Blog

  • KAPOLRES METRO DEPOK DAMPINGI WALI KOTA DEPOK TINJAU PEMBONGKARAN STRUKTUR DIDUGA LANGGAR PERDA DI SITU TUJUH MUARA

    Depok – Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., M.H. mendampingi Wali Kota Depok Bapak Dr. H. Sopian Suri dalam kegiatan peninjauan sekaligus pembongkaran struktur berupa tiang pancang dan tembok beton yang diduga melanggar Peraturan Daerah di kawasan Situ Tujuh Muara, Kecamatan Sawangan dan Bojongsari, Kota Depok, Minggu (25/01/2026).

    Kegiatan peninjauan, pemantauan, dan pengamanan tersebut dilaksanakan pada pukul 15.00 WIB hingga 17.00 WIB. Pembongkaran dipimpin langsung oleh Kapolsek Bojongsari serta melibatkan unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan Satpol PP.

    Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:

    Wali Kota Depok Dr. H. Sopian Suri

    Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., M.H.

    Kadis SDA Provinsi Jawa Barat Bapak Dikky Achmad Sidik, S.T., M.T.

    Kadis PU Provinsi Jawa Barat Bapak Agung Wahyudi, S.T., M.T., M.M.

    Kasatpol PP Kota Depok Bapak Dede Hidayat

    Kabid Trantibum Satpol PP Kota Depok Bapak R. Moh. Agus

    Kasie Trantibum Satpol PP Kota Depok Bapak Teguh

    Kasie Pamwal Satpol PP Kota Depok Bapak Tuhanto

    Adapun personel yang dilibatkan dalam kegiatan penertiban dan pengamanan yaitu:

    Satpol PP Kota Depok sebanyak 40 personel

    TNI sebanyak 7 personel

    Polri sebanyak 45 personel

    Tim PUPR SDA Provinsi Jawa Barat sebanyak 15 personel

    Tim PUPR SDA Kota Depok sebanyak 25 personel

    Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembongkaran terhadap:

    Tiang pancang beton jogging track

    Pagar/tembok beton

    Diketahui, di kawasan Situ Tujuh Muara terdapat konstruksi jogging track beserta pagar beton yang diduga dibangun oleh pengembang perumahan Shilla at Sawangan. Konstruksi tersebut menggunakan tiang pancang beton dan diduga melanggar ketentuan pengelolaan kawasan situ serta tidak memiliki izin pembangunan yang sah. Selain itu, bangunan tersebut menjorok ke badan situ sehingga berpotensi mengurangi luasan situ dan mengganggu ekosistem lingkungan.

    Sebelumnya, Balai Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC) bersama DPUPR Kota Depok telah memberikan teguran, namun kegiatan pembangunan tetap berlanjut. Pembangunan tersebut dinilai bertentangan dengan beberapa regulasi, di antaranya:

    Perda Kota Depok Nomor 05 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat.

    Perda Kota Depok Nomor 18 Tahun 2003 tentang Garis Sempadan Situ yang menetapkan jarak minimal 50 meter dari titik pasang tertinggi.

    Perda Kota Depok Nomor 09 Tahun 2022 tentang RTRW Kota Depok Tahun 2022–2042 terkait kawasan perlindungan setempat, termasuk sempadan situ.

    Wali Kota Depok sebelumnya telah melakukan peninjauan lapangan pada Sabtu, 24 Januari 2026, dan memerintahkan agar dilakukan pengecekan serta pembongkaran oleh Satpol PP bersama DPUPR. Pembongkaran dilaksanakan secara terencana untuk meminimalisasi dampak lingkungan, serta akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan tersebut.

    Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Depok dalam penegakan Peraturan Daerah serta memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

    Kegiatan pembongkaran pada hari Minggu dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB dan akan dilanjutkan kembali pada Senin, 26 Januari 2026, pukul 09.00 WIB hingga selesai.

  • KAPOLRES METRO DEPOK GELAR NGOPI KAMTIBMAS DI POS SATKAMLING PERUMAHAN POIN MAS

    Depok – Dalam rangka mempererat silaturahmi serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K. memimpin kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama warga di Pos Satkamling RT 03 RW 11 Perumahan Poin Mas, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Sabtu malam (24/01/2026).

    Kegiatan Ngopi Kamtibmas tersebut dilaksanakan pada pukul 19.30 WIB hingga selesai, bertempat di wilayah hukum Polsek Pancoran Mas.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:

    Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K.

    Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Gede Made Oka Utama, S.I.K., M.Si.

    Kasat Lantas Polres Metro Depok AKBP Joko Sembodo, S.E., M.M.Tr.

    Ps Kasat Intel Polres Metro Depok Kompol Sutarno, S.H.

    Kasat Binmas Polres Metro Depok Kompol Achmad H., S.Pd.

    Kapolsek Pancoran Mas Kompol Hartono, S.H.

    Danramil 01 Pancoran Mas Mayor Inf Supriyanto.

    Camat Pancoran Mas Bapak Mustakim, S.Sos.

    Lurah Rangkapan Jaya Bapak Agus Riyan Herdina.

    Ketua RW 11 Bapak Wahyudi.

    Ketua RT 03 RW 11 Bapak Suroso.

    Tokoh Agama RW 11 Kompol (Purn) H. M. Ali.

    Warga masyarakat sekitar.

    Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Ngopi Kamtibmas merupakan sarana untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, mencatat permasalahan yang ada, serta mencari solusi bersama terkait situasi Kamtibmas di lingkungan warga.

    Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak dan remaja agar tidak terjerumus ke dalam aksi tawuran. Berdasarkan hasil pemetaan kepolisian, sebagian besar terduga pelaku tawuran yang diamankan masih berada pada usia sekolah.

    Selain itu, Kapolres juga mengapresiasi RW 11 Kelurahan Rangkapan Jaya yang telah memiliki pengolahan sampah terpadu sejalan dengan program Proklim. Hal ini dinilai sangat membantu mengingat kondisi daya tampung TPA Cipayung yang sudah penuh, dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi RW lainnya di Kota Depok.

    Kegiatan Ngopi Kamtibmas tersebut berlangsung dalam suasana hangat, aman, dan kondusif, serta menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan tercipta situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif serta terjalin hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

  • Polri Salurkan Bantuan Obat, BMHP, dan Vaksin Tetanus ke Jajaran Wilayah Barat Aceh

    Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menyalurkan bantuan kesehatan berupa obat-obatan, bahan medis habis pakai (BMHP), alat kesehatan, serta vaksin tetanus kepada jajaran kepolisian di wilayah barat Provinsi Aceh. Bantuan tersebut didistribusikan melalui jalur darat dan udara guna memastikan kebutuhan medis di lapangan dapat terpenuhi secara cepat dan merata.

    Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan, pendistribusian bantuan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kesiapsiagaan pelayanan kesehatan, khususnya bagi personel dan masyarakat di wilayah yang membutuhkan.

    “Polri terus berupaya memastikan ketersediaan logistik kesehatan di seluruh jajaran, baik melalui jalur darat maupun udara. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pelayanan medis serta meningkatkan kesiapsiagaan satuan di wilayah,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

    Bantuan obat-obatan, BMHP, dan alat kesehatan dikirim menggunakan truk box dengan Nomor Polisi BK 8073 GR sebanyak 100 koli untuk Polres jajaran wilayah barat Aceh. Sementara itu, bantuan Vaksin Tetanus Biosat dikirim melalui Helikopter Polri AW 169 Nomor Register P-3307 sebanyak 100 ampul, yang diperuntukkan bagi Sat Brimob Polda Aceh dan Polres Sabang.

    Adapun rincian penerimaan bantuan sebagai berikut:

    • Polres Subulussalam, Sabtu pukul 08.20 WIB, menerima 13 koli lengkap, terdiri dari obat-obatan dan BMHP sebanyak 12 koli serta 1 unit tiang infus.
    • Polres Aceh Singkil, pukul 10.20 WIB, menerima 13 koli lengkap, terdiri dari 12 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.
    • Polres Aceh Selatan, pukul 12.30 WIB, menerima 12 koli lengkap, terdiri dari 11 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.
    • Sat Brimob Polda Aceh, pukul 16.00 WIB, menerima Vaksin Tetanus Biosat sebanyak 50 ampul @ 1 ml.
    • Polres Sabang, pukul 16.00 WIB, menerima
    • Vaksin Tetanus Biosat sebanyak 50 ampul @ 1 ml.
    • Polres Aceh Barat Daya, pukul 18.15 WIB, menerima 9 koli lengkap, terdiri dari 8 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.
    • Polres Nagan Raya, pukul 21.20 WIB, menerima 25 koli lengkap, terdiri dari 24 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.
    • Polres Aceh Barat, pukul 22.32 WIB, menerima 28 koli lengkap, terdiri dari 27 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.

    Kombes Pol Erdi A. Chaniago menambahkan, penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari langkah antisipatif Polri dalam mendukung tugas operasional serta pelayanan kemanusiaan di daerah.

    “Dengan distribusi yang tepat sasaran, kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi pelaksanaan tugas serta pelayanan kesehatan di wilayah,” pungkasnya.

  • Libatkan 1.300 Personel, Polda Metro Jaya Amankan Laga Persija vs Madura United di GBK

    Jakarta — Polda Metro Jaya mengerahkan 1.300 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan BRI Super League 2025–2026 antara Persija Jakarta melawan Madura United yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2026) pukul 19.00 WIB. Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi konflik sosial dan gangguan kamtibmas.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, pengerahan 1.300 personel dilakukan secara terpadu lintas satuan dan instansi guna menjamin keamanan pertandingan serta aktivitas publik di sekitarnya.

    “Pengamanan ini dilakukan secara terencana dan terkoordinasi. Personel disebar di dalam dan luar stadion, jalur kedatangan dan kepulangan suporter, serta titik-titik strategis kawasan Senayan agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

    Pelayanan Pengamanan tersebut merupakan bagian dari kegiatan masyarakat berskala besar, khususnya pertandingan sepak bola yang memiliki potensi kerawanan sosial akibat rivalitas antarsuporter.

    Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan konflik sosial, menjaga stabilitas keamanan, serta memberikan rasa aman kepada pemain, ofisial, penonton, dan masyarakat sekitar lokasi pertandingan.

    Secara teknis, pengamanan dilaksanakan dengan pola berlapis dan terpadu, mulai dari sterilisasi area stadion, pengamanan pintu masuk dan tribun, pengawalan suporter, pengaturan arus lalu lintas, hingga patroli mobile di sekitar kawasan GBK, guna memastikan pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

    Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui layanan darurat Polri 110, yang dapat diakses selama 24 jam.

  • Libatkan 1.300 Personel, Polda Metro Jaya Amankan Laga Persija vs Madura United di GBK

    Jakarta — Polda Metro Jaya mengerahkan 1.300 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan BRI Super League 2025–2026 antara Persija Jakarta melawan Madura United yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2026) pukul 19.00 WIB. Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi konflik sosial dan gangguan kamtibmas.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, pengerahan 1.300 personel dilakukan secara terpadu lintas satuan dan instansi guna menjamin keamanan pertandingan serta aktivitas publik di sekitarnya.

    “Pengamanan ini dilakukan secara terencana dan terkoordinasi. Personel disebar di dalam dan luar stadion, jalur kedatangan dan kepulangan suporter, serta titik-titik strategis kawasan Senayan agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

    Pelayanan Pengamanan tersebut merupakan bagian dari kegiatan masyarakat berskala besar, khususnya pertandingan sepak bola yang memiliki potensi kerawanan sosial akibat rivalitas antarsuporter.

    Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan konflik sosial, menjaga stabilitas keamanan, serta memberikan rasa aman kepada pemain, ofisial, penonton, dan masyarakat sekitar lokasi pertandingan.

    Secara teknis, pengamanan dilaksanakan dengan pola berlapis dan terpadu, mulai dari sterilisasi area stadion, pengamanan pintu masuk dan tribun, pengawalan suporter, pengaturan arus lalu lintas, hingga patroli mobile di sekitar kawasan GBK, guna memastikan pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

    Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui layanan darurat Polri 110, yang dapat diakses selama 24 jam.

  • Kapolda Aceh Tinjau Kesiapan Lahan Huntap di Aceh Tamiang

    Aceh Tamiang – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol Drs.Marzuki Ali Basyah meninjau langsung proses pematangan lahan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.

    Kegiatan tersebut berlangsung di areal perkebunan PTPN I, Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Jumat, (23/1/2026).

    Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan hunian tetap. Dalam keterangannya, Kapolda Aceh menegaskan bahwa proses pematangan lahan ditargetkan selesai dalam waktu satu minggu ke depan.

    “Insyaallah, satu minggu lagi pematangan lahan ini rampung. Setelah itu, kita harapkan pembangunan hunian tetap dapat segera dilaksanakan,” jelasnya.

    Selain itu, Kapolda Aceh mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama berdoa agar pembangunan hunian tetap dapat segera direalisasikan dan berjalan lancar.

    Menurutnya, percepatan pembangunan huntap ini merupakan wujud kehadiran dan kepedulian negara dalam memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat.

    Peninjauan ini merupakan bukti komitmen Polri dalam mendukung pemulihan pascabencana serta mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.

  • Tinjau langsung Pelayanan Pascabanjir, Kapolda Aceh Pastikan Masyarakat Terlayani Optimal

    Aceh Tamiang — Pascabanjir yang melanda wilayah Aceh, Polres Aceh Tamiang terus melakukan pembenahan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

    Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah melakukan pemantauan langsung terhadap kegiatan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Polres Aceh Tamiang. Jumat, (23/1/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Aceh meninjau langsung pelayanan pergantian STNK dan BPKB yang rusak akibat banjir. Selain itu, ia juga memantau aktivitas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Aceh Tamiang.

    Pemantauan berlangsung di Gedung Sentra Pelayanan Polres Aceh Tamiang. Kapolda Aceh mengecek sejumlah fasilitas serta ruang pelayanan publik untuk memastikan seluruh layanan kepolisian tetap berjalan cepat, responsif, dan optimal meskipun berada dalam masa pemulihan pascabencana.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda Aceh juga berinteraksi langsung dengan masyarakat yang tengah mengakses layanan kepolisian. Ia mendengarkan kebutuhan dan masukan warga, sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan yang mudah dan nyaman.

    Kapolda Aceh Irjen Marjuki mengatakan bahwa Polri hadir untuk masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana. “pelayanan kepolisian harus tetap prima dan humanis”, Ucap Kapolda.

    Ia juga memberikan arahan kepada seluruh personel agar terus meningkatkan kesiapsiagaan serta menjaga kualitas pelayanan guna mendukung proses pemulihan masyarakat Aceh Tamiang.

    Kegiatan pemantauan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Kapolda Aceh untuk memastikan seluruh layanan kepolisian di wilayah hukum Polres Aceh Tamiang berjalan maksimal dan berkesinambungan.

  • Banjir di Sejumlah Ruas Jalan, Brimob–Lantas–Polair PMJ Dikerahkan

    Jakarta — Banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta langsung direspons cepat oleh Polda Metro Jaya dengan mengerahkan personel gabungan dari Brimob, Direktorat Lalu Lintas, dan Polair. Langkah ini menegaskan kehadiran negara dalam menjaga keselamatan masyarakat serta menjamin pelayanan publik tetap berjalan di tengah situasi darurat, Kamis (22/1/2026).

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa penguatan personel merupakan bentuk tanggung jawab institusional Polri dalam melindungi masyarakat. “Brimob, Lantas, dan Polair kami kerahkan secara terpadu di titik-titik banjir dan genangan untuk memastikan keselamatan warga, menjaga stabilitas lalu lintas, serta menjamin aktivitas masyarakat tetap berjalan,” tegasnya.

    Penanganan dilakukan secara terfokus di titik-titik strategis yang terdampak langsung, di antaranya Jl. Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, yang mengalami genangan cukup tinggi, serta kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, khususnya di sekitar Kantor Lurah Kampung Melayu. Kehadiran personel di lokasi tidak hanya berfungsi pengamanan, tetapi juga sebagai simbol kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana.

    Di lapangan, Brimob disiagakan untuk kesiapsiagaan evakuasi dan pengamanan wilayah terdampak, Ditlantas melakukan pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas secara terukur dan sistematis, sementara Polair dikerahkan untuk mendukung operasi kemanusiaan di wilayah rawan genangan dan akses perairan. Seluruh unsur bekerja dalam satu komando penanganan terpadu.

    Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar tetap waspada, tidak memaksakan melintas di jalur tergenang, serta mematuhi instruksi petugas di lapangan. Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi call center 110. Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan pertolongan kepada masyarakat di setiap situasi.

  • Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Tinjau Kesiapsiagaan Personel di Pegunungan Bintang

    Pegunungan Bintang – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz-2026 melaksanakan asistensi dan kunjungan ke Pos Komando Taktis (Poskotis) 431/SSP/3/3 Kostrad Den 4 Rajawali di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, pada Rabu (21/1/2026) sore, guna meninjau kesiapsiagaan personel sekaligus memberikan motivasi kepada aparat TNI-Polri yang bertugas di wilayah pegunungan.

    Kegiatan asistensi tersebut dipimpin oleh Kepala Satuan Tugas Bantuan Operasi (Kasatgas Banops) Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Bambang Widiatmoko, S.H., M.H., didampingi para kasatgas lainnya. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda rutin Satgas Ops Damai Cartenz-2026 dalam memastikan pelaksanaan tugas pengamanan berjalan optimal di wilayah Papua.

    Selain melakukan pengecekan pos dan personel, rombongan Satgas Ops Damai Cartenz-2026 juga melaksanakan silaturahmi dengan jajaran TNI di Poskotis 431 Kostrad Den 4 Rajawali. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan patroli gabungan TNI-Polri di Distrik Serambakon sebagai bentuk sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan asistensi ini merupakan wujud perhatian pimpinan terhadap personel yang bertugas di lapangan.

    “Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Satgas Ops Damai Cartenz-2026 untuk terus menjaga solidaritas, memperkuat sinergi TNI-Polri, serta memberikan perhatian dan dukungan langsung kepada personel yang bertugas di wilayah Papua dengan berbagai tantangan medan dan dinamika keamanan,” ujar Brigjen Faizal.

    Ia menambahkan, kehadiran pimpinan di lapangan diharapkan mampu meningkatkan semangat, loyalitas, serta profesionalisme personel dalam menjalankan tugas pengamanan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan pentingnya membina hubungan yang harmonis antar satuan tugas maupun dengan jajaran kepolisian kewilayahan.

    “Hubungan yang baik antar satgas, serta antara Ops Damai Cartenz dengan jajaran Polres di wilayah Papua, menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan tugas. Sinergi yang solid akan memperkuat koordinasi, mempercepat penanganan situasi, dan menjaga stabilitas keamanan secara berkelanjutan,” jelas Kombes Adarma.

    Melalui kegiatan asistensi dan patroli gabungan ini, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kondusivitas keamanan di Kabupaten Pegunungan Bintang dan wilayah Papua secara umum, dengan mengedepankan kerja sama, profesionalisme, serta pendekatan humanis kepada seluruh elemen masyarakat.

  • Operasi Damai Cartenz Hadir Jaga Kedamaian di Tengah Aksi Unjuk Rasa Yahukimo

    DEKAI — Kaops Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Operasi Damai Cartenz berkomitmen menjaga kedamaian Papua dengan menjamin setiap proses demokrasi berjalan secara aman, tertib, dan bermartabat.

    “Operasi Damai Cartenz 2026 hadir untuk menjaga Papua tetap aman dan damai. Penyampaian aspirasi merupakan hak konstitusional warga negara yang harus dihormati. Tugas kami adalah memastikan ruang demokrasi berjalan dengan aman, tertib, dan tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat,” tegas Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.

    Sejalan dengan komitmen tersebut, personel Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo yang didukung Brimob BKO Polda Papua melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia yang berlangsung di Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Rabu (21/1/2026).

    Sebelum menuju Kantor DPRD, massa aksi terlebih dahulu berkumpul di kawasan Jam Kota Dekai. Sekitar ±500 orang massa kemudian bergerak secara tertib dengan berjalan kaki melintasi sejumlah ruas jalan utama Kota Dekai, menggunakan satu unit kendaraan roda empat serta puluhan kendaraan roda dua.

    Setibanya di Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, massa menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikap yang pada intinya menolak militerisme, pembangunan pos-pos militer, investasi, proyek strategis nasional, serta rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di Kabupaten Yahukimo. Aspirasi tersebut disampaikan melalui orasi, pembacaan pernyataan sikap, serta penyerahan dokumen resmi kepada DPRD Kabupaten Yahukimo.

    Dalam aksi tersebut, sejumlah perwakilan massa aksi yang terdiri dari mahasiswa, tokoh adat, pelajar, mama-mama Yahukimo, serta elemen masyarakat turut menyampaikan pandangan dan tuntutan mereka terkait situasi keamanan, aktivitas masyarakat sipil, serta kondisi sosial yang dirasakan di beberapa wilayah Kabupaten Yahukimo.

    Pada pukul 13.15 WIT, Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia secara resmi menyerahkan pernyataan sikap kepada DPRD Kabupaten Yahukimo. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Yahukimo, Minggituk Kobak, S.Si, menyampaikan bahwa DPRD menerima seluruh aspirasi tersebut dan akan menindaklanjutinya sesuai mekanisme yang berlaku dengan menyampaikannya kepada pemerintah pusat.

    Selama berlangsungnya aksi, pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup oleh gabungan personel Polres Yahukimo, Brimob BKO Polda Papua, serta Satgas Operasi Damai Cartenz. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan tidak menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino, S.H., M.H., menegaskan bahwa Polri menghormati kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum sebagai hak konstitusional warga negara, selama dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

    “Polri hadir untuk menjamin keamanan dan keselamatan seluruh masyarakat. Kami menghormati penyampaian aspirasi secara damai, dan pengamanan dilakukan agar situasi kamtibmas di Kabupaten Yahukimo tetap kondusif,” ujar Kapolres Yahukimo.

    Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Yahukimo, Minggituk Kobak, mengapresiasi langkah pengamanan yang dilakukan aparat keamanan sehingga aksi unjuk rasa dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

    “Kami melihat aparat keamanan menjalankan tugas secara profesional dan humanis. Aspirasi masyarakat tersampaikan dengan baik dan situasi tetap kondusif. Ini penting untuk menjaga Yahukimo tetap aman dan damai,” ungkapnya.

    Usai penyampaian aspirasi, massa aksi secara bertahap meninggalkan Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo. Seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan selesai dengan situasi aman, tertib, dan kondusif sebagai bagian dari komitmen bersama menjaga kedamaian di Kabupaten Yahukimo melalui Operasi Damai Cartenz 2026.