakarta, Kakorlantas Tegaskan Keselamatan Prioritas Operasi Ketupat 2026

    Arus Mudik Baru 25 Persen Tinggalkan Jakarta, Kakorlantas Tegaskan Keselamatan Prioritas Operasi Ketupat 2026

    KORLANTAS POLRI, Cikampek – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum mengatakan bahwa situasi arus lalu lintas mudik lebaran 2026 masih sangat terkendali.

    Hal itu ia sampaikan di Posko Command Center KM 29, Cikampek, Minggu (15/3/2026). Kakorlantas mencatat bahwa sebanyak 25 persen kendaraan telah meninggalkan Jakarta.

    “Kami laporkan bahwa arus lalu lintas saat ini cukup terkendali. Jadi, belum nampak kepadatan. Namun demikian yang berada di tol sampai saat ini kurang lebih 25 persen yang sudah meninggalkan Jakarta, baik yang menuju ke Transjawa, Bandung, dan Sumatera,” kata Kakorlantas.

    Selain itu, tingkat fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan turun 45 persen ketimbang tahun lalu. Hal ini menjadi catatan yang positif mengingat segala bentuk persiapan telah dilakukan sejak jauh hari.

    “Tetapi yang paling penting, saya sampaikan bahwa fatalitas korban meninggal dunia turun 45 persen. Jadi, fatalitas korban turun 45 persen,” tegas Kakorlantas.

    Kakorlantas juga menilai kebijakan pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas selama periode mudik terbukti efektif dalam memberikan ruang bagi kendaraan pribadi dan angkutan penumpang, sehingga arus lalu lintas dapat tetap mengalir dengan lancar.

    Selain itu, Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif melalui manajemen rekayasa lalu lintas berdasarkan data traffic counting yang dipantau secara real-time.

    “Alhamdulillah SKB ini sangat strategis bahwa flow daripada lalin yang ada di jalan tol dan alteri cukup terkendali. Dari dua hari ini kita melakukan sosialisasi dan bahkan tadi malam kami sudah melakukan tindakan tegas,” tutur dia.

    “Apabila masih ada kendaraan sumbu tiga melintasi tol, karena ini bagian daripada komitmen bersama, bagaimana kita memerintahkan untuk ditindak,” sambungnya.

    Apabila dari situasi harkamtibmas, laporan mengenai kriminalitas menonjol tercatat nihil, sementara kondisi di berbagai simpul transportasi utama stasiun, bandara, terminal cukup terkendali

    “Sekali lagi, kami hadir untuk melayani masyarakat. Mari bersama-sama kita wujudkan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’. Selamat pergi, selamat kembali,” pungkasnya.

  • Patroli Humanis Ops Damai Cartenz Hadirkan Senyum dan Rasa Aman bagi Warga Sinak

    SINAK – Suasana hangat terlihat di Kampung Gigobak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, ketika personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan patroli pada Sabtu (14/3/2026). Di tengah aktivitas masyarakat di wilayah pegunungan Papua itu, kehadiran aparat tidak hanya membawa pengamanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kedekatan dengan warga.

    Saat menyusuri kampung, sejumlah personel terlihat menyapa warga yang sedang beraktivitas. Anak-anak yang awalnya hanya memperhatikan dari kejauhan perlahan mendekat, penasaran dengan kedatangan para anggota. Sapaan hangat dan senyum yang dibalas oleh warga membuat suasana patroli terasa lebih akrab, seolah memperlihatkan bahwa kehadiran aparat bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

    Patroli tersebut dilakukan di sekitar Kampung Gigobak sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berjalan dengan aman dan nyaman. Selain memantau situasi wilayah, personel juga melakukan pengamanan terhadap sejumlah objek vital yang berada di sekitar Distrik Sinak.

    Bagi warga setempat, kehadiran aparat di tengah kampung menjadi penanda bahwa negara hadir untuk memberikan perlindungan dan rasa tenang, terutama di wilayah pegunungan yang memiliki tantangan keamanan tersendiri.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli yang dilakukan oleh personel tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga membangun hubungan yang hangat dengan masyarakat.

    “Patroli yang dilakukan oleh personel kami tidak semata-mata untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat bagi warga,” ujar Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

    Ia menambahkan bahwa pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Papua, karena kepercayaan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan bahwa sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

    “Keamanan tidak bisa diwujudkan hanya oleh aparat saja. Diperlukan dukungan dan kerja sama dari masyarakat. Karena itu kami terus mengedepankan pendekatan humanis agar tercipta kepercayaan dan komunikasi yang baik dengan warga,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.

    Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di Distrik Sinak terpantau aman dan kondusif. Warga menyambut positif kehadiran personel yang rutin melakukan patroli di wilayah mereka. Sapaan sederhana, percakapan singkat, hingga tawa kecil bersama anak-anak kampung menjadi gambaran bahwa keamanan juga dapat dibangun melalui kedekatan dan rasa saling percaya.

    Melalui patroli rutin yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan, Operasi Damai Cartenz 2026 terus berupaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat di Tanah Papua.

  • Pastikan Pemudik Terlayani Maksimal, Kapolres Metro Depok Tinjau Pos Pam dan Pos Yan

    Depok – Kapolres Metro Depok Abdul Waras melaksanakan kegiatan pengecekan Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) yang tersebar di wilayah hukum Polres Metro Depok. Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan personel serta kelengkapan sarana prasarana dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik.

    Dalam pengecekan tersebut, Kapolres meninjau langsung kesiapan petugas yang berjaga serta fasilitas yang disediakan bagi masyarakat. Hal ini dilakukan agar para pemudik yang melintas di wilayah Kota Depok dapat merasakan keamanan, kenyamanan, serta pelayanan yang maksimal selama perjalanan mudik.

    Selain personel kepolisian, Pos Pam dan Pos Yan juga melibatkan berbagai unsur instansi terkait yang turut bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Beberapa fasilitas yang tersedia di pos tersebut di antaranya layanan pemeriksaan kesehatan seperti cek tekanan darah (tensi), tempat istirahat bagi pemudik, serta bantuan informasi perjalanan.

    Kapolres Metro Depok menegaskan bahwa keberadaan Pos Pam dan Pos Yan ini merupakan bentuk komitmen Polri bersama instansi terkait dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama periode arus mudik dan balik. Dengan adanya pelayanan terpadu tersebut, diharapkan para pemudik dapat beristirahat sejenak, memeriksa kondisi kesehatan, serta melanjutkan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman. Melalui kegiatan pengecekan ini, Kapolres juga memberikan arahan kepada seluruh petugas agar selalu memberikan pelayanan yang humanis, sigap, dan responsif kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan. Sinergi antar instansi di Pos Pam dan Pos Yan diharapkan dapat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Kota Depok.

  • Kapolres Metro Depok Santuni 100 Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama Peringati Nuzulul Quran

    Kapolres Metro Depok Santuni 100 Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama Peringati Nuzulul Quran

    Depok – Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras menggelar kegiatan santunan anak yatim sekaligus buka puasa bersama dalam rangka memperingati Nuzulul Quran di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas Polres Metro Depok pada Senin sore, 9 Maret 2026.

    Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan dengan dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Depok serta Ketua Bhayangkari Cabang Metro Depok, Ibu Neeva Abdul Waras. Dalam kegiatan tersebut turut hadir anak-anak yatim dari Yatim Mandiri Depok dan Yayasan Darul Aitam dengan jumlah sekitar 100 anak yatim.

    Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sekaligus momentum meningkatkan keimanan dalam memperingati peristiwa turunnya Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW.

    “Pada hari ke-19 puasa ini, dimana kita memperingati Nuzulul Quran, kami berbagi bersama anak yatim piatu sekaligus melaksanakan buka puasa bersama,” ujar Abdul Waras.

    Ia menjelaskan bahwa Nuzulul Quran merupakan momentum penting bagi umat Islam sebagai malam turunnya Al-Quran pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW, sehingga diharapkan dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat muslim.

    “Momentum ini sebagai malam turunnya Al-Quran pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus menambah ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Abdul Waras mengajak umat muslim untuk mengisi bulan Ramadan dengan berbagai kegiatan ibadah serta perbuatan baik, salah satunya dengan berbagi kepada anak yatim.

    “Untuk itu sebagai umat muslim dapat diisi dengan berbagai ibadah seperti membaca Al-Quran dan berbuat baik bersama anak yatim piatu seperti yang sedang dilakukan saat ini,” tambahnya.

    Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan masyarakat. Menurutnya, Polri tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang selalu siap membantu.

    “Kegiatan ini juga untuk menjalin tali silaturahmi dan menunjukkan bahwa Polri selalu ada di dekat masyarakat, tidak hanya sebagai aparat penegak hukum tetapi juga selalu hadir ketika dibutuhkan,” katanya.

    Menutup sambutannya, Kapolres menegaskan komitmen Polres Metro Depok untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban bersama masyarakat.

    “Kapan saja jika dibutuhkan, Polri khususnya anggota Polres Metro Depok siap untuk segera hadir di tengah masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas keamanan di wilayah,” tutupnya.

    Kegiatan santunan dan buka puasa bersama tersebut berlangsung penuh kehangatan dan diakhiri dengan doa bersama serta penyerahan santunan kepada 100 anak yatim. Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama seluruh peserta yang hadir.

  • POLDA METRO JAYA RINGKUS 7 (TUJUH) PEMUDA NEKAT PESTA NARKOTRIKA DI BULAN SUCI RAMADHAN

    POLDA METRO JAYA RINGKUS 7 (TUJUH) PEMUDA NEKAT PESTA NARKOTRIKA DI BULAN SUCI RAMADHAN

    JAKARTA – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap Pesta Narkoba yang melibatkan tujuh orang pemuda di sebuah rumah kawasan Bekasi, Jawa Barat. Ironisnya, aksi tersebut dilakukan di tengah bulan suci Ramadhan.

    Pengungkapan tersebut dilakukan oleh Tim Opsnal Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di sebuah rumah yang berlokasi di Komplek Nusa Dua Citra Garden, Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat.

    Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan tujuh orang yang terdiri dari lima laki-laki dan dua perempuan. Ketujuhnya yakni AS, FA, AY, RR, MH, S, ML

    Dari lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang bukti narkotika yang diduga digunakan dalam pesta narkoba tersebut, yakni ekstasi seberat 5,48 gram, sabu seberat 18,35 gram, serta ganja dengan total berat sekitar 5 gram.

    Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, rumah tersebut diduga kerap dijadikan lokasi penyalahgunaan narkotika. Tim kemudian melakukan penyelidikan dan pemantauan di sekitar lokasi hingga memastikan keberadaan para pelaku di dalam rumah tersebut.

    Setelah berkoordinasi dengan petugas keamanan perumahan, tim langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan para pelaku. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sejumlah paket narkotika jenis ekstasi, sabu, dan ganja yang disimpan oleh para tersangka.

    Kanit 1 subdit 3 yakni AKP. Ari Purwanto mengatakan “pada hari rabu Tanggal 4 Maret 2006 sekitar pukul 12.00 WIB kami telah mengamankan DPO kasus ekstasi 2000 butir yang sebelumnya kami amankan sdr AS, dalam penangkapan kami mendapatkan barang bukti kembali berupa narkotika jenis sabu seberat 18,35 gram dan 6 ekstasi di komplek perumahan Nusa dua Citra garden, Cibubur, jati karya, kota Bekasi, dalam penangkapan juga ikut diamankan 6 orang lainnya dengan FA, AY, RR, MH, S, dan ML yang diduga mereka sedang mengkonsumsi narkotika di perumahan tersebut dan untuk ke-6 langkah lainnya yang kami amankan hasil tes urine positif.” dan AKP Ari Purwanto juga berpesan kepada masyarakat “mari bersama-sama berantas narkoba cegah dini, jaga lingkungan dan selamatkan generasi muda dari bahaya narkoba, mari kita sama-sama jaga Jakarta dan bebas narkoba terima kasih” ujarnya

    Saat ini ketujuh tersangka telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut

  • Banjir 2 Meter Rendam Bangka V Jaksel, Brimob Evakuasi Warga

    Jakarta – Banjir dengan ketinggian hingga sekitar 2 meter merendam kawasan Jalan Bangka V, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) siang. Personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya langsung diterjunkan untuk membantu mengevakuasi warga dari rumah mereka yang terendam air.

    Sebanyak 10 personel Tim SAR Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kondisi banjir di kawasan tersebut. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 10.20 WIB dan langsung melakukan pemantauan sekaligus membantu proses evakuasi warga.

    Berdasarkan pemantauan di lapangan, ketinggian air di sejumlah titik mencapai sekitar 200 sentimeter, sehingga menyulitkan aktivitas warga dan membuat sebagian masyarakat harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

    Personel Brimob kemudian membantu warga keluar dari rumah mereka menuju lokasi yang lebih aman. Selain melakukan evakuasi, petugas juga terus memantau perkembangan situasi banjir guna mengantisipasi kemungkinan meningkatnya debit air.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan kehadiran personel Brimob merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

    “Personel kami langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan warga. Kami berupaya membantu proses evakuasi serta memastikan keselamatan masyarakat yang terdampak banjir,” kata Budi.

    Ia menambahkan, jajaran Polda Metro Jaya terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan banjir dapat berjalan dengan cepat dan masyarakat yang terdampak dapat segera mendapatkan bantuan.

    Saat ini, Tim SAR Brimob Polda Metro Jaya masih berada di lokasi untuk membantu warga serta melakukan pemantauan kondisi banjir di kawasan tersebut.

  • Polairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Pondok Karya Jaksel

    Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan siaga Search and Rescue (SAR) untuk membantu evakuasi warga terdampak banjir di kawasan Pondok Karya, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) pagi.

    Sebanyak 15 personel Ditpolairud yang dipimpin AKP Hamdannallah dikerahkan dalam kegiatan kemanusiaan tersebut dengan menggunakan satu unit perahu skiffboard guna mengevakuasi warga dari rumah-rumah yang terdampak genangan air.

    Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol Mustofa mengatakan pihaknya fokus membantu kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, balita, perempuan, serta warga yang sedang sakit untuk segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

    “Personel kami dikerahkan untuk memberikan bantuan kemanusiaan melalui evakuasi warga yang terdampak banjir, khususnya kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga yang sakit agar dapat segera berada di tempat yang aman,” ujar Kombes Mustofa.

    Ia menjelaskan ketinggian air di kawasan Pondok Karya bervariasi mulai dari sekitar 75 sentimeter hingga mencapai 190 sentimeter. Kondisi cuaca di lokasi juga masih mendung dengan hujan ringan hingga sedang.

    Menurutnya, banjir terjadi akibat hujan yang turun sejak Jumat (7/3) hingga Minggu dini hari, serta adanya kiriman air dari kawasan Katulampa, Bogor, Jawa Barat.

    “Hingga saat ini personel Ditpolairud Polda Metro Jaya masih berada di lokasi dan kegiatan evakuasi warga terus berlangsung,” katanya.

  • Polairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Pondok Karya Jaksel

    Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan siaga Search and Rescue (SAR) untuk membantu evakuasi warga terdampak banjir di kawasan Pondok Karya, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) pagi.

    Sebanyak 15 personel Ditpolairud yang dipimpin AKP Hamdannallah dikerahkan dalam kegiatan kemanusiaan tersebut dengan menggunakan satu unit perahu skiffboard guna mengevakuasi warga dari rumah-rumah yang terdampak genangan air.

    Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol Mustofa mengatakan pihaknya fokus membantu kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, balita, perempuan, serta warga yang sedang sakit untuk segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

    “Personel kami dikerahkan untuk memberikan bantuan kemanusiaan melalui evakuasi warga yang terdampak banjir, khususnya kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga yang sakit agar dapat segera berada di tempat yang aman,” ujar Kombes Mustofa.

    Ia menjelaskan ketinggian air di kawasan Pondok Karya bervariasi mulai dari sekitar 75 sentimeter hingga mencapai 190 sentimeter. Kondisi cuaca di lokasi juga masih mendung dengan hujan ringan hingga sedang.

    Menurutnya, banjir terjadi akibat hujan yang turun sejak Jumat (7/3) hingga Minggu dini hari, serta adanya kiriman air dari kawasan Katulampa, Bogor, Jawa Barat.

    “Hingga saat ini personel Ditpolairud Polda Metro Jaya masih berada di lokasi dan kegiatan evakuasi warga terus berlangsung,” katanya.

  • SIARAN PERS POLRI

    Green Policing Polda Aceh, Tanam 10 Ribu Mangrove untuk Perkuat Ketahanan Ekologi dan Ekonomi Desa Pesisir

    BANDA ACEH – Polda Aceh menginisiasi penanaman 10 ribu bibit mangrove di kawasan pesisir sebagai bagian dari program Green Policing atau Polisi Hijau. Kegiatan yang dipusatkan di Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh ini menjadi langkah konkret Polri dalam memperkuat ketahanan ekologis sekaligus mendorong ketahanan ekonomi desa pesisir.

    Program tersebut mendapat apresiasi dari Anggota Komisi III DPR RI dari dapil Aceh, Nasir Djamil, yang menilai langkah Kapolda Aceh sebagai pendekatan strategis dalam mitigasi bencana berbasis ekologi.

    “Inisiatif Kapolda Aceh yang menanam 10 ribu tanaman mangrove patut mendapat dukungan dari semua pihak di Aceh. Mangrove itu banyak manfaatnya. Selain tempat tinggal ikan dan berbagai jenis binatang laut lainnya, pohon mangrove juga bisa meredam gelombang besar seperti tsunami. Karena itu, penanaman 10 ribu mangrove adalah model mitigasi bencana melalui pendekatan ekologi,” ujar Nasir, Selasa (3/3/2026).

    Menurutnya, keberadaan mangrove tidak hanya berfungsi menahan abrasi dan mengurangi dampak gelombang pasang serta tsunami, tetapi juga memiliki dimensi edukatif bagi masyarakat pesisir, khususnya generasi muda.

    “Inisiatif ini dalam pandangan kami ingin mendekatkan kembali masyarakat pesisir dengan lingkungannya, terutama generasi muda yang mungkin belum banyak tahu tentang tanaman mangrove,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Nasir menambahkan bahwa mangrove yang tumbuh dengan baik akan memberi nilai tambah bagi desa, baik dari sisi kualitas udara maupun potensi ekonomi melalui pengembangan wisata edukasi dan lingkungan.

    “Mangrove yang tumbuh dengan baik akan menjadi nilai tambah berupa udara yang lebih bersih di sekitarnya dan juga bisa menjadi sumber pendapatan bagi desa jika dikembangkan sebagai wisata edukasi dan lingkungan,” ujarnya.

    Ia juga menegaskan bahwa konsep Green Policing dapat menyesuaikan karakteristik wilayah masing-masing, namun memiliki tujuan yang sama, yakni menyelamatkan lingkungan dari kerusakan akibat pertambangan dan penebangan liar. Ia mendorong pemerintah daerah agar turut mendukung melalui pengalokasian anggaran demi keberlanjutan program tersebut.

    Sementara itu, Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah menegaskan bahwa program Polisi Hijau merupakan wujud komitmen nyata Polri dalam menjaga keseimbangan lingkungan hidup, khususnya di kawasan pesisir yang memiliki peran strategis dalam mitigasi bencana.

    “Kawasan pesisir memiliki peran strategis dalam mitigasi bencana, pencegahan abrasi, serta keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa penanaman mangrove adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.

    “Green Policing Polda Aceh diawali dengan penanaman 10 ribu bibit mangrove. Ke depan, saya memerintahkan seluruh Kapolres dan Kapolresta jajaran di Aceh untuk melaksanakan kegiatan serupa,” tegasnya.

    Melalui program ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam merawat kelestarian lingkungan sebagai fondasi keberlanjutan hidup bersama.

    Program Green Policing menjadi bukti bahwa transformasi Polri tidak hanya menyentuh aspek pelayanan dan penegakan hukum, tetapi juga kepedulian terhadap masa depan ekologi dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

  • Kontak Tembak di Nabire, Aparat Kuasai Markas DPO KKB dan Amankan 561 Butir Amunisi

    Nabire — Aparat gabungan TNI-Polri yang terdiri dari Satgas Habema, Satgas Rajawali, dan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 melakukan upaya penegakan hukum terhadap DPO yang mengaku sebagai Panglima Kodap III D Dulla Aibon Kogoya, pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 22.40 WIT. Dalam operasi tersebut terjadi kontak tembak antara aparat dan kelompok kriminal bersenjata (KKB), yang kemudian melarikan diri meninggalkan markas yang selama ini mereka kuasai. Aparat berhasil menguasai lokasi dan mengamankan sejumlah barang bukti penting.

    Upaya penindakan dilakukan setelah aparat memperoleh informasi terkait keberadaan kelompok tersebut di salahsatu markas persembunyian mereka. Saat personel gabungan mendekati lokasi, kelompok bersenjata melakukan perlawanan sehingga terjadi baku tembak. Setelah beberapa waktu, kelompok tersebut melarikan diri meninggalkan sejumlah perlengkapan dan logistik di markas.

    Dalam penggeledahan di lokasi, aparat mengamankan 561 butir amunisi dari berbagai kaliber, baik untuk senjata laras panjang maupun pendek, serta 10 magazen, magazen senjata api jenis SS1 dan senjata api jenis AK-101. Selain itu, turut diamankan 12 unit telepon genggam, lima unit handy talky (HT), serta uang tunai sebesar Rp79.900.000.

    Temuan lain yang menjadi perhatian aparat adalah dua unit telepon genggam yang diduga milik korban aksi kekerasan sebelumnya. Satu di antaranya diduga milik anggota Brimob Batalion C yang gugur akibat aksi penyerangan tahun lalu. Sementara satu unit lainnya diduga milik seorang karyawan sipil atau petugas keamanan dalam peristiwa pembakaran pos pengamanan PT Kristalin di Nabire beberapa pekan lalu.

    Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menegaskan bahwa langkah penindakan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin keamanan masyarakat.

    “Ini merupakan komitmen negara untuk hadir di tengah masyarakat ketika terjadi aksi-aksi kekerasan. TNI-Polri tidak akan tinggal diam. Kami akan terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap para pelaku kelompok kriminal bersenjata hingga mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum resmi.

    “Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan jangan terpengaruh informasi yang belum resmi. Aparat keamanan akan bertindak tegas terhadap siapapun yang berupaya membuat kekacauan dan mengganggu stabilitas keamanan. Penegakan hukum ini semata-mata untuk melindungi masyarakat dan menjaga ketertiban,” ujarnya.

    Hingga saat ini, aparat gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna memastikan situasi benar-benar aman sekaligus memburu para pelaku yang melarikan diri. Operasi penegakan hukum akan terus dilakukan secara terukur dan profesional guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.